Kebebasan ADINDA

Kebebasan ADINDA
Penyelidikan tuan Katris


__ADS_3

Sebuah ide muncul di benaknya, bahwa ia akan melakukan penyelidikan terhadap trio bersaudara itu. Hal yang di anggap sangat berbahaya mengingat jikalau Cakra tau akan berakibat fatal. Ia sangat tahu sifat anaknya itu, tetapi sedikitpun ia tidak mengetahui kalau semua huru hara dalam hidupnya disebabkan oleh Cakra sendiri. Pelan tapi pasti ia harus mengetahui. Ia sudah pasrah juga dengan semua hasil nantinya.


"Bondan ,,bisa kau kemari ada tugas untukmu, aku tunggu di mansion ku.!" ucap Tuan Katris di sebrang telpon.


"Baiklah tuan, saya segera kesana" jawab Bondan, seorang lelaki bertubuh kekar ,ia adalah orang kepercayaan Tuan Katris.


¥


¥


"Akhirny kau datang juga. Aku punya tugas untuk mu. Tolong cari tahu data keluarga Antoni , dan silsilah nya, lalu kau cari informasi keponakan nya yang bernama Ferdian, Ana ,dan Lucy,, jikalau misi ini berhasil ada bingkisan kecil untuk mu" ucap Tuan Katris.


"Baik tuan, segera saya laksanakan. Berikan waktu saya seminggu untuk misi pencarian data ini" jawab Bondan.


"Oke no problem. Asal kerjamu bagus anak manis" seloroh Tuan Katris.


Berangkatlah Bondan membawa harapan besar untuk tuannya.

__ADS_1


Di sebuah apartemen mewah, Adinda sudah hampir tiga minggu tinggal disana. Rasa bosan pun mulai menghantui nya. Iya rindu dengan rumah nya, rindu dengan orang tuanya dan trio bersaudara, tapi juga ia tidak mau pulang, karena masih kesal dengan orang tuanya yang sama sekali tidak mengkhawatirkan nya.


Bell berbunyi, dinda segera mengintip dari balik pintu siapa yang datang ke apartemen itu. DEGGGGG di lihatnya seorang wanita hamil, dengan wajah yang sendu,memencet bell apartemennya terus menerus.


Cklek.


Di bukalah pintu apartemen itu.


"Maaf siapa ya, ?" tanya Adinda kaku.


"Saya mencari Jerry. Apa benar ini apartemen nya?, saya sudah mencari kesana kemari. Sedikit info bahwa ia sering kemari," ucap wanita itu.


"Ceritakan pada saya tujuan anda ini apa dan kalau saya boleh tau nama anda siapa ?" tanya Adinda.


"Saya adalah kekasihnya Jerry, saya sedang mengandung benih nya Jerry, tetapi seusai mengetahui kehamilan saya dia pergi tanpa kabar, sepertinya dia menghindar. Maka dari itu saya mencari terus dimana keberadaan dia, saya tidak mau menanggung derita sendirian. Anak ini tidak punya salah.Hik hik hik"tangisan wanita itu pecah.


mendengar kata dari wanita itu seketika membuat hatinya bagai di bom atom, hancur ,remuk redam ,bagaimana tidak Jerry adalah kekasihnya. Ia sangat mempercayai kekasihnya tapi nyatanya ia hanyalah seorang Buaya buntung. Seorang pengecut yang lari dari tanggung jawab. Iya seketika menjadi bingung, gundah. Teringat kata - kata orang tuanya yang sangat kecewa terhadapnya, saat itu ia rela pergi dari runah hanya demi seorang lelaki, ia rela mengorbankan perasaan kedua orang tuanya demi egonya dan cinta nya, sekarang hanya tinggal penyesalan.

__ADS_1


"Kenalkan mbak, nama saya Nolla Pardede. Lalu mbak ini siapa nya Jerry? kok ada di apartemen nya dia?" tanya nya dengan wajah lekat.


" Saya akan jujur pada anda, pertama tama saya minta maaf kalau semisal perkataan saya akan membuat anda kecewa. Sebenarnya saya adalah kekasihnya Jerry, saya tinggal di sini sudah tiga minggu, saya sama sekali tidak mengtahui kisah kalian karena kami menjalin hubungan sudah lama tetapi LDR, Jerry pulang dari Spanyol dan iya berencana menikahi ku, tapi anda datang dengan perut yang membesar dan mengaku Jerry lah yang melakukannya. Apa ucapan anda bisa di percaya?" tutur Adinda


"Di Madrid , kami sudah tinggal satu atap selama satu tahun setengah. Hubungan kami layak nya sepasang suami istri, bercinta pun kami sering lakukan sampai akhirnya saya hamil dan Jerry bilang ia ingin pulang ke Indonesia dulu, dan sampai kini tak ada kejelasan. Makannya saya menysulnya ke sini. Mbak kita sama seorang perempuan bisa merasakan jika mbak ada di posisi saya. Kita sama - sama seorang yang menjadi korban, tak ada yang perlu di salahkan, tapi anak ini butuh ayah, mbak saya mohon lepaskan Jerry. Dia harus bertanggung jawab dengan bayi ini" lirih Nolla sambil mengelus perutnya.


Adinda hanya terdiam, lidahnya kelu tak mampu berkata apapun.


"Tunggu sebentar saya akan menelpon Jerry kuat memastikan semua perkataan anda" ucap Adinda.


Kringggg kringgggg.


"Holla sayang. Ada apa gerangan Adinda menelpon kanda siang ini,?" gombal Jerry.


"Bisa kamu pulang sekarang, aku punya surprise untuk mu honey" jawab


Adinda

__ADS_1


"Oke, aku pulang sekarang" jawabnya senang.


__ADS_2