KENANGA DAN RAJA KERAJAAN PAJANG

KENANGA DAN RAJA KERAJAAN PAJANG
KEMUNCULAN JAKA


__ADS_3

"Oh..maaf yang mulia saya sampai tersedak mendengar pertannyaan yang mulia"



"Tidak apa apa, kamu pasti terkejut aku menanyakan hal ini pada mu"



"Benar yang mulia"



"Jujur saja anak bungsuku sampai saat ini masih memusuhiku karena aku tak pernah menyetujui setiap hubungannya dengan pria pilihannya "



"Boleh kah saya tahu alasanya yang mulia, itu pun jika yang mulia berkenan"



"Aku belum yakin untuk dia berkeluarga, anak sulungku sudah aku titipkan pada HADIRIN, putraku pula sudah matang dan bisa menjaga dirinya , sementara bungsuku, aku ingin menitipkannya dengan orang yang tepat yang bisa aku andalkan untuk menjaganya, aku tak yakin ke dua kakaknya bisa menjaganya saat aku sudah tiada, dia putriku yang sangat penyayang "



"Benar yang mulia, dia gadis yang baik dia berhak mendapatkan lelaki yang baik pula "



"Aku tahu pengaruhku sangat besat, tapi kau pasti tau dengan keluarga JIPANG ,maka dari itu aku belum siap meniggalkan bungsu ku"



"Lebih baik demi kebahagian PUTRI CEMPAKA yangmulia singkirkan dulu perasaan perasaan buruk yang selama ini yang mulia fikirkan, semuanya akan baik baik saja, percayalah padaku"



"Terimakasih KENANGA aku pun sudah mendengar soal kamu memberikan masa depan pada CEMPAKA, dan kini aku bisa tenang jika ke depannya kamu sudah berkata akan baik baik saja"



"Sama sama yang mulia, saya harap hubungan yangmulia dengan sang putri akan menjadi lebih baik "



"Baiklah sepertinya aku sudah bisa tidur dengan tenang sebelum berangkat lagi ke BLAMBANGAN" Ucap RAJA tersebut.



"APA..BLAMBANGAN !!! " terkejut KENANGA .



"Iya KENANGA kebetulan ini adalah kerajaan terakhir menutup agenda perluasan wilayah ku di pulau JAWA"



"Kalau boleh saya memberi saran, lebih baik yangmulia batalkan dulu dan fokus dulu dengan hubungan yang mulia dan putri CEMPAKA"



"Hheemmm...nanti aku pertimbangkan lagi saran dari mu, terimakasih sudah mengingatkanku"



"Sama sama yangmulia ber hati hatilah diperjalanan nanti "



"Terimakasih... "



"Kalau begitu mari beristirahat sambil mencicipi hidangan disini, maaf jika mungkin tak semewah hidangan di istana yangmulia "



"Tidak sama sekali "

__ADS_1



"Biar saya yang panggil kan para EYANG SUNAN dan lainnya "



"Maaf merepotkan "



"Tidak masalah YANGMULIA "



Para rombongan pun tanpa terkecuali menikmati hidangan yang disediakan, sementara para petinggi berada didalam menemani RAJA mereka , tak lama kemudian rombongan itu pun kembali melanjutka perjalanan ke DEMAK , sementara itu ber tubi tubi pertanyaan dari tadi sudah menyelimuti fikiran KENANGA .



("Apa yang terjadi sebenarnya? Mengapa rupa RAJA TRENGGONO menyerupai pamanku, anaknya juga bernama CEMPAKA apa mungkin dia juga orang yang sama, kalau begitu harusnya RADEN KIKIN adalah ayah ku, tapi kenapa dia hanya punya satu anak, sementara aku jelas jelas dari bayi sudah ditimang oleh keluarga di SURAKARYA, apa mungkin ini ada hubungannya dengan kalung ini sehingga aku tak ditakdirkan disini sebagai adik ARYA melain kan adiknya di masa nanti, atau jangan jangan ayah ARYA.....AHHH !!!!..... pusing rasanya , jangan ber asumsi macam macam, sudah jelas kami satu ibu ") gumamnya sendirian.



Setelah pertemuan dengan KENANGA rupanya sang RAJA benar benar mencoba lebih dekat dengan anak gadisnya, beliau cukup berbesar hati bila seorang JAKA lah yang dicintai anaknya, apa lagi jika benar bila kelak yang menjadi menantunya adalah dia , tapi sampai detik ini pun tak pernah ada yang nampak batang hidungnya di sekitaran DEMAK.


Sebagai ungkapan maaf RAJA kepada putrinya dia pun mengajak anaknya beserta rombongan untuk berlibur ke s3buah perbukitan bernama PRAWOTO.


Disana pemandangannya benar benar indah, dimana disetiap sudut adalah bentangan hutan hutan rimbun yang sangat lebat dan menawan, maka dari itu CEMPAKA selqlu senang jika berlibur ke bukit itu.


Tapi siapa sangka tiba tiba dari arah hutan yang memang masih dihuni hewan hewan buas muncul seekor kerbau jantan yang sedang mengamuk sampai menghancurkan rumah warga dan tanpa dikira dia mengamuk hinga sampai ke rombongan tenda kerajaan.



"CEMPAKA ayo kita lari sebelum kerbau itu mengejar kita nak !!!" Ajak sang Raja



"Baik ayahanda "




"Baik yangmulia "


Segera puluhan prajurit menghadang kerbau yang mengamuk itu, maski tak satu pun yang mampu menanganinya, sampai sampai panggung singgah sana RAJA beserta tenda peristirahatannya dirusak semuanya sehingga membuat emosi RAJA memuncak.



"Hanya seekor kerbau saja kalian tak sanggup, aku kecewa dengan kalian, lalu bagaimana kalian menghadapi JAKA kalau menangani ini saja tidak becus !!!!" Murka RAJA pada serdadunya.



Namun rupanya dari balik semak semak ada empat pemuda yang sedang mengintai para rombongan itu dimana salah satunya adalah JAKA TINGKIR beserta murid KI BANYU BIRU yakni Tuan WURAGIL, MAS MANCA dan MAS WILA , sementara tiga temannya dulu masih menimba ilmu di BANYU BIRU. Beberapa strategi pun diatur agar JAKA bisa masuk ke lingkungan RAJA dan bisa membuat malu RAJA tersebut.


Mendengar namanya disamakan dengan kerbau JAKA pun langsung keluar dari persembunyiannya karena sesungguhnya kerbau itu pun siasat dari JAKA untuk membuatnya bisa masuk ke dalam rombongan.



"Baginda menyebut namaku , apakah mau meminta bantuanku?" Sekak JAKA , sehingga membuat RAJA itu terkenut mendapati buronannya tiba tiba muncul di depannya.



"Prajurit jangan diam saja tangkap buronan itu !!!! " Teriak sang RAJA . Sehingga sebagian prajurit lainnya mencoba menyerang JAKA dan tak memperdulikan Kerbau itu.


Sementara RAJA diam diam melarikan diri mengingat hanya dengan tangan kosong JAKA sanggup mengalahkan pasukannya , tapi celakanya RAJA yang kala itu hanya berlari dan menggunakan baju merah justru kini dia lah yang dikejar oleh kerbau gila itu.



"JAKA !!!! JAKA !!! TOLONG AKU JAKA !!!! " pinta Raja itu sangkin paniknya dia tanpa sadar meminta pertolongan dari JAKA.


Sehingga JAKA pun langsung melompat kearah kerbau gila itu , terlebih dahulu meraih lehernya dan dengan kekuatan barunya dari BANYU BIRU dia mampu menembus pandangan matanya pada kerbau itu , sehingga dalam sesaat kerbau itu bisa menjadi tenang dan jinak.



"Bunuh dia JAKA !!! " Teriaknya memerintah.


__ADS_1


"Bukan dia yang harus dibunuh, tetapi...." JAKA mengalihkan pandangannya pada SANG RAJA , sehingga dia mengerti apa maksudnya.



"Apa maksudmu ? Sudah aku bilang kerbau itu harus dibunuh !!!"



"Yang harus dibunuh adalah anda RAJA DEMAK, sebagai balasan dari pembunuhan RADEN KIKIN dan ayahku KI KEBO KENANGA , apakah anda masih ingat ? Atau mungkin ada kata kata terakhir ? "


JAKA pun bersiap siap untuk menghajar sang RAJA tapi dari kejauhan seseorang berteriak histeris dan berlari kearahnya.



"Tolong..jangan kamu bunuh ayahanda ku, ampunilah dia untuk kali ini saja " tangis sang putri sambil bersimpuh di kaki JAKA.



"Kamu lupa dengan persekutuan kita untuk membunuh ayahanda mu?"


PUTRI CEMPAKA pun terdiam.



"Kakang WURAGIL aku minta tolong pulangkanlah kerbau ini pada kelompoknya " panggil JAKA pada teman seperguruannya.



"Baik JAKA " Munculnya dari kejauhan bersama 3 lainnya.



"Hey RAJA jahat..lihatlah bagaimana JAKA berlaku sopan terhadap kerbau, tak sembarangan sepertimu yang seenaknya membunuh, itulah sikap seharusnya seorang RAJA pada rakyatnya" ucap MAS MANCA sehingga Raja pun tertunduk malu.



"JAKA kekasihku , kasihanilah ayahandaku, aku tak mau lagi bersekutu untuk menentang ayahku tapi sebagai gantinya biarlah aku yang mengabdi menjadi istrimu"



"Kau menghianati persekutuan kita ?"



"Benar JAKA, aku sangat menyayangi ayahku , kalau tidak bunuhlah aku saja sebagai gantinya , asal kamu tau saja àku sangat mencintaimu "ucap putri itu.



"Lihat lah RAJA kejam !! Anakmu lah yang mencintai ku , bukan aku mengejar ngejar dia, sekarang akuilah semua kesalahan kesalahanmu pada orang orang, atau akan aku bunuh putrimu dan dirimu !!! " ancam JAKA.



"Jika saja aku membawa 10.000 pasukanku maka kau sudah aku tangkap JAKA !!" Marah sang RAJA.



"AYAHANDA dengarkan lah kata JAKA, Turuti saja kemauan JAKA biarkan aku yang akan mengabdi menjadi istri JAKA, Apa ayah tak ingat dengan semua lelaki yang hilang setelah melamarku "



"Apa anda dengar RAJA, Atau kah kematian yang kau inginkan ?" Keris dari sarung diperut JAKA pun dia lancarkan dan tepat berada pada leher sang putri, entahlah tiba tiba dia tak berbelas kasih mungkin karena memang tak ada rasa cinta darinya . Semua orang pun menjerit histeris termasuk sang RAJA.









__ADS_1


__ADS_2