
"Pagi... " sapa pria tampan yang tak lain adalah kakak nya .
"Mas ARYO ..dimana ayah dan ibu ?"
"Mereka tidak ikut , eyang putri soalnya ada di rumah jadi mereka ingin menyiapkan sesuatu untuk menyambutmu pulang "
"Benar kah ?? eyang sampai datang jauh jauh ? "
"Aku juga ada hadiah untukmu dirumah "
"Yang benar !!!?? Apa itu ?"
"Bukan kejutan namanya kalau ku beri tahu ..ayo pulang " ajak MAS ARYO padanya .
Mobil hitam itu pun melaju menuju ke kota tetangga yaitu SURAKARTA dimana keluarga besar itu sudah berkumpul seperti sebelumnya .
"WILDA ... apa kamu masih ingat jalan pulang ke rumah dari yogya ?"
"Mas ku ini , aku tidak mungkin bisa lupa ,apa lagi dengan mas ARYA "
"ARYA...??? siapa dia , sejak kapan nama ku berganti ARYA ?"
"Maaf ya kak...Sudah menjadi kebiasaan memanggil nama ARYA , maaf ya kakak ku "
"Siapa dia..sepertinya special dihatimu ? Pacar kah ?"
"Bukan kak , tapi dia laki laki baik yang aku kenal..sepertinya aku percaya akan mimpi seseorang yang Koma dirumah sakit "
"Benar juga..kamu mimpi apa selama hampir satu tahun ?"
"Bukan satu tahun mas...tepatnya empat puluh tahun "
Sontak kang mas nya langsung menginjak rem kuat kuat , orang siapa yang akan percaya dengan omongan adiknya itu , jelas jelas dia tertidur hampir setahun .
"Sepertinya kepalamu belum sembuh total ya , khayalanmu sampai tinggi sekali "
"Sejak kapan aku berbohong dengan mas ARYO "
"Hari ini tepatnya , setelah sekian lama kamu tertidur sampai sampai berbicara melantur "
__ADS_1
"Tapi WILDA gak bohong mas , tadinya WILDA tak percaya karna tak bertemu ayah , tapi justru WILDA bertemu paman , CEMPAKA , Bahkan mas ARYO , disitu WILDA baru tau bila pria bernama ARYA itu mirip mas ARYO , tepatnya setelah WILDA melukis wajah ayah , dia bilang itu ayahnya "
"Yang benar , orang itu mirip dengan ku ?"
"Iya mas "
Kakaknya mencoba untuk percaya pada obrolan adiknya , meskipun itu sulit untuk dicerna , tapi dalam keluarga mereka tak pernah diajarkan untuk berbohong .
"Ya sudah kita lanjutkan obrolan kita nanti , sepertinya mereka semua sudah menunggu kita "
"Oke.."
Mobil hitam itu pun kembali melanjutkan perjalanannya . Dan benar saja , dihalaman rumah sudah berkumpul semua keluarga besarnya , dan juga ada dua wajah yang tak asing lagi untuk WILDA beserta mantannya BAGAS , begitu dia keluar dari mobil dua gadis itu langsung memburu memeluknya erat erat .
"WILDA ...Kami senang kamu sudah membaik , dan aku minta maaf ya , atas kecerobohanku kamu jadi terkena musibah " sedih DALIYA
"Nggak ko..justru karena aku tersesat aku tak diganggu ocehan kalian " goda WILDA
"Kau ini , kita kangen semua dengan mu , kau tau setiap hari kita bergantian menjengukmu , kami berdoa terus siapa tau kamu sudah sadar " sedih NAURA pula .
"Ini dia hadiah dari ku , bagaimana ?? "
"Terimakasih ya mas .... aku suka hadiahnya , walaupun berisik "
"Wkwkwkkwkwkkw "
"WILDA PUSPA KENANGA cucu ku " panggil eyang dari ibunya itu .
"Eyang putri...eyang apa kabar , terimakasih eyang datang mengunjungi WILDA "
"Eyang sehat sayang , ayo semuanya masuk ke dalam , acara syukurannya mau dimulai "
"Iya eyang " ucap pemuda pemudi itu .
Acara syukuran pun dimulai begitu semuanya berkumpul , begitu hikmat dengan berkah keselamatan dan kesehatan terutama diperuntuk kan bagi WILDA . Seperti yang kita ketahui bila nyatanya untuk seseorang yang sudah tersesat di pegunungan , sering kali ditemukan dalam kondisi yang memprihatinkan . Sudah mesti keluarga ini begitu bersyukur meski harus koma s3lama hampir satu tahun anaknya tidak mengalami gangguan gangguan mental apa pun.
Malam itu seusai acara selesai dan para tamu undur diri WILDA , CEMPAKA dan beberapa orang lainnya undur diri untuk ber istirahat .
__ADS_1
"Haus sekali...aku lupa membawa air " resah WILDA , sementara jam menunjukan hampir jam setengah 12 malam .
Tapi anehnya dari arah ruang tengah dengan lampu yang masih menyala , terdengar suara beberapa orang yang masih berbincang meski sedikit mereka memelankan suaranya .
"Lalu bagai mana eyang ? Apa kita harus menjelaskan padanya ?" Tannya tuan SURYA .
"OOHH..itu sudah jelas , bagaimana pun dia harus tau yang sebenarnya "
"Tapi...dia sudah kami anggap seperti anak kami sendiri bu " sedih ibunda nya .
"Maaf mbak yu dan mas SURYA , aku pun sependapat dengan eyang , hari itu tidak lama lagi , keluarga tuan JAYA sudah menyebarkan undangannya , bahkan SRI SULTAN HAMENGKUBUANA X pun juga akan hadir pada acara sodaranya itu "
"Dia berhak tau..toh saat acara tiba , ayah ibunya akan datang kan ? Dia pasti lebih kecewa lagi pada kalian " ucap eyang putri .
Namun kemudian pintu tengah terbuka yang tentunya membuat ke empat orang itu kaget bukan main , ditambah yang mendengarnya adalah WILDA sendiri .
" WILDA...." spontan semuannya yang sehingga tambah membuat mereka kebingungan , sudah pasti gadis kecil ini mendengar semua obrolan mereka barusan .
"Ayah ...katakanlah , apa benar bila WILDA bukan anak kandung ayah dan ibu ?"
Semua pun bertambah bingung harus berkata apa dan menjelaskan apa .
"Mungkin bila WILDA tahu sebelum kejadian di puncak , WILDA sudah pasti akan kecewa dengan ayah dan ibu karena tak memberitahu WILDA , tapi sejujurnya WILDA pun sudah tau dari sejak WILDA siuman , bila WILDA bukanlah darah daging ayah dan ibu " sedih WILDA kemudian . Sehingga ibunya meraih dan memeluknya .
"Maaf kan kami WILDA , kami terlalu takut , kami tidak ingin kehilanganmu , kamu adalah anak kami disini " isak ibunya pula .
"Jelaskanlah mas SURYA , anak perempuanmu harus tau yang sebenarnya , ini sudah saat nya dia untuk tahu " ucap tuan ANGGA .
"WILDA duduklah nak , ayahmu akan menceritakan semuannya " terang nenekmya . WILDA dan ibunya pun menurut .
"Biar keluarga mu sendiri yang Nanti bercerita , ayah pasrah kalau kamu kecewa dengan ayah ,yang ayah tahu selepas hari pencarian pemilik kalung pusaka dari yogyakarta, ayah dan paman ANGGA yang saat itu ikut serta tak tega melihat Ayah dan ibu kandungmu memikul beban yang berat ini "
"Maka dari itu , ibu dan ayah memohon agar kamu diasuh oleh kami sehingga orang orang tidak akan takut dan benci mengingat kamu lah gadis pemilik kalung 3 jiwa itu " terang ibunya .
__ADS_1