Kecantikanku Mengubah Takdirku

Kecantikanku Mengubah Takdirku
Pertemuan nuno dengan anna


__ADS_3

Pertemuan nuno dengan anna


Pukul 05:00 pagi Nuno bersiap-siap, ia hendak pergi ke pusat penjualan sapi, karna sapi di kandangnya sudah hampir habis di jual. Ya, Nuno jual beli sapi hidup untuk pedaging. Ia pergi menggunakan mobil truk sewaan. Ia berjalan kaki lumayan agak jauh untuk kemudian ia sampai ke tempat rumah yang menyewakan mobil itu.


"Permisi" sapa Nuno setelah sampai di rumah yang sudah biasa menyewakan mobilnya itu.


"Iya, silahkan masuk dulu, mau sewa mobil ya??" tanya tuan rumah.


"Iya...seperti biasanya" jawab Nuno


"Kalo mau nunggu tunggu aja, sebentar lagi sampai, mobilnya lagi di pake" jelas tuan rumah.


Kemudian mereka pun masuk ke dalam rumah dan duduk.


"Ywd aku tunggu aja gpp" jawab Nuno.


"Iya boleh, tapi saya gak bisa nemenin, saya lagi masak" jelas tuan rumah itu.


"Iya gpp ko, maaf ya sudah ngerepotin" jawab Nuno.


Kemudian tuan rumah itu pergi, dan ia kembali lagi dengan membawakan cemilan kering dan segelas kopi.


"Aduh gak usah repot-repot aku udah sarapan" jelas Nuno.


"Gak repot ko, silahkan di makan jamuannya, saya permisi dulu ya" jawab tuan rumah.


Nuno pun di ruang tamu menunggu sendirian.


1 jam berlalu, Nuno masih sendiri menunggu, tuan rumah masih saja sibuk mengerjakan pekerjaan rumah. Dan sepertinya tidak ada tanda-tanda truk itu datang sedangkan kopi di gelas Nuno sudah habis, ia pun terus menerus melihat jam di tangannya.


Nuno masih sabar menunggu walaupun waktu sudah pukul 07:30, tapi tidak lama kemudian truk pun datang. Tuan rumah laki-laki yang biasa di panggil Pak pompom itu pun akhirnya keluar mobil, ia langsung masuk rumah dan dia mendapati Nuno yang sedang menunggu.


"Eh Nuno..sudah lama kah menunggu??" tanya Pak pompom. Dia di panggil Pompom karna dia sangat montok, pipinya sangat chaby seperti apem, badannya yang tinggi dan sangat besar membuat lehernya menjadi terlihat kecil karna montoknya.


"Hehe...iya pak, tumben bapal baru pulang?" tanya Nuno.


Pak pompom dia kerja di proyek pembangunan jalan, dia adalah mandornya, dan mobil truk itu adalah mobil di tempat kerjanya.


"Iya tadi saya ada urusan, mohon maaf ya kamu jadi menunggu lama" jawab Pak pompom, ia kerja di bagian shift malam.


"Ywd boleh aku berangkat sekarang?" tanya Nuno.


"Oh silahkan, ini kunci mobilnya" jawab pak pompom sambil menyerahkan kunci mobilnya.


Nuno biasanya memberi uang sewaan tatkala ia sudah balik mengantarkan sapi kerumahnya.


Kemudian Nuno pun pergi ke tempat yang ia

__ADS_1


tuju, ia melajukan mobilnya dengan sangat cepat-secepat kilat, karna di jalanan memang jarang alat transportasi sehingga memudahkannya untuk mengejar waktu.


Tidak terasa Nuno sudah mendekati tempat tujuannya, tapi Nuno mendadak menghentikan mobilnya.


"Toloooonnngg..tolooonngg..." Nuno mendengar suara minta tolong yang tidak jauh dari sana. Suara itu seperti tidak asing di telinganya. Kemudian ia pun turun dari mobil dan melihat di sekelilingnya, ia menemukan 2 sejoli sedang berpelukan, namun itu tidak demikian. karna kenyataannya, pasangan wanitanya berusaha keras untuk menghindar dan laki-laki itu memaksanya. Nuno pun menghampiri mereka.


"wooyy...pengecut, lepaskan wanita itu !!!!" teriak Nuno .


Roman pun melepaskan Anna, ia mencari pusat suara dan menghampirinya.


Sedangkan Anna, ia pergi menjauh dari Roman dan pergi ke atas ke pinggir jalan.


Roman dan Nuno saling mendekat, terus mendekat mereka dari jauh sudah mempersiapkan penyerangan.


Tapi, setelah mendekat...


"Heii bro...apa kabar??" tanya Roman sambil menyalami Nuno.


"Ehh ternyata kamu, baik !!!" Nuno spontan menerima salaman dari Roman.


"Prokkkk" itulah suara mereka bersalaman, bagi laki-laki memang sudah biasa kalo bersalaman memang sambil di tepuk sampai menghasilkan suara.


"Kamu mau kemana nih???" tanya Roman.


"Aku mau beli sapi kerumah mu, sapi yang di rumah sudah laris" jawab Nuno.


"Ywd aku pergi duluan ya!!" jawab Nuno.


Nuno pun pergi meninggalkan Roman dan hendak menghampiri perempuan yang tadi meminta tolong.


"Huh sialan !!!! ganggu aja, kan jadi gagal" gerutu Roman.


"Untung aku kenal, kalo enggak mungkin aku dah habis babak belur" gumam Roman.


Roman merasa telah selamat sedangkan Nuno, ia sudah berada sampai pinggir jalan, ia sempat mencari-cari wanita tadi tapi tidak menemukannya. Nuno bolak balik melihat kesekeliling tapi hasilnya nihil, di sekitaran sana tidak ada siapa-siapa melainkan dirinya.


"Mungkin sudah pergi" fikir Nuno.


Alhirnya Nuno pun masuk kedalam mobil, setelah pintu mobil di buka.


"Aaaaarrghhhh" teriak Anna sambil menutupi wajahnya dengan seluruh tangannya


"Syuuuutt kamu tidak perlu takut, aku yang nolongin kamu" kata Nuno menjelaskn.


Kemudian Anna pun memberanikan diri untuk membuka matanya dan menggeserkan tangannya.


"Nuno??" tanya Anna, ia membuka wajahnya lebar-lebar, ia sangat terkejut karna ia mendapati sosok Nuno di hadapannya.

__ADS_1


"Anna???tadi kamu yang minta tolong?"tanya Nuno.


Anna mengangguk...


"Iya, ayo pergi antarkan aku ke suatu tempat, aku ingin ambil kucingku,,,dan aku akan pergi dari tempat ini" pinta Anna memohon.


"Ayo cepat, nyalakan mobilnya!!" lanjut Anna, sepertinya ia sangat ketakutan. Dan Nuno pun dengan kaku menurutinya. ia sangat penasaran dengan apa yang terjadi kepada Anna.


"An, kamu kenal laki-laki tadi?" tanya Nuno.


"Iya, dia Roman" jawab Anna.


"Kamu hendak di apain sama dia??" tanya Nuno penasaran.


"Tadinya kita mau belanja, terus di pertengahan jalan sepedanya oleng terus jatuh, karna dia sempat-sempatnya berpegang tangan saat dia ungkapin perasaan, padahal kan dia sedang membawa sepeda. Detelah jatoh, aku kesakitan tapi dia masih aja meneruskan untuk ungkapkan perasaan, kan aku kesakitan tapi dia gak peduli, dia terus menerus mengikuti ambisinya...dia bentak-bentak membuatku takut, tadinya aku mau kabur tapi dia menahanku" jawab Anna.


"Dia sudah apain kamu?" tanya Nuno sangat kesal.


"Dia belum apa-apain keburu kamu datang, soalnya aku berusaha melawan" jawab Anna.


"Aku beruntung sekaliada yang nolongin, makasih ya..." lanjut Anna.


"Iya sama-sama, nanti aku laporkan dia kepolisi" jawab Nuno.


"Gaperlu, dia orang punya" timpal Anna.


"Terus sekarang maunya gimana?" tanya Nuno.


"Anterin aku ke rumah si nenek, aku akan ambil kucingku, setelah itu udah terimakasih" jawab Anna.


"Kamu pulang ya sama aku" pinta Nuno.


"Enggak, kamu aja...bilang salam sama mamah dan bapak aku, bilangin aku baik-baik aja" jawab Anna.


"Oya...kok kamu sampai kesini??mau ngapaian?" tanya Anna penasaran.


"Aku kesini mau belanja sapi, aku sempet cari kamu kemana-mana tapi gak pernah ketemu, tapi setelah aku gak nyari lagi akhirnya ketemu juga" jawab Nuno.


"Kamu nyari aku suruh mamahku ya??" tanya Anna.


"Iya, tapi gak hanya itu...akupun emang berniat mencari kamu" jawab Nuno.


"Kamu udah nikah yah sama kokom?" tanya Anna memberanikan diri.


"Oh enggak lah.." jawab Nuno.


♡♡♡♡♡

__ADS_1


__ADS_2