Kecantikanku Mengubah Takdirku

Kecantikanku Mengubah Takdirku
Ketahuan


__ADS_3

Ketahuan


Seorang ibu sedang menceritakan semuanya kepada Anna. Ya, dia adalah Ocha.


Dan Anna sebagai anak, terkejut bukan kepalang.


Tidak pernah terfikirkan olehnya kalo ternyata ia adalah anak seorang peri.


"Lantas sekarang bagaimana??? apakah Ibu akan mencari ayah??" tanya Anna.


"Ibu tidak tau Nak, posisi Ibu disini adalah seorang Ratu dari raja Syahdan, jika Ibu pergi maka akan berantakan semuanya" jawab Ibunya.


"Ya udah, aku pamitan dulu aja ya, sama Ibu. Mungkin Ibu bisa temui aku di lain waktu" jawab Anna.


"Mengapa terburu-buru?" tanya Ibunya.


"Aku akan segera menikah Bu, dan calon suamiku akan khawatir jika lama-lama disini. Karna ia tidak tau aku pergi kemana" jawab Anna.


"Ohh begitu, Baiklah" jawab Ibunya seraya tersenyum.


Anna pun meninggalkan Ibunya dengan diikuti Pussy.


Setelah Anna pergi meninggalkan Ibunya, sang Raja datang menghampiri Ratu Ochi.


"Wanita yang tadi kemana??" tanya sang Raja sambil berdiri dengan posisi tangan di lipat di depan dada.


"Wanita yang mana??" Ratu Ochi pura-pura tidak tahu.


"Aku mendengar laporan dari seorang selir yang semalam denganku. Katanya tadi kamu sedang bersama seorang wanita yang mirip denganmu" jelas sang Raja.


"Ya, aku tadi bersama seorang wanita. Tapi dia tidak mirip denganku. Dia adalah pelayan di kerajaan ayahku" ucap Ratu Ocha beralasan.


"Ohh begitu? tapi tadi selir bilang, dia mengetahui semua percakapanmu" jawab Sang raja.


Ratu Ocha pun panik bukan main.


"Bagaimana jika benar??? bahaya sekali" Fikir Ocha.


"Hah?? oh gitu ya, apa yang dia dengar?" tanya Ratu Ocha.


"Ya, itulah tujuanku kemari. Aku penasaran, apa yang telah kalian bicarakan?" jawab Raja.


"Ohh bukan apa-apa, tadi aku membicarakan anaknnya" jawab Ratu Ocha.


"Seorang anak remaja sudah memiliki anak?? yang benar saja?" Raja menampakkan dirinya tidak percaya atas segala yang telah di lontarkan Ratunya.


"Iya, dia hamil duluan" jawab Ratu dengan jawaban yang mengalir begitu saja.


"Coba kemari !!!" perintah Raja.


Ocha pun menuruti keinginan sang Raja.

__ADS_1


"Jangan menunduk !! tatap mataku !!" Raja begitu tegas.


"Iya" Ocha pun memberanikan diri untuk menatap sang Raja.


"Silahkan. Jelaskan apa yang telah terjadi saat ini dan di masalalu??!!" Raja menanti jawaban. Tapi yang di tanya tiba-tiba menghilang.


Raja sontak tercengang. Ia baru tau, kalo ternyata Ratunya memiliki kemampuan seperti itu.


"Kamu kenapa bawa aku kesini???" Ocha.


"Kamu dalam bahaya" Syala.


"Itu semua gara-gara kamu. Kau telah mengacaukan pernikahanku" Ocha.


"Semua ini belum tentu hancur, bukan??" Syala.


"Awas saja kalo benar akan hancur" Ocha.


Syala memutar fikirannya untuk mendapatkan ide agar Sang Raja tidak mencurigainya.


Akhirnya ia pun menghampiri selir yang telah melaporkannya kepada Raja.


"Hah!! akhirnya kamu dateng juga" ucap selir yang bernama Maya itu.


Syala berusaha masuk ke tubuh Maya dengan segenap kekuatannya, tapi semuanya Nihil.


"Oooohhh...jadi kamu mau masuk ke tubuhku??" Maya.


"Hahaha....mohon maaf, tubuhku nemiliki pembatas pagar yang sangat kokoh. Sehingga tidak akan ada yang bisa merasuki tubuhku. Baik itu syetan, iblis, peri atau apapun itu" ucap Maya dengan tawanya yang girang.


"Kamu, kenapa bawa aku kesini??" Ocha.


"Aku lagi berusaha, tapi semuanya gagal" Syala.


"Gunakan kekuatanmu untuk pergi dari sini" Ocha.


"Aku tidak bisa, Maya tidak sembarang mengikat" Syala.


"Heeeiii, apa tujuanmu sehingga kamu harus melapor kepada baginda Raja??" Ocha.


"Sudah sekian lama aku ingin menyingkirkanmu. Dan ini adalah kesempatan emas" ucap Maya dengan penuh rasa bahagia.


"Kenapa?? bukankah kita bisa sama-sama memiliki Raja??" Ocha.


"Tidak, aku tidak ingin menjadi Selir. Aku ingin menjadi Ratunya agar keturunanku satu-satunya pewaris tahta kerajaan" Maya.


Ya, maya berfikir. Jika dirinya telah memberi jasa menguak sang Ratu yang berkhianat, ia akan di angkat menjadi Ratu menggantikan Ocha.


"Lepaskan aku. Ayo, lepaskan aku !! kamu harus lepaskan aku dan bersihkan masalah ini. Kemudian aku akan mencopot gelar Ratu ku dan mengusulkan untuk menggantinya menjadi kamu" Ocha.


"Hahaha, dasar bod*oh. Menjadi ratu tidak mudah. Menjadi Ratu harus dari keturunan kerajaan. Dan aku??? mana mungkin bisa menggantikanmu dengan cara seperti itu. Terlebih, Raja mencintaimu melebihi cintanya pada dirinya" Maya tersenyum sinis seolah-olah dia mengejek usulan Ocha.

__ADS_1


"Apa mau mu sekarang?" Ocha .


"Baiklah, kita memulai permainan ini. Aku harap kamu bertahan sebentar dalam keadaan ini" Maya tersenyum kecut seraya meninggalkan Ocha.


Maya mengetahui kalo di dalam tubuh Ocha terdapat seorang peri. Dan ia pun sudah mengira. Segala sesuatu yang telah ia dengar adalah mutlak perlakuan orang yang singgah di tubuh Ocha. Karna Maya sendiri percaya kalo Ocha adalah wanita yang sangat setia.


Maya adalah peramal kerajaan yang mana Raja menjadikannya sebagai Selir.


Maya pun pergi meninggalkan Ocha untuk menemui sang Raja.


"Permisi baginda Raja. Apakah engakau sedang mencari Ratu?" tanya Maya saat ia melihat Rajanya kalang kabut tidak jelas.


Ya, Raja memang sedang mencari Ocha. Ia ingin memastikan semuanya.


"Betul. Apa kamu melihatnya??" tanya Raja.


"Saya telah di temui Ratu. Ia akan melenyapkan saya untuk menghilangkan bukti, Raja" Maya menjawab dengan memojokkan Ocha agar kesalahan Ratu semakin berat.


"Dimana sekarang?" Raja.


"Tadi saya sempat adu kemampuan, ternyata ia akan kabur setelah kepergok ingin melenyapkan saya. Makanya saya ikat dia. Mari ikuti saya !!" jelas Maya seraya mengajak Raja untuk menemui Ocha.


"Ini dia Raja, maafkan aku telah mengikatnya. Karna aku ingin menyelamatkan diri" Maya terus saja membela diri.


Sontak Ocha kaget setelah mendengar Maya berkata begitu. Ia berfikir, kalo Ocha telah mengadu bukan-bukan terhadapnya.


Maya pun pergi setelah menunjukan keberadaan Ocha yang telah ia sekapnya.


"Raja lepaskan aku" teriak Ocha.


"Apa, sebenarnya yang kamu sembunyikan dari saya?" tanya Raja dengan penuh kesedihan.


"Aku tidak menyembunyikan apapun. Tolong, lepaskan" Ocha berusaha melepaskan diri dan mengemis pertolongan kepada Raja.


Tapi Raja menjadi dilema menyaksikan itu semua. Disisi lain ia tidak tega, orang yang di cintanya di ikat seperti itu. Di lain sisi ia ingin mengetahui kebenarannya, karna pada dasarnya, Raja telah mempercayai sang Ratu dan Selirnya yang telah mengabdi lama kepadanya.


"Baik, aku akan lepaskan kamu jika kamu sudah berterus terang padaku. Berceritalah dengan jujur apa adanya. Apakah kamu sudah memiliki anak?" Raja bertanya penuh harapan. Ia berharap Sang Ratu berterus-terang. Soal manis pahitnya jawaban, ia siapkan hatinya untuk menerima kenyataan. Dan ia akan putuskan keputusannya di belakang.


"Iya, tapi itu bukan anakku. Aku tidak pernah menghianatimu" jawab Ocha sambil menunduk.


Jawaban Ratu membuat Raja menjadi kalut, darahnya mengalir begitu cepat. Dadanya terasa sesak, perasaannya bercampur aduk. Hatinya tersayat-sayat. Bagaimana bisa ia berkata memiliki anak tapi dia tidak menghianati Raja. Sedangakan, selama bertahun-tahun pernikahan Raja dan Ratu mereka tidak pernah di karuniai anak.


Raja pun pergi meninggalkan Ocha dengan penuh kekecewaan.


"Aku belum selesai bercerita, mohon tunggu, tolong di dengarkan !!" teriak Ocha.


Tapi yang datang kembali malah orang yang tidak di harapkan, yaitu maya. Karna sedari tadi ia tidak pergi melainkan mengumpat di tempat yang aman.


"Hahah sayangnya jawabanmu tidak masuk akal" Maya tertawa dengan penuh kemenangan.


"Kamu jangan pernah campuri urusanku!!" teriak Ocha.

__ADS_1


*************


Jangan lupa tinggalkan jejak, biar othor semangat up tiap hari.


__ADS_2