
Flash back
Roman ia sangat berambisi dengan Anna, setelah ia pulang dari rumah seorang Nenek yang Anna tumpangin itu dengan keadaan luka memar di tangannya, ia menjadi semakin penasaran dengan Anna, ia sangat-sangat penasaran, tidak seperti biasanya karna kali ini Roman ambisinya sampai 1000%, ia akhirnya merencanakan sesuatu dengan bodyguardnya.
"Cung...kamu pantau terus rumah si Nenek, apakah wanita cantik itu masih ada, kalo masih ada tolong kamu ikutin, jangan sampai lolos, pokonya bagaimana saja caramu yang terpenting kamu berhasil menculiknya dan tidak ketahuan sedikit pun, tidak seperti yang sudah-sudah" jelas Roman kepada Acung salah satu anak buah sekaligus bodyguardnya.
"Baik" jawab Acung singkat dan sigap, sehingga ia langsung pergi meninggalkan Roman.
"Dul, kamu bantu Acung, kamu persiapkan cctv di dalam markas" kata Roman kepada Adul dan ia pun mengangguk.
"Ceme, kamu bantu mereka, lakukan apa aja deh yang bisa menyelesaikan rencana ini ...aku banyk kerjaan, pokonya harus berhasil !!! aku udah gak kuat dan gak sabar, pokonya harus berhasil sebelum dia pergi dari kampung sini" ungkap Roman.
"Kalo bayarannya gimana??" tanya Adul.
"Kamu !!! kerja aja belum sudah minta bayaran" terka Roman.
"Maksudnya gini,kalo kita berhasil nyulik wanita itu dan menyerahkannya ke juragan, boleh gak nanti kita ngintip??" tanya Adul, dia sungguh terlalu, dia sangat berani kepada bossnya sendiri.
"Apa?????" tanya Roman kaget.
"Hehehe...sebenernya aku juga mau, tapi aku gak berani" jawab Adul.
"Plaaakkkk" Roman menampar Adul.
"Adduuhh sakit" kata Adul sambil memegangi pipinya
"Awas ya kalo kamu sampe ngeduluin aku, pokonya untuk kamu Adul, kamu gak boleh menyentuh wanita cantik itu !!!" jelas Roman.
"I-iiiiyaaa iya" jawab Adul sambil menunduk.
"Kalo mau ngintip, silahkan !!! mungkin kalian ingin menyaksikan keperkasaanku hahahahahah" Roman tertawa sangat lepas.
"Ayo !! sekarang kalian selesaikan tugas kalian !!!" perintah Roman.
mereka pun menjalankan tugasnya dengan kompak. Adul pergi mencari wanita yang akan di tugaskan untuk menghalangi perjalanan Anna, karna mereka sudah mengira bahwa Anna akan pergi dari kampungnya, kemudian ia pun menghampiri Acung untuk memberi tahu rencananya, dan ceme ia sibuk memasangkan cctv di markasnya, karna Roman ia sibuk dengan kerjaannya sehingga sesekali ia bisa melihat cctv jika terjadi sesuatu pada Anna jika sudah di sekap nanti.
__ADS_1
Ketika Nuno keluar untuk menolong wanita yang sempat pingsan depan mobil, Anna keluar dan tiba-tiba di sergap oleh tiga orang suruhan Roman.
Sedangkan dalam mobil tinggallah pussy seekor kucing kesayangan Anna. ia tertidur sangat lelap, ketika ia terbangun, mobil sudah terhenti, majikannya pun tidak ada di dalam mobil, ia melihat majikannya di bawa oleh tiga laki-laki yang tinggi besar, kemudian pussy pun bersi keras berusaha untuk keluar dari mobil, tapi hasilnya sangat nihil, pussy mencari-cari kaca mobil yang terbuka, ia menemukannya di kaca pninggir tempat Nuno duduk, tapi kaca tersebut terbuka sangat kecil, sehingga kepalanya tidak muat untuk keluar, karna pada dasaranya, kucing itu akan dapat keluar walaupun hanya masuk kepalanya saja.
Pussy pun hanya bisa memperhatikan dari jarak jauh melalui kaca mobil sampai pada akhirnya pussy kehilangan arah.
Tapi setelah beberapa lama kemudian, Nuno datang dan membuka pintu mobil, pussy pun memiliki kesempatan untuk keluar.
Pussy mencari arah kemana majikannya di bawa pergi, setelah itu ia menemukan markas alias gudang dimana majikannya di sekap.
Pussy pun pergi lagi hendak memberi tahu kepada Nuno, setelah ia kembali...Nuno dan mobilnya sudah tidak ada lagi di tempat.
Ia pun pergi dengan mencari jejak Nuno hingga kemalaman.
sampai akhirnya pussy pun mendarat di rumah pak RT dan menemui Nuno, ia memberi kode bahwa sesungguhnya ia telah menemukan majikannya yang di sekap.
"Pak...sepertinya kucing Anna dia tau keberadaan majikannya" sahut Nuno kepada Pak RT .
"Ywd, sekarang kita ikutin aja kucingnya, biasanya kucing bisa mencium jejak seseorang" jawab Pak RT.
Mereka menghampiri gudang yang mana pussy membawanya kesana.
"Tapi kok sepi ya?" tanya Nuno kebingungan.
"Iya nih,,padahal udah bela-balain ninggalin makan malam, mana lagi nikmat-nikmatnya, belum kenyang lagi" rupanya Pak RT sangat jengkel.
Sedangkan pussy, ia terus saja mengendus-enduskan hidungnya ke jalanan, ia terus melaju jauh sehingga meninggalkan Pak RT dan Nuno.
untung saja Nuno menyadarinya, kemudian Nuno menarik tangan Pak RT dan membawanya mengikuti pussy nya Anna.
Sepanjang jalan pussy terus saja mengendus-endus jalanan sambil melaju dan di ikuti oleh Pak RT dan Nuno.
"Mungkin mereka sudah pergi dari tempat tadi" ujar Nuno.
"Ya, barangkali begitu" jawab Pak RT sangat enteng.
__ADS_1
"Merinding juga ya jalan malem-malem gini...mana dingin" gerutu Pak RT sambil menaikan pundaknya.
Ya, perjalanan memang sangat lumayan jauh. tapi kucing itu masih belum berhenti, karna keadaan memang masih jalan yang asri dengan pepohonan, belum ada perumahan warga.
"Nah loh, si kucing ngapain masuk rumahnya Roman??" tanya Pak RT kepada Nuno yang mana mereka telah sampai di perumahan warga.
Karna pussy malah nyelonong aja masuk rumah mewah tanpa permisi, pussy begitu fokus dengan tugasnya sehingga ia tidak menyadari kalo dia sudah berada di tujuan.
"Mungkinkah Roman yang culik Anna?" kata Pak RT dengan santai.
"Hah????aduh bahaya ini, bisa-bisa Roman sudah perkosa Anna" celetuk Nuno spontan, ia keceplosan saking kaget dan khawatirnya.
"Pak RT, ayo lapor polisi, soalnya tadi siang pun dia sudah ada niatan buruk di hutan pinggir jalan" lanjut Nuno.
"Huh dasar, dari dulu kelakuannya gak pernah berubah, walaupun kaya raya tapi kali ini harus di beri pelajaran" jawab Pak RT merasa kesal, karna wanita kali ini, ia pun menyukainya .
"Emang udah biasa Pak??" tanya Nuno penasaran.
"Iya, orang kaya kan bebas" jawab Pak RT.
"Ywd pak...aku yang akan grebek dia, bapak lapor polisi ya, cepat!! kalo gak cepat takut aku keburu mati dan dia bisa lolos" kata Nuno panjang lebar.
"Tapi hati-hati ya, Roman itu punya bodyguard, dia gak mungkin sendirian" jelas Pak RT.
"Ohh iya baiklah" jawab Roman.
Pak RT pun pergi tanpa menjawab sepatah kata pun lagi. kali ini ia mengalahkan ketakutannya demi wanita yang ia kaguminya, ia pergi sendiri malam-malam.
Nuno pun kemudian masuk ke rumah yang sangat luas dan mewah itu, ia melihat kanan kiri tidak menemukan satu orang pun manusia disana, kemudian ia terus menyusuri sebuah kamar ternyata kamar itu kosong, Nuno pun terus melangkahkan kakinya sambil memeriksa kesana kemari penuh dengan kehati-hatian.
mata Nuno terbelalak ketika ia melihat ada 3 orang laki-laki yang sedang mengintip di lubang pintu, ia pun dengan tangkas memukul punggung ke tiga laki-laki itu seekejap dengan sangat keras dan mereka langsung terjatuh.
Nuno pun kemudian mengetuk pintu, dan keluarlah Roman, mereka pun bertarung dan pada akhirnya polisi datang dengan Pak RT, Roman pun di tangkap.
{flash back off}
__ADS_1
♡♡♡♡♡