
"Hamba bernama SUTA WIJAYA cucu dari KI AGENG SELA salam hormat dariku ayahanda " ucapnya sambil mencium tangan ayahnya itu.
"Engkau adalah anakku, aku tak meragukanmu nak, wajahmu sama persis saat aku masih seusiamu, mulai hari ini panggilah aku dengan sebutan AYAH nak " ucap sang raja sambil memeluk anaknya itu, dia benar benar sangat menyesal sudah meninggalkan mereka begitu lama, meninggalkan wanita yang dia cintai yang rupanya telah melhiran anak tanpa sepengetahuannya.
("Aku terlalu pengecut, aku malu untuk menemuinya, setelah dia melihat diriku menghianatinya didepan matanya sendiri ") gumam sang raja dalam hati, beliau justru menangis sambil terus memeluk anaknya itu dengan erat.
"Raja sebelumnya kami meminta maaf , bahwa kita sudah sepakat untuk merahasiakan hal ini " ucap tuan PANJAWI.
"Kenapa begitu paman ? Dia adalah anakku dia pantas untuk diketahui oleh khalayak ramai "
"Tidak ayah, aku takut rakyat akan berfikir yang tidak tidak , yang justru akan menjadi kekacauan politik, hamba tidak menginginkannya "
"Paman betapa bijaksana nya anakku ini, anakku maafkan ayahmu ini, sesungguhnya sudah sejak lama ayahmu mau meminta cuti dari istana, hanya saja terjadi masalah sehingga RAJA DEMAK terdahulu berniat membunuh ayahmu dimanapun ayah bersembunyi, kamu pantas mendapatkan gelar PUTRA MAHKOTA SUTA WIJAYA "
"Janganlah terburu buru ayah, tundalah dulu sesungguhnya aku kesini karena ingin tahu siapa ayahku, tak ada niat sedikit pun untuk menjadi
PUTRA MAHKOTA"
"Baiklah, kau menginginkannya , tapi ayah mohon tetaplah tinggal disini bersama ayahmu, agar ayah bisa membalas penyesalan kepadamu yang sudah meninggalkanmu dan ibumu "
"Baik ayah"
Tiba tiba seorang ajudan datang menghadap.
"Panggil kan BANAWA kemari "
"Baik yang mulia " pamitnya kemudian.
Dan tak lama kemudian datanglah ajudan tadi dengan seorang anak berumur 7 tahun nan.
"SUTA kenalkan ini adalah adikmu BANAWA "
"Ayah dia kakakku ?"
"Iya nak dia adalah kakakmu, berilah salam kepadanya "
"Kakak aku BANAWA, aku senang kamu datang , kamu mirip sekali dengan AYAH , tampan dan kuat " polosnya berbicara sembari memeluk kakaknya.
"BANAWA maukah kamu menggantikan ayah sebagai RAJA ?"
__ADS_1
"Sudah BANAWA kata kan ayah, BANAWA tidak mau menjadi raja, biar kakak SUTA saja yang menggantikan ayah "
"Kamu d3ngar sendiri kan SUTA , adikmu tidak pernah mau menjadi penerusku , itu sebabnya ayah memintamu menjadi pangeran mahkota, ayah harap suatu hari kamu mau menerimanya"
"Iya ayah "
Lalu diantarlah para rombongan itu ke kamar istirahatnya masing masing, sejak hari itu mereka tinggal di istana mendampingi sang raja bersama punggawa lainnya. Kabar tentang SUTA WIJAYA pun tak luput terd3ngar sampai ke telinga IBU RATU bahwa sebenarnya dia adalah anak sang RAJA bukan anak dari tuan PAMANAHAN.
"Seperti itulah kebenarannya Ratu..saya permisi " pamit salah seorang ajudan ratu yang dia mintai menyelidiki tamu dari SELA.
"RATU apa anda baik baik saja ?" Tanya sang kepala dayang di kediamannya.
"Ternyata dugaanku benar nyai SEMBIDRI, bukan hanya gertakan darinya bila dia telah beristri sebelum denganku" lirih sang RATU.
"Lalu apa yang akan ratu lakukan setelah tau semuanya"
"Entahlah nyai, selama menikah denganku dia tak pernah tersenyum seperti dulu saat pertama kali kami bertemu, dia selalu menyibukan diri dengan urusan istana mengingat kakakku mempercayakan Demak dan sekitarnya untuk dia jaga bersamanya, dia pasti lebih tersiksa setelah tau tak hanya perempuan itu yang ditinggalkan tapi anaknya pula dia tak tahu sama sekali " sedihnya pula.
"Memang benar bila aku hanya memiliki jasadnya, tapi hati dan jiwanya adalah milik orang lain " lanjutnya
Pagi itu seorang utusan dari DEMAK datang dengan membawa perintah bahwa sang RAJA HADIWIJAYA diminta untuk mengHadap ke DEMAK. Langsung saja sang Raja memenuhi panggilanya mengingat bila PAJANG meski sudah mandiri tapi masih dibawah kuasa DEMAK.
"Salam hormat dariku RAJA, ada perihal apa anda mengundang saya ?" Tanya RAJA HADIWIJAYA.
Dimana disana sudah ada tuga kakak iparnya RAJA PARWOTO, RATU KALINYAMAT dan PANGERAN HADIRI suaminya.
"Kami mau meminta kepadamu untuk soan ke kediaman SUNAN KUDUS, Kami dengar ada ARYA disana, anggaplah tugas kami meminta kamu untuk meminta ARYA untuk berdamai dengan DEMAK " terang RATU KALINYAMAT.
"Saya akan mencobanya RATU "
"Aku sangat bergantung padamu RAJA HADIWIJAYA, semoga dengan kedatanganmu dia mau berfikir lagi mengingat kamu adalah teman dekatnya "
"Benar..tapi hamba juga tidak begitu yakin, karna beberapa hal kami sudah jarang berkomunikasi"
"Kami harap semoga ada hal baik dari pertemuanmudan semoga persahabatan kita jadi lebih baik "
"Saya akan mencoba untuk ke sana , saya permisi dulu " pamit sang Raja HADIWIJAYA.
__ADS_1
Sesengguhnya dia tau betul bila selama ini dia telah dimanfaatkan oleh kakak kakak iparnya menyangkut pertahanan Demak. Tapi untuk kali ini dia menerima karena dia juga sudah lama tak bertemu EYANG SUNAN semenjak keluar dari JABATAN PANGLIMA DEMAK dan dia ingin meluruskan sesuatu dengan ARYA.
Siang itu berangkatlah RAJA HADIWIJAYA sendirian ke tempat kediaman EYANG SUNAN KUDUS, dia sudah menyiapkan mental segalannya bila mana komprominya gagal serta permintaan maafnya pun gagal pula.
Tak butuh waktu lama sampailah RAJA HADIWIJAYA ke pesantren EYANG SUNAN.
Di pondok sudah duduk EYANG SUNAN dan seseorang berwajah masam padanya.
"Assalamualaikum...Salam hormat dari saya eyang "
"Waalaikum salam , aku tak menyangka kamu akan singgah ke sini"
"Maaf sebelumnya eyang , kalau saya tidak memberitahu eyang terlebih dahulu , saya mendengar kalau Raja JIPANG sedang berada disini,makanya saya kemari"
"Ada apa kamu mencariku ? "
"Kakang sebelumnya aku mau meminta maaf padamu "
"Soal apa ? Kau tak pernah melakukan kesalahan pada ku , katakanlah siapa yang memintamu datang menemui ku , aku sangat mengenalmu , tak mungkin untuk seorang Raja bawahan Demak datang kesini hanya untuk meminta maaf saja ?" Terka RAJA .ARYA.
"Benar eyang, selain aku kesini untuk meminta maaf, aku memang dimintai tolong oleh kakak kakak ipar ku untuk berdamai dengan JIPANG "
"Sudah kami duga, mereka pasti memanfaatkan mu untuk menjadi penengah kami "
"Selama ini aku memang bekerja kepada DEMAK tapi untuk hal ini aku serahkan pada keputusan kakang "
"Sampai kapanpun aku tak akan melupakan tindakan mereka kepada keluargaku...apalagi bila berani menyakiti orang yang aku sayangi , aku tidak akan segan segan kepadanya " geramnya sambil memegangi keris nya yang ternyata sudah berada di meja.
"Arya...arya...." tiba tiba EYANG SUNAN berseru.
Yang sehingga RAJA HADIWIJAYA pun tau apa maksudnya jika dia masih berlama lama disini.
"Baiklah EYANG sepertinya saya sudah mengerti jawabannya, terimakasih sudah berbaik hati menerima saja dan maaf kalau selama ini saja sudah melakukan kekeliruan, saya undur diri dulu assalamualaikum "
"Waalaikum salam " jawab EYANG SUNAN kemudian.
Dengan langkah cepat segera LAH RAJA menjauh dari pesantren tersebut, dalam benaknya dia hanya ingin cepat pergi jika tidak, tak segan segan dia bisa terbunuh di KUDUS , Untung saja dia langsung tahu dari kode yang diberikan EYANG SUNAN.
__ADS_1