
Flashback
19 tahun yang lalu tinggal lah seorang peri yang tersesat di taman bunga yang tidak terlalu jauh dari kediaman seorang remaja tampan. Peri itu bernama Syalalakyla.
Ia kehilangan arah, ia tertinggal dari kawanannya. Tapi sayangnya ia tidak berusaha untuk mencari cara agar kembali kepada kawanannya itu.
Tapi ia justru malah keasikan bermain-main sendiri. Sampai akhirnya datanglah seorang remaja yang sangat tampan. Peri yang sering akrab di panggil syala itu pun jatuh cinta dan selalu menampakkan dirinya dengan wujud manusia seperti remaja itu.
Tidak di sangka, walaupun hanya melihat dari jarak jauh, remaja yang baru saja menginjak usia 15 tahun itu pun jatuh cinta juga kepada syala. Ini kali pertama ia melihat seorang wanita yang membuatnya mabuk kepayang.
Semenjak itu ia selalu menghampiri taman bunga untuk melihat kecantikan Syala dari jarak jauh.
Tapi suatu ketika, Syala malah menghilang. Kali itu ia tidak ada di tempat yang biasanya dia berada.
Di sisi lain, ternyata Syala mencari wujud manusia yang bisa ia tumpanginya. Ia terlanjur mencintai remaja itu, sehingga ia bertekad untuk memasuki jasad manusia.
Hingga kemudian, ada segerombolan orang yang lewat dengan mengendarai kuda.
Mereka semua hendak pergi ke kerajaan satunya untuk sebuah perkenalan anak-anak mereka yang akan hendak di jodohkan.
Syala pun memperhatikan setiap orang itu dan dia menemukan sosok wanita yang sangat cantik rupawan, kecantikan wajahnya tidak jauh dengan dirinya.
Dan tidak fikir panjang Syala pun masuk ke dalam jiwa wanita itu yang ternyata adalah putri Consilliana.
"Putri pingsan...!!!" teriak seseorang yang membawa kereta kuda yang di tumpangi sang putri.
Segerombolan itu pun akhirnya berhenti, turun dan menyadarkan Sang putri terlebih dahulu.
Tidak lama kemudian, Putri Consillia yang akrab di panggi Putri Ochi itu pun terbangun.
"Aku...aku siapa??aku diamana?"
"Hahh?? aku bisa di sentuh" ucap putri Ochi sambil memukul-mukul pipinya.
"Kamu...kamu gak apa-apa, sayang?" tanya sang Raja yang mana adalah ayahnya.
"Dia ini siapa?" fikir Ochi.
Ya, tubuhnya memang Ochi, tapi dia bukan Ochi, karna Syala telah menguasai tubuhnya Ochi.
"Oh emmm gak apa-apa pap" jawab Ochi.
Semua orang yang sedang mengerumuninya pun saling berhadapan, mereka benar-benar merasa aneh atas tingkahnya Putri Ochi.
Karna, biasanya Ochi tidak pernah memanggil Papa kepada baginda raja.
__ADS_1
Tapi ke anehan itu tidak di perdulikan lagi. Setelah beberapa saat kemudian, mereka membubarkan diri masing-masing dari gerumunan sang Putri raja. Dan melanjutkan lagi perjalanan.
Syala secara otomatis mengikuti mereka karna terbawa oleh tubuh Ochi.
Sesekali tubuh Ochi di kuasai pemiliknya tapi kemudian di kuasai oleh Syala. Yang mana membuat kepribadaian Ochi menjadi berubah-ubah.
Bahkan sering sekali Ochi berontak, karna keinginannya tidak tercapai akibat anggota tubuhnya tidak bekerja sama.
Setelah acara pertemuan itu selesai, akhirnya mereka pun pulang.
Di pertengahan jalan, Syala menemukan remaja itu yang sedang mencari sesuatu entah apa. Ingin sekali rasanya Syala turun dari sana dan menemui remaja itu.
Tapi apa daya, ia tersadar kalo tubuhnya milik orang lain. Ia hanya mengikuti kemana tubuh itu pulang. Karna Syala tidak ingin semua orang mencurigai hal yang bukan-bukan.
Keesokan harinya....
Syala mengerahkan kekuatannya untuk pergi ke taman. Tapi pemilik tubuh memberatkan itu semua. Syala pun mencari cara lain agar bisa keluar dari istana untuk menemui remaja itu.
Akhirnya, ia pun keluar melalui jendela dengan penuh hati-hati.
Setelah berhasil turun, kaki kanannya mengarah ke gerbang, tapi kaki kirinya berat untuk di langkahkan.
Itu semua membuat semuanya menjadi terhambat.
"Tuan putri...ada yang bisa saya bantu?" tanya penjaga. Ochi ketahuan oleh penjaga karna ia sesekali menjerit hanya untuk mengangkat kaki kirinya semata.
Penjaga itu pun geleng-geleng kepala setelah Putri Ochi jauh meninggalkannya.
"Haduhhh...aku mau ke taman !!" ucap Syala yang keluar dari mulut Ochi.
"Aku gak mau" ucap Ochi.
"Kamu udah aku kuasai, setidaknya kamu harus nurutin aku" Syala.
"Ngapain kamu masuk ke tubuh aku?! siapa kamu?" Ochi.
"Kamu mau nurutin aku gak?? Kalo enggak, tubuh kamu akan aku rusak" Syala.
"Gak peduli" Ochi.
Ochi pun memukuli tubuhnya sendiri sampai akhirnya terjuntai lemah dan tidak sadarkan diri.
Penjaga itu ternyata mengikuti Putri Ochi dan ia memperhatikan tingkah Putri Ochi yang sangat aneh. Kemudian, penjaga itu pun memanggil penjaga yang lain.
"Tuan Putri pingsan" ucap penjaga itu.
__ADS_1
Ochi pun di bawa ke tabib kerajaan untuk di obati dan di sadarkan.
Seteleh kejadian itu, Syala bisa dengan bebas menguasi tubuh Ochi kemana pun ia mau.
Karna dalam pertengkaran itu, Ochi dan Syala telah membuat perjanjian. Siapa yang kalah harus mengalah, dan yang menang harus memberi kesempatan yang kalah. Dan ternyata yang kalah adalah Ochi sehingga Syala bisa menguasai tubuh Ochi lebih awal.
Syala pun menjadi Ochi dan ia bergegas keluar dari tabib.
Ia melangkahkan kakinya ke gerbang dengan cepat, ia bertingkah layaknya bukan seorang putri yang sangat lembut.
"Penjaga, aku mau keluar dulu untuk cari angin !!" Ucap Syala.
"Baik, saya akan panggilkan pengawal" jawab penjaga itu.
"Tidak perlu, aku bisa keluar sendiri. Aku bisa jaga diri" jawab Syala.
"Tapi ini semua sudah aturan kerajaan" ucap penjaga.
"Baik, arahkan semua pengawal kerajaan" ucap Syala seenak lidah.
"Semua, Putri?" tanya Penjaga.
"Iya, gak usah lama-lama !!" jawab Syala.
Kebetulan hari itu Raja sedang tidak ada di istana sehingga Syala bebas berbuat apa pun.
Dan para penjaga pun pergi untuk memanggil pengawal.
Setelah di rasa aman, Syala langsung mengerahkan kekuatannya untuk pergi ke sebuah taman dimana biasanya remaja yang ia cintainya bermain.
Sesampainya di sana, Syala mengubah wajah Ochi menjadi lebih mirip dengannya.
"Mana ya???" ucap Syala.
Syala pun melihat remaja itu sedang termenung di bawah pohon. Dan ia pun menghampirinya.
"Daaarrrr" Syala mengagetkan remaja itu.
"Eeehhh kamu, kemana aja??" tanya remaja itu sambil menundukan pandangan.
"Aku ada aja, aku rindu kamu" jawab Syala.
"Hah??serius?" remaja itu nampak tidak percaya.
"Iya, aku udah lama pengen deket dan ngobrol kaya gini sama kamu, tapi aku malu" jawab Syala malu-malu.
__ADS_1
"Lah, aku fikir aku aja yang malu. Ya udah kita bersenang-senang yuk?!" ajak remaja itu sambil membawa Syala ke tengah-tengah kebun bunga yang indah itu. Seindah suasana hati mereka berdua.
Mereka menghabiskan harinya di taman bunga itu. Cinta membuat remaja itu lupa haus dan lapar. Kesenangan membuat Syala lupa kalo dirinya hanya meminjam tubuh orang lain.