
Esok harinya berangkat lah dua orang utusannya yakni KI WURAGIL DAN KI NGABEHI WILAMARTA ke tanah MATARAM . Diperjalanan begitu mulai memasuki lingkungan MATARAM mereka dibuat takjub dengan beberapa berubahan yang signifikan , dari mulai jalan , permukiman dan tentunya padatnya penduduk yang bertempat disana , apa lagi dipasarnya para pelancong dari penjuru wilayah pun ikut meramaikan KOTA GEDE itu.
Taklama kemudian sampailah mereka di KERAJAAN MATARAM itu , lagi lagi mereka takjub dengan keadaan disana yang bahkan bisa dibandingkan setara dengan PAJANG kemegahannya.
Seorang ajudan pun mengantar mereka ke aula istana dimana sang RAJA PANEMBAHAN SENOPATI atau SUTA WIJAYA berada.
"Wahai Raja MATARAM , kami adalah utusan raja HADIWIJAYA untuk menemui Raja , karena Raja kami khawatir akan keadaan Baginda disini " ucap KI WURAGIL .
"Ku terima salam dari ayahku , titipkan pula salamku kepadanya paman , semoga diberi panjang umur , bagaimana pun aku pernah di panggil anak oleh beliau ".
Ketahuilah , bahwa tak ada abdi dalem kerajaan PAJANG yang tau akan siapa SUTA WIJAYA sebenarnya , yang mereka tahu hannyalah anak KI AGENG PAMANAHAN yang diangkat anak oleh sang RAJA , Mungkin karena ini lah dia merasa enggan untuk menghadap sang raja .
"Raja kami sangat mengharapkan kunjungan baginda ke istana kami , sepertinya beliau sangat merindukan baginda " ucap KI NGABEHI WILAMARTA .
"Tapi setelah sepeninggalan RAJA PAMANAHAN , aku dan PATIH MARTANI sangat sibuk , kami belum sempat berkunjung ke PAJANG ".
("Nampak nya RAJA ini berniat memisahkan diri dari PAJANG, dia pun seperti enggan dengan kedatangan kita , alangkah bodohnya dia ") gumam tuan WILA .
"Baiklah kami mohon pamit dan undur diri dulu , assalamualaikum "
__ADS_1
"Waalaikum salam "
Kesal benar ke dua sesepuh itu , tanpa basa basi mereka langsung menunggangi kudanya , menariknya menuju ke PAJANG .
Begitu sampai di aula kerajaan mereka langsung menceritakan apa yang mereka dengar dari alasan sang RAJA MATARAM tak mampir lagi , sehingga murkalah se isi aula apa lagi RAJA HADIWIJAYA .
"Dia bahkan seolah angkuh kepada kami , memang dia siapa ? Hanya karena pernah dianggap anak oleh baginda dia berani seperti itu " kesal tuan WILA .
Tapi mendengar kekesalan tuan NGABEHIĺ WILAMARTA seolah langsung membuka kesadaran sang raja , dia memang selama ini masih merahasiakan siapa SUTAWIJAYA kepada semua rakyatnya , mungkin karena hal ini lah akar masalahnya .
"Benar , setelah wafatnya RAJA PAMANAHAN dia sudaH banyak berubah , siapkan para militer kita , kita gempur mereka semua !!!! " titah sang RAJA .
"Jangan buru buru baginda , kita harus menghitung untung dan ruginya " nasehat tuan MANCA selaku patih .
"Dia kan memang bukan anak baginda , dia hanya cucu guru baginda , jadi tak salah bila kita membunuhnya " ucap tuan WILAMARTA.
"Lalu bagaimana bila aku ambil kembali tanah itu ?"
"Kita pasti kalah baginda , dia adalah putra mahkota dari RAJA PAMANAHAN , Sudah pasti dia yang diwariskan untuk menjadi penerusnya " sela tuan WURAGIL .
Pada akhirnya raja hanya bisa mengambil nafas panjang , tak ada jalan keluar lagi .
__ADS_1
"Kakang , sesungguhnya SUTA WIJAYA adalah anak ku , darah dagingku dari pernikahanku dengan SUTA KENANGA "
Sontak seisi balairung itu terperanjat bukan main , mendengar penuturan dari raja mereka yang mengagetkan semuanya .
"Sebelum ke DEMAK aku sudah lebih dulu menikah dengan ibunya , aku bahkan tak tau bila saat itu istri ku tengah mengandung , bodohnya aku sampai tak pernah berkunjung ke rumah , apa lagi saat aku menjadi buronan oleh RAJA TRENGGONO , sehingga aku hannya bisa bersembunyi di perguruan BANYU BIRU , sekarang kalian tau rahasiaku selama ini , umumkanlah pada khalayak ramai bila dia adalah anak ku , aku merasa gagal menjadi seorang ayah , tidak pernah sama sekali aku menemani nya , mungkin dia juga sudah lama memendam sakit hati akan diriku " sedih raja sambil memegangi kepalanya dengan kedua tangannya.
"Baginda , sejujurnya kami semua terkejut mendengar kejujuran dari raja , dan maaf kalau tadi kami berbicara lancang " iba tuan WILAMARTA.
"Kalau begitu adanya , sebaiknya ambillah jalan damai , aku dan lainnya juga sependapat dengan baginda , mungkin karena ini dia menolak untuk datang ke sini , semoga dengan kita mengumumkannya bisa sedikit meredakan emosinya , tentunya sekarang rakyat PAJANG tau siapa dia "
"Benar tuan PATIH , sudah lama aku ingin mengumumkan hal ini , agar dia merasa nyaman disini , dan aku juga ingin memeluk dan berteriak pada semua orang bila dia adalah anak ku darah dagingku " sedih sang raja.
Tak lama setelah pertemuan itu , seluruh rakyat PAJANG pun tau akan kebenaran tentang siapa RAJA MATARAM itu , tapi tentunya mereka sudah tak asing lagi , mengingat kemiripan wajah dan jiwa kepemimpinannya menurun sepenuh nya dari sang ayah , sementara pangeran BANAWA anak pertama raja dengan ratu CEMPAKA justru tak begitu menonjol perihal urusan kerajaan .
Maka diaturlah oleh pada bawahan raja akan sebuah parade perdamaian secara besar besaran , dimana puluhan ribu prajurit ikut berturut serta didalamnya ,adapun petinggi kerajaan lainnya ada PANGERAN BANAWA , PATIH MANCANEGARA dan ARYA PAMALAD menantu RAJA HADI WIJAYA mereka ber tiga didaulat sebagai pengatur parade ini .
Sesungguhnya disinilah awal mula terjadinya peperangan , dengan salahnya mereka menempatka seorang ARYA PAMALAD yang menantu sekaligus bupati TUBAN untuk turut serta , sementara tanpa sepengetahuan semuannya bila pria ini memang sudah lama iri dan benci dengan SUTA WIJAYA , apa lagi kini dia seorang RAJA yang sukses dengan memimpin rakyat di Bekas tanah MENTAOK itu , sehingga diam diam dia sudah menyusun sebuah rencana mematikan untuk menghabisi sang RAJA itu pun tentunya tanpa sepengetahuan semua orang.
__ADS_1