
Benua Kekacauan, Kuil Permaisuri Surgawi
“Ibu..” Mata Ren Jie lembab dan ia menahan air matanya agar tidak terjatuh.
Permaisuri Surgawi yang bernama Sheng Mei, menatap Ren Jie dengan lembut. Ia perlahan melayang ke arah Ren Jie dan ketika tiba di depannya, ia pun memeluk Ren Jie.
“Maafkan ibu karena tidak ada di sisimu. Kau pasti telah melalui banyak hal dan itu pasti sangat berat.” ucap Sheng Mei dengan nada lembut.
Ren Jie yang sudah menahannya, langsung mengingat tentang semua yang ia alami hanya untuk mencari tau siapa dirinya, dan kata-kata ibunya membuatnya langsung meneteskan air mata perlahan.
Inilah yang selalu dinanti oleh Ren Jie, bertemu dengan ibunya karena ia sudah mendengar banyak hal tentang ibunya selama perjalanannya.
Terutama ketika ibunya melakukan banyak hal agar dirinya bisa tetap hidup, mengorbankan diri agar dirinya tidak ikut binasa dan banyak hal lainnya.
“Ibu bukanlah ibu yang baik karena meninggalkanmu seorang diri.” Lanjut Sheng Mei dengan nada sedih.
Ren Jie perlahan memeluk Sheng Mei lalu berkata dengan air mata yang terus mengalir, “Tidak, aku tau kesulitan kalian, aku tidak pernah menyalahkan ibu karena tidak bisa berada di sisiku.”
Mendengar perkataan Ren Jie, Sheng Mei tersenyum lebih bahagia, ia khawatir jika Ren Jie membencinya. Dan ia juga tau bahwa mereka harus pergi dari 33 Surga agar tidak menarik penguasa kuat lainnya dari luar 33 Surga.
Setelah reuni singkat, Sheng Mei melepaskan pelukannya lalu menghapus air mata Ren Jie.
“Terimakasih karena telah mengerti ayah dan ibu. Kau sudah sangat dewasa, Jie’er..” ucap Sheng Mei dengan senyum hangat diwajahnya.
__ADS_1
Ren Jie juga tersenyum karena ia tidak ingin terlihat lemah walaupun itu dihadapkan ibunya sekalipun.
Setelah itu, Ren Jie dan Sheng Mei pun berbicara banyak hal, dan Ren Jie juga bertanya tentang semua kejadian di masa lalu kenapa dirinya harus hibernasi di dalam Pohon Kehidupan.
Sheng Mei tentu saja tidak menyembunyikannya dan menceritakan semua yang ditanyakan oleh Ren Jie terutama ketika dirinya diselamatkan oleh Ren Jie di tempat tertentu.
“Jie’er, semesta tidak terbatas sama sekali. Walaupun ibu dan ayahmu telah mencapai level sangat tinggi sehingga bisa disebut sebagai Dewa Pencipta, banyak eksistensi yang sama kuatnya dengan kami.”
“Dahulu setelah kekalahan musuh utama yang mengakibatkan kehancuran Tujuh Galaxy, ayahmu menciptakan kembali Galaxy dan disebut sebagai 33 Surga. Tetapi tidak lama setelah itu, satu sosok kuat datang menghampiri 33 Surga.”
“Karena 33 Surga diciptakan dengan kekuatan banyak eksistensi puncak yang bergandengan tangan dengan ayahmu, 33 Surga menjadi tempat yang kaya akan sumber daya. Selain dari itu, hukum alam di 33 Surga tidak sama seperti dahulu, peningkatan kekuatan jauh lebih cepat dari pada sebelumnya.”
“Jika di masa lalu, mungkin level Kultivasi lebih banyak dua kali lipat dari pada saat ini. Ayahmu bekerja keras menciptakan Dao Surgawi unik agar dapat membuat setiap makhluk berkembang dengan sangat cepat di 33 Surga.”
“Di saat musuh telah binasa, ayahmu meramal bahwa ada banyak eksistensi kuat lainnya yang akan datang, dan jika kami semua pergi, mereka tidak akan datang ke 33 Surga. Ayahmu dan kami semua tentu bisa mengalahkan musuh, tetapi usaha keras ayahmu menciptakan 33 Surga akan hancur oleh pertempuran tersebut. Inilah kenapa kami pergi dari 33 Surga.” ucap Sheng Mei, menjelaskan alasan kenapa tidak ada anggota keluarga utama yang tinggal di 33 Surga.
Mendengar itu, Ren Jie memasang wajah snagat serius, pemahamannya kini tidak lagi terbatas pada 33 Surga.
“Tetapi, karena aksi Kaisar Manusia Generasi Kedua, Dao Surgawi telah terluka yang membuat semua yang ada di 33 Surga tidak bisa mencapai level kami.” Lanjut Sheng Mei.
“Kenapa dia melakukan ini? Bukankah semua yang dia miliki berasal dari ayah?” Tanya Ren Jie dengan mata menyipit.
“Ya, memang benar. Tetapi alasan kenapa dia melakukannya adalah untuk melindungi 33 Surga juga. Meksipun dia adalah individu tidak masuk akal karena sangat mencintai pertempuran dan pembantaian, dia tetap menjaga 33 Surga dalam kurun waktu tertentu. Dan tentu saja ini karena bujukan Yu’er. Jika tidak, mungkin ayahmu akan bertempur habis-habisan dengan Kaisar Manusia Generasi Kedua.” ucap Sheng Mei sedikit terkekeh.
__ADS_1
“Sekuat itukah Kaisar Manusia Generasi Kedua?” Tanya Ren Jie terkejut.
“Ya, dia sangat kuat. Dan berkat bantuan Benih Permintaan yang diciptakan oleh ayahmu, mungkin dialah di seluruh Galaxy yang mencapai level puncak dalam waktu kurang dari 50 tahun. Bukan karena Benih Permintaan sangat menantang surga, tetapi karena ketekunan serta pantang menyerah Kaisar Manusia Generasi Kedua dia bisa mencapai levelnya saat ini.”
“Tetapi, tentu saja sekuat apapun dia, ayahmu masih satu langkah di depannya walaupun mungkin ayahmu akan kesulitan mengalahkan Kaisar Manusia Generasi Kedua.” ujar Sheng Mei.
“Melindungi 33 Surga? Apakah karena kemunculannya di masa lalu, banyak eksistensi puncak yang mendeteksi 33 Surga?” Tanya Ren Jie.
“Ya. Ketika Kaisar Manusia Generasi Kedua menembus level yang setara dengan ayahmu, banyak eksistensi yang melacak keberadaannya. Itulah sebabnya dia merusak Dao Surgawi agar keberadaan 33 Surga tidak dapat dilacak oleh eksistensi puncak. Mungkin hanya beberapa makhluk yang mendekat, seperti Ras Iblis Hantu sang Penjelajah Alam Semesta.” ucap Sheng Mei.
Kerutan di dahi Ren Jie muncul, ia tidak menyangka ketika seseorang mencapai titik kekuatan tertentu, dia juga akan menjadi bom waktu di tempat tersebut.
“Ibu sudah melihat semua yang ada di 33 Surga secara kasar dari tempat ini. Dan berhati-hatilah terhadap beberapa sosok di 33 Surga, Jie’er, terutama Titan Kuno dengan otak jenius melampaui ayahmu sekalipun. Hanya menggunakan teknologi, dia bisa memecah Dao Surgawi dan menggunakan sumber daya berbeda dari pada kultivator untuk mencapai puncak!” ucap Sheng Mei dengan nada serius.
“Zhou Tian Cheng? Apakah dia sepintar itu? Meksipun dia dikatakan makhluk terpintar di 33 Surga, apakah dia bisa menciptakan sesuatu melampaui Benih Permintaan?” Tanya Ren Jie terkejut. Ia tidak menyangka bahwa ibunya akan memberikan penilaian tinggi terhadap Zhou Tian Cheng.
“Ya, jika Kaisar Manusia Generasi Kedua tidak melukai otak Zhou Tian Cheng di masa lalu, mungkin dia akan mencapai level ayahmu saat ini.” ucap Sheng Mei.
“Kenapa Kaisar Manusia Generasi Kedua tidak membunuh Zhou Tian Cheng?” Tanya Ren Jie ke intinya.
“Zhou Tian Cheng adalah eksistensi unik, walaupun 33 Surga binasa, dia pasti akan bisa hidup kembali. Dia telah menciptakan teknologi melampaui Ruang dan Waktu, dan teknologi itu berbasis kekuatan luar biasa yang ditemukan secara tidak sengaja oleh Zhou Tian Cheng. Untuk Kaisar Manusia Generasi Kedua, dia tidak mengetahui cara menghapus Zhou Tian Cheng sepenuhnya jadi dia hanya melukai otaknya secara permanen!” ujar Sheng Mei lalu melanjutkan.
“Tetapi, Zhou Tian Cheng adalah ciptaan ayahmu, dan segala sesuatunya di 33 Surga dapat dihapus oleh kekuatan asal yang sama dengan milik ayahmu, dan salah satunya adalah kekuatan murni Naga Hitam Kehancuran!”
__ADS_1