KENANGA DAN RAJA KERAJAAN PAJANG

KENANGA DAN RAJA KERAJAAN PAJANG
CINTA TAK HARUS MEMILIKI


__ADS_3

"Hay...SUTA.."Sapa ARYA sehingga anak yang tadinya sedang digendong ibunya pun langsung hendak melompat saja saat dipanggil ARYA.



"ARYA ...baru sampai ?"



"Iya..aku sudah rindu dan mau gendong SUTA kecil "


Yang disapa dengan senang hati sudah melambai lambaikan tangannya sehingga sepasang blangkon untuknya dan SUTA segera dia keluarkan dan sebuah mainan dari KAYU , nampaknya anak itu menyukainya sambil sesekali mengoceh pada ARYA.



"Sepertinya dia senang bila bersamamu "



"Tentusaja kita kan teman iya kan SUTA "


Yang ditanya malah memainkan mainan kuda itu meski sesekali hendak memakannya.



"Terimakasih ARYA , dalam kondisi apapun kamu selalu ada untukku dan SUTA, sehingga dia tak pernah kekurangan kasih sayang daruku dan darimu yang bisa menggantikan kasih sayang seorang ayah padanya "



"Tanpa kau minta pun aku pasti akan menjagamu dan SUTA , Apalagi untuk kasih sayang "



"Aku takut tak bisa membalas semua yang kamu berikan padaku dan SUTA "



"Aku ikhlas melakukan ini untukmu dan SUTA , Asal bisa sering bertemu dengan SUTA seperti ini aku sudah bahagia, melebihi aku memilikimu "



"Hati ku sudah hancur ARYA entahlah berita itu benar atau tidak , tapi aku sudah kecewa dengan JAKA yang rasanya sudah tak perduli d3nganku lagi, sisa hidup ku hanya ingin menemani SUTA WIJAYA sambil mengajar anak anak disini "



"Aku hargai keputusanmu, tapi ingatlah jika kamu mau mengajar ditempat lain tunggulah dia besar dulu, sekarang dia masih sangat membutuhkan kehadiranmu, dan ingatlah untuk selalu meluangkan waktumu untuk menengoknya, dan aku akan mengawasi kalian ber dua, tak akan aku izinkan seseorang bahkan seekor semutpun menyakiti kalian"



"Terimakasih ARYA, jika kelak dikehidupanku aku bertemu denganmu, aku harap kau tetap akan ingat padaku"



"Tentu saja..oh ya KENANGA meskipun kau sudah mempunyai putra tapi kenapa penampilanmu tak berubah , setahuku mereka lebih terlihat menua"



"Bisa saja kau itu, lihatlah rambutku juga memanjang, apa lagi kumismu, pangkas lah anakku saja geli melihatnya"



"Bilang saja itu kamu kenapa harus SUTA yang dikambing hitam kan, aku itu belahan jiwanya iya kan anak pintar" ucapnya sambil mengangkat anak itu.



"Pa..pa..pa..." ucap SUTA .



"Waahh...kamu sudah bisa memanggil papa ya.."



"Apa itu papa ??" Bingung ARYA.



"Kalau di zamanku papa itu sama dengan ROMO atau AYAHANDA "



"WAAWW....hebat ya dia bisa bahasa dizamanmu, kalau begitu biar dia panggil aku PAPA ya.."



"Enak saja.."

__ADS_1



"Tak boleh menolak ibunda nya iya kan SUTA sayang"



"Pa..pa..pa.."lagi lagi balita itu memanggil ARYA .



"Anak pintar..anakmu saja tak protes"



"Hhuuhh....terserah kamu saja lah "



"Hehehehe..akhirnya ibundamu saja menyerah" girangnya sehingga SUTA kecilpun ikut tertawa sambil sesekali dia menciumi perutnya sehingga dia kegelian dan tertawa ria.



Sementara itu seusai kepergian JAKA rupanya RAJA TRENGGONO tidak kehabisan akal yaitu dia menggaet seorang pemuda arab dari pasai yang bernama FATAHILAH , betapa senangnya beliau saat mengetahui laki laki itu mempunyai keahlian tak jauh beda dengan JAKA. sehingga dia diangkat menjadi wakil panglima perang dan dinikahkan dengan adik RAJA yaitu PUTRI PEMBAYUN.


Kala itu dia bersama SUNAN CIREBON , SUNAN GUNUNG JATI memerangi PAJAJARAN dan PORTUGIS hasilnya SUNDA KELAPA bisa dia duduki yang kemudian berganti nama JAYA KARTA ( KOTA KEMENANGAN) dan sekarang kita kenal bernama JAKARTA.


Mengingat karena luasnya daerah DEMAK sekarang ini sehingga KENANGA pun semakin giat membangun sekolah sekolah rakyat yang selama ini tak pernah mereka rasakan, meski dengan berat hati dia meninggalkan SUTA WIJAYA sehingga dia mencoba dari desa desa terdekat, terkadang bila ada ARYA yang menemani dia juga membawa SUTA WIJAYA ,bila tidak setiap sabtu dia selalu pulang untuk bertemu buah hatinya.


Dengan setiap hari bercengkrama dengan anak anak membuat KENANGA lebih terhibur dan mengalihkan pemikirannya bila dia disini pun punya tugas tersendiri untuk mencerdaskan anak anak rakyat biasa yang tak mampu bersekolah ditempat para bangsawan.


Mengenai SUTA WIJAYA dia menitipkannya pada tuan PAMANAHAN dan istrinya mengingat beliau juga mempunyai anak kecil , sehingga tak salah banyak yang mengira bahwa SUTA adalah anak Tuan PAMANAHAN seperti hanya sejarahnya yang banyak tercatat seperti itu tapi beberapa juga menuliskan bila dia adalah anak dari perkawinan tertutup ibunya dan JAKA TINGKIR.



* * * * *



Sekolah demi sekolah rakyat pun KENANGA datangi , semakin hari semakin banyak sekolah yang dia kunjungi dan tentu saja mereka menerima nya dengan senang hati apa lagi secara diam diam, sekolah sekolah itu sudah mendapat wasiat dari KANJENG SUNAN KUDUS dan SUNAN KALI JAGA dan hal itu sangat membantu karna orang orang langsung menetimanya d3ngan tangan terbuka.


Perjalanan kali ini sebetulnya ARYA pun tak begitu setuju karna tujuannya pada desa bekas MAJAPAHIT yang sudah dikalahkan oleh pasukan SULTAN TRENGGONO dengan bersekutu dengan RADEN . BRAWIJAYA 5 , karena beliau telah digulingkan oleh para pemberontak dan kini mereka pun kocar kacir sampai ada yang mengungsi hingga ke pulau BALI. Tapi ARYA tetap khawatir takut takut tiba tiba ada penyerangan dari lawan sementara dirinya belum datang untuk melindungi KENANGA.



"Nak KENANGA ya.." sapa seorang ibu ibu mengagetkannya di pasar desa itu.




"Dari SUNAN KUDUS nak , beberapa pekan lalu dia sudah mengabari saya kalau dalam waktu dekat akan datang guru perempuan , kebetulan rumah saya lah yang dijadikan sekolah rakyat di desa ini , sehingga saya diberitahu olehnya, saya nyai ENDANG "



"terimakasih banyak NYAI ENDANG "



"Baiklah ayo kerumah saya anak anak pasti sudah menunggu"



Pergilah dua wanita itu menuju kediaman NYAI ENDANG untuk segera berkenalan dengan anak anak didiknya yang masih berada dirumahnya, banyak sekali yang ditanyakan oleh KENANGA entah perihal anak anak atau pun tentang desa ini. Tapi tiba tiba...



"Tuan ARYA !!! "Teriak nyai ENDANG tatkala melihat pemuda dan anak anak didiknya sedang bermain bola rotan.



"Ohh..ya ampun..aku fikir hanya nama mereka yang sama..ternyata..." gumam KENANGA sementara pemuda itu hanya menyeringai melihat gadis itu geleng geleng kepalanya.



"Ibu tinggal dulu ya nak KENANGA, istirahat dulu saja "



"Baik nyai maaf merepotkan "



"tidak apa apa " pamitnya masuk dengan belanjanya.


__ADS_1


"Baiklah anak anak , permainan kita lanjutkan besok lagi, lihatlah ibu guru kalian sudah datang jadi ....jangan sampai terlambat untuk besok..ayo kita bersalaman dengan beliau "



"Baik pangeran ARYA !!!" teriak anak anak itu sehingga sebelum pulang pun bersalaman dengan KENANGA.



"Dari mana saja baru sampai?" tanya ARYA pada wanita yang tengah duduk di pondok kecil melepas lelahnya.



"Kenapa kau tanya padaku, sedangkan dimanapun aku berada kamu selalu bersembunyi dimana mana "



"heheheh...siapa suruh ilmu bela dirimu dibawahku, jadikan aku tak bisa melepas mu begitu saja bisa bisa nanti EYANG SUNAN ngomel ngomel pada ku "



"itu kan alasan kamu saja, apa kata orang orang, nanti dikira aku ini istrimu "



"Wahhh..itu bagus akhirnya kau menerimaku " godanya sehingga langsung ditarik telinganya oleh KENANGA.



"AWW..AWWW kau ini, didunia ini tak ada yang pernah menarik telingaku tahu"



"Biar saja "



"Perempuan zamanmu memang menakutkan ya "



"Oh ya ARYA..Ku dengar EYANG SUNAN kali ini ikut peperangan bersama tentara DEMAK melawan portugis"



"iya..bisa jadi pulangnya mereka mampir kesini, apa lagi eyang tau ada kamu disini"



"tenang saja..EYANG SUNAN tak kemana mana, beliau selalu setia dibelakangmu bagaimana pun asal berperang untuk negara eyang pasti bertindak sebagai panglimanya"



"kau benar...lalu bagaimana dengan calon ayah untuk SUTA WIJAYA "kembali laki laki itu mengodanya, sepertinya moodnya gampang sekali berubah.



"sudahlah sana pulang aku mau ke dalam " pamit KENANGA.



"hey..KENANGA jangan mengalihkan pembicaraan !!! "



"Pergi sana !!! pangeran gelandangan !!" ledeknya meninggalkan pria itu dihalaman.



"awas kau hati hati saja kalau nanti malam ada yang menculikmu untuk dijadikan istri!!"



"Aku akan membunuhnya dan aku kirim ke JIPANG puas kamu !!!"



"wkwkwkwkkwk" tertawa lelaki itu .



Hari pun mulai gelap sehingga ARYA pun ikut masuk kedalam mengikuti KENANGA.



__ADS_1



__ADS_2