Kebebasan ADINDA

Kebebasan ADINDA
Pertemuan Ana, Lucy dan Kakek


__ADS_3

Tuan Antonie masih membatin memikirkan tindakan nya pada Adinda, sehingga membuat putrinya marah dan tak mau keluar kamar. Ferdian yang tak tega melihat Tuan Antoni dan Adinda hubungan nya menjadi renggang, dia pun berinisiatif menghangatkan hubungan ayah dan anak itu.


"Selamat pagi pak, apa saya boleh meminta izin untuk bicara dengan Adinda" sapa Ferdian yakin.


"Ya silahkan, saya harap kamu bisa mencairkan suasana tegang ini antara saya dengan Adinda" jawabnya.


"Baiklah pak" timpal Ferdian.


Di taman belakang, Nyonya Rossy sedang meminum teh bersama Lucy dan Ana, mereka berbincang ria , menceritakan pengalaman masa muda Nyonya Rossy.


"Dulu saya waktu seusia kamu Ana, saya termasuk cewek yang banyak di sukai sama laki-laki, sampai mereka tawuran buat memperebutkan saya,,ckckkckckk" canda nya Nyonya Rossi.


"Wah hebat dong tanteu, menjadi incaran " balas Ana sambil terkekeh.


"Ya kira seperti itu lah, cuma saya terlalu cuek dan datang lah pangeran yang sekarang menjadi suami saya. ya papa ny Adinda" jawabnya gembira.


"Tanteu, ?saya mau tanya, apa kami berdua bisa sekolah seperti orang lain?" lirihnya Lucy, memecah canda tawa mereka.


"Sungguh kalian ingin sekolah?" jawab Nyonya Rossy.


"Betul tanteu, " jawab Ana.


"Ayo kalian ikut saya, kita beli perlengkapan sekolah" ajak Nyonya Rossy.


¥


¥

__ADS_1


Di rumah Tuan Katris, seorang pelayan membawakan makanan favorit nya sang tuan rumah, yaitu steak wagyu dan telor ikan caviar. "apa kalian tidak punya reprensi makanan lain untuk ku, aku bosan terus makan seperti itu lagi, tolong bawakan aku semur jengkol dan rendang, sekarang"titah Tuan Katris.


"Maaf tuan , anda di larang memakan itu, dan apa ? semur jengkol? sejak kapan anda menyukai makanan itu tuan, kami takut kolestrol anda kambuh " jawab salah satu kepala pelayan.


"Sejak kapan kalian membantah perintahku, aku sendiripun tidak memikirkan kolestrol, aku tidak takut sakit ,aku tidak takut mati, yang ku takutkan hanyalah nasib ketiga cucu ku yang entah dimana sekarang" lirih Tuan Katris.


"Baik lah tuan, kami segera membawa makannan itu kemari" jawab kepala pelayan.


Sesuadah Tuan Latris makan, memdadak dia ingin pergi jalan - jalan ke mall, dia bosan di rumah terus.


"Rudi, kemari kamu, antarkan aku ke mall Taman Mawar sekarang, dan bawa semua asisten rumahtangga, supir, tukang kebun dan scurity. Aku akan mentraktir mereka semua, sekarang hari ulang tahunku, " kata Tuan Katris.


"Baik tuan, apa tuan yakin scurity juga akan ikut? bagaimanapun rumah ini harus tetap di jaga" jawabnya patuh.


"Tak masalah bukan, harta itu hanyalah titipan, ," jawab Tuan Katris.


Sesampai di mall, pengunjung lain di hebohkan dengan kedatangan pegawai Tuan Katris.Pasalnya orang itu bergerombol sampai 40 orang dengan dandanan yang sama, mereka adalah pegawal Tuan Katris yang di ajak berbelaja oleh nya.


"Silahkan kalian memilih apa yang kalian suka" kata Tuan Katris.


"Baik tuan" kata pegawainya kompak.


¥


¥


Di dalam mobil Nyonya Rossi. Ana dan Lucy asik sekali mengobrol.

__ADS_1


"Ujang, kita pergi ke mall Taman Mawar saja," seru nya pada sopir pribadinya itu.


"Baik nyonya" jawabnya singkat.


Sesampainya di mall, Nyonya Rossy mengajak Ana dan Lucy berkeliling sambil membeli apa yang di butuhkan. Rasa takjub menyelimuti mereka, melihat keindahan barang yang ada di sana.


"Indah banget tanteu. Seumur hidup kami baru pertama ketempat seperti ini, kemarin hanya hutan saja yang kami lihat" kata Ana terharu.


"Mulai sekarang kalian akan melihat tempat ini setiap kalian mau, nanti saya akan berikan credit card untuk kalian berdua" jawabnya santai.


Ketika mereka sedang berbincang manja, tiba- tiba dari belakang ada seseorang yang menubruk badan Lucy.


Brukkkkkg.


"Awww siapa ini, tolong" jerit Lucy kaget.


Melihat pemandangan itu, Nyonya Rossy dan Ana tak kalah terkejutnya.


"Maaf dek, saya sedikit pusing, kamu gak apa- apa ?" tanya lelaki tua itu.


"Saya gak apa - apa, hanya sedikit terkejut saja" jawab Lucy.


Saat mata laki laki itu melihat gadis kecil yang baru saja dia tubruk hingga tersungkur, Seketika hatinya merasa teduh membuat dia merasakan sesuatu yang teramat dia rindukan tapi apa. Melihat yamg ada di hadapannya adalah Tuan Katris membuat Nyonya Rossi sampe terkejut.


"Anda Pak Katris bukan? ayah dari pak cakra ?" sapa Nyonya Rossy.


"ya benar, ibu ini siapa, ?"

__ADS_1


"Saya istrinya Pak Antoni. Pemilik pt mercy sejahtera" jawabnya bangga.


__ADS_2