
Benua Kekacauan, Hutan Tulang Basah
Di bawah pimpinan Dai Huang mengambil jalan, Ren Jie pun akhirnya menemukan tempat untuk berkultivasi. Mengenai masalah yang di pikirkan oleh Raja Roh Peri, ia tidak terlalu memikirkannya saat ini.
“Inti binatang roh ini saja sudah cukup membuatku mencapai Dewa Kelas 3 tahap akhir. Ini juga disebabkan oleh inti ini mengandung qi dan konsep yang sangat cocok untukku.” ucap Ren Jie saat mengeluarkan inti binatang roh Harimau yang dibunuh oleh Dai Huang dengan bantuan Xie Zhi.
Untuk Dai Huang yang mendengarkan gumaman Ren Jie, ia hanya terdiam. Apa yang ia pikirkan saat ini apakah mungkin melakukan Kontrak dengan dua roh sekaligus. Tentu saja ia pernah melihat seseorang di masa lalu yang ingin mencoba melakukan Kontrak dengan dua roh, dan dia adalah eksistensi Dewa Kelas 1 tahap awal. Tetapi hasil akhirnya adalah, Dewa Kelas 1 tahap awal itu meledakkan jiwanya sendiri karena tidak mampu menanggung beban kekuatan spiritual dua roh.
“Ck! Mungkin Ren Jie memiliki trik khusus yang hanya diketahui olehnya.” Batin Dai Huang menggelengkan kepalanya lalu ia pergi dari goa bawah tanah tempat Ren Jie berkultivasi dan berjaga-jaga di area luar.
Ren Jie hanya melirik ke arah Dai Huang sekilas lalu mulai berkultivasi. Ia duduk bersila dan mulai menyerap qi dan konsep yang terkandung di dalam inti binatang roh di tangannya.
Selain dari itu, Ren Jie juga menyiapkan sejumlah batu roh agar jika terjadi kemungkaran kekurangan energi, ia akan menyerap sedikit batu roh agar terobosan tidak terhenti.
**
Istana Surgawi Mimpi Ilahi
Saat ini, pria tua yang membantu Ren Jie sebelumnya telah kembali ke Istana Surgawi Mimpi Ilahi.
Ketika dia kembali, Han Xueyi langsung menyadari kedatangannya dan ia pun langsung di panggil ke kediaman Han Xueyi.
“Bagaimana? Apakah kau mendapatkan benda yang aku inginkan?” Tanya Han Xueyi menatap ke arah pria tua sedikit bungkuk.
__ADS_1
“Ya, nona.” jawab pria tua sedikit bungkuk dengan nada hormat yang bernama Mo Shun, Tetua Agung Istana Surgawi Mimpi Ilahi.
Untuk eksistensi nomor dua di Istana Surgawi Mimpi Ilahi, dia tidak memiliki status apa-apa. Hanya sedikit yang mengetahui bahwa ada keberadaan kuat setara dengan Tetua Agung Istana Surgawi Mimpi Ilahi, Mo Shun.
Mo Shun mengeluarkan botol kecil dan memberikannya kepada Han Xueyi.
Ketika Han Xueyi menatap ke arah botol itu, ia sedikit menaikkan alisnya karena ia langsung kenal pemilik aura tersebut.
“Ck! Yun’er kecil, walaupun sudah lama waktu berlalu, esensi darah milikmu tetap mengandung kekuatan yang sangat mengerikan. Aku bertanya-tanya, kenapa kau meninggalkan esensi darah ini.” Batin Han Xueyi.
Di 33 Surga, selain Han Xueyi, seseorang yang mengetahui identitas Kaisar Manusia Generasi Kedua bisa dihitung dengan jari. Selain dari dirinya, ada juga Yan Di, Kaisar Api yang tidak terpengaruh oleh teknik luar biasa Kaisar Manusia Generasi Kedua untuk menghapus tentang dirinya.
Selain dari itu, ada juga Zhou Tian Cheng, yang lainnya adalah Pangeran Iblis terkuat yang saat ini menyandang gelar Dewa Iblis. Dan ada beberapa lainnya, tetapi mereka tidak berani menyebut namanya karena mereka semua tau betapa mengerikannya Kaisar Manusia Generasi Kedua yang disebut sebagai Dewa Pembantaian.
Namun untuk Xiao Ziya, karena dia di segel, kekuatannya di tekan sangat dalam sehingga teknik yang dilepaskan oleh Kaisar Manusia Generasi Kedua mempengaruhinya dan melupakan identitas sejati Kaisar Manusia Generasi Kedua.
“Nona, aku memiliki sesuatu yang harus dikatakan, dan ini tentang pemuda bernama Ren Jie yang anda sebutkan.” ucap Mo Shun dengan hati-hati.
“Oh? Apakah kau bertemu dengannya?” Tanya Han Xueyi sedikit terkejut.
“Ya.” Mo Shun pun menceritakan semua yang terjadi, dan tentang buku hitam yang dibeli oleh Ren Jie. Ia tentu dapat melacak sebelumnya bahwa ketika buku itu diantar ke ruang tempat Ren Jie berada, buku itu langsung memilki reaksi.
“Sesuai yang diharapkan dari putra Kaisar Manusia Generasi Pertama!” ucap Han Xueyi dengan senyum kecil diwajahnya.
__ADS_1
Sementara untuk Mo Shun, wajahnya berubah drastis dan tubuhnya menegang di tempat. Ia tentu tau siapa Kaisar Manusia dari catatan kuno. Ia tidak menyangka bahwa Ren Jie adalah putra sosok legendaris tersebut.
“Oh? Jangan beri tahu ini kepada siapapun. Pergilah, dia akan baik-baik saja di Benua Kekacauan.” Han Xueyi melambaikan tangannya ke arah Mo Shun.
“Baik, nona.” Mo Shun membungkuk dengan hormat lalu menghilang seketika. Tetapi ia masih berpikir tentang Ren Jie sampai saat ini, ketika ia mengingat kembali bahwa Ren Jie dapat merubah tubuhnya menjadi setengah naga, ia langsung yakin bahwa itu adalah kemampuan yang sama dengan milik Kaisar Manusia dari catatan kuno.
“Ziya, apakah kau tidak penasaran dengan benda ini?” Tanya Han Xueyi dengan sudut bibir melengkung sedikit.
Zhep!
Sosok wanita panas yang tidak lain adalah Xiao Ziya, muncul di depan Han Xueyi lalu menatap ke arah botol kecil tersebut dengan sedikit kebencian.
“Aku sudah ingat siapa dia berkat bantuanmu! Sial! Aku tidak menyangka bahwa dia benar-benar baru berusia kurang dari 50 tahun saat itu dan telah mencapai level puncak! Bukankah bakatnya lebih menakutkan dari pada Kaisar Manusia Generasi Pertama?” Tanya Xiao Ziya dengan nada sedikit kesal.
Han Xueyi mengangkat jari telunjuknya lalu menggoyangkannya tanda bahwa itu tidak benar.
“Kau salah Ziya, dia menggunakan peninggalan Kaisar Manusia Generasi Pertama yang paling luar biasa agar dia bisa mencapai prestasi itu. Dikatakan bahwa itu melampaui kekuatan Ruang dan Waktu, dapat menjamah apa saja, bahkan sesuatu di luar 33 Surga. Dan aku sudah mengkonfirmasi ini dari ingatan yang ada pada Ren Jie ketika dia berlatih di Alam Mimpi.” ucap Han Xueyi dengan senyum kecil diwajahnya.
Xiao Ziya terdiam karena memang benar bahwa siapapun yang berlatih di Alam Mimpi dengan bantuan Han Xueyi, semua ingatannya akan dilihat oleh Han Xueyi secara senagaja maupun tidak sengaja.
“Dalam ingatan Ren Jie, banyak sosok yang muncul ketika dia hibernasi dalam kurun waktu beberapa juta tahun. Dan salah satunya yang datang adalah wanita bernama Ren Xue-Yu, wanita satu ayah dan ibu dengan Ren Jie serta pemuda yang menjadi Kaisar Manusia Generasi Kedua.” ucap Han Xueyi.
“Ren Xue-Yu?” Gumam Xiao Ziya karena ia seperti pernah mendengarnya di suatu tempat. Ketika ia mencoba mengingat kembali di ingatan yang hilang oleh teknik Kaisar Manusia Generasi Kedua, ia melebarkan matanya.
__ADS_1
“Dewi Pencipta! Dewi yang menciptakan kembali 33 Surga yang hampir binasa di zaman kuno!” ucap Xiao Ziya dengan mata melebar serta jantung yang berdetak sangat cepat.