KENANGA DAN RAJA KERAJAAN PAJANG

KENANGA DAN RAJA KERAJAAN PAJANG
KONTES


__ADS_3

Malamnya berangkatlah para keluarga SURAKARTA untuk menghadiri acara sayembara itu , acara itu memang sangat meriah mengingat tak hannya dari kalangan atas , melainkan seluruh masyarakat yang memiliki balita berusia satu tahun diundang oleh keluarga YOGYAKARTA .


SRI SULTAN HAMENGKUBUWONO X pula tak mau melewatkan acara itu , mengingat acara ini terbilang langka dan kebetulan sekali di masa kepemimpinan beliau kalung itu justru menemukan pemiliknya .



"Selamat malam para saudara ku semuanya dan yang terhormat pula SRI SULTAN HAMENGKUBUWONO X yang berkenan hadir diacara malam hari ini " sambut seorang pria ber wibawa yang ternyata adalah tuan JAYA , salah satu saudara SRI SULTAN yang di berikan wewenang mengenai kepemilikan kalung tiga jiwa .



"Seperti yang sudah di kabarkan kepada khalayak ramai , bila salah satu warisan kerajaan telah menunjukkan perubahan , dengan bersinar pada setiap malam malam tertentu , yang berarti bila salah satu anak di negara kita telah terpilih menjadi pemiliknya , mengingat belum tentu adalah anak kami yang mungkin menjadi pemiluknya , sehingga kami mohon maaf telah mengundang semua warga bila mempunyai balita yang sudah menginjal sati tahun " terang nya lagi .



"Yah...ibu ingin sekali ke toilet , lagi pula dari undangan nomor pembukaan kita juga masih lama , temani ibu ya..."mohon nyonya BAGAS kala itu .



"Baik lah ..ayo ayah antar "



"PERMANA , MARTA ayah pergi dulu ke toulet menemani ibumu dulu ya "



"Iya ayah tidak apa apa " ucap dua anak itu yang hanya beda dua tahunan .



"Lohh...tuan BAGAS.." Sapa seseorang yang ternyata adalah tuan ANGGA .



"Tuan ANGGA ? jadi anda juga mempunyai anak seusia anakku ?"



"Benar , oh..ya..anak lelaki mu bisa dititipkan pada kami , lagi pula istri ku yang membawa anakku "



"Baiklah...maaf merepotkanmu ya "



"Tidak apa apa..., kakak ku juga pergi ke toilet mungkin kalian bisa bertemu "



"Baik lah terimakasih tuan ANGGA dan kalian..jangan sampai membuat paman ANGGA kerepotan ya "



"Tidak ayah aku janji " ucap MARTA .



"Saya permisi dulu tuan ANGGA "



"Ya..silahkan "



Pergilah tuan BAGAS dan istrinya ke toilet itu , dan benar saja saat ke jalan toilet tuan BAGAS bertemu dengan tuan SURYA .



"Bu...ayah tunggu disini ya bersama KENANGA "



"Baiklah...ibu ke toilet dulu , maaf ya tuan SURYA "



"Ya..silahkan "



"Sudah lama ya Mas kita tidak bertemu "



"Kamu masih saja memanggilku Mas , justru aku yang harus memanggilku TUAN "



"Tapi rasanya aneh Mas bila dipanggil olehmu tuan hahahha "


__ADS_1


"Bisa saja "



"Oh iya ini anak ku ARYO mas , ARYO..ayo bersalam dengan pak de "



"Nama saya ARYO pak de , pak de boleh saya main dengan adik kecil "



"Boleh..dan adik kecil ini nama nya PUTRI KENANGA"



"Hay....ayo sini kita main " ajak ARYO kecil pada gadis kecil yang baru lancar berjalan itu .


Anehnya KENANGA kecil pu menurut pergi ke bangku taman kecil dekat toilet itu .



"ARYO..jangan jauh jauh ya "



"Iya ayah..ARYO cuma ajak dede kecil ke bangku taman disana "



"Baiklah "



"Sepertinya anakmu suka mengajak main anak kecil "



"Tidak juga , bahkan dia tak pernah mengajak main Anak ANGGA "



"Benar kah ?? Yaaa..namanya juga anak usia tujuh tahun "



"Iya...mungkin mood nya sedang baik "




"Adik kecil nama kamu siapa ? Nama aku ARYO "



"Aa..yooo "



"Bukan ayo..tapi ARYO "



"AA..YYOOO.."



"ya sudah lah...nama dede KENANGA ya "



"Hehe..nana..nana..."



"Kamu lucu ya sudah pintar bicara sedikit sedikit , kalau CEMPAKA dia cengeng...kalau aku ajak pasti tak mau "



"Iya lah tidak mau...kalau anak kecil pasti suka mainan dan makanan " ucap seorang anak seusia dengan ARYO itu .



"Wah..ada HADI , memangnya mereka suka mainan dan makanan ya ?"



"Kamu lihat saja , ini adik kecil buat kamu " ucap HADI sambil memberikan kue coklat yang di bawanya . Yang ternyata gadis kecil itu sangat menyukai kue coklat itu .



"Mam..mamm..olatt " polosnya sambil menggigit kue kering coklat itu .

__ADS_1



"Waahh benar...dia suka sekali dengan kue coklat "



"Apa aku bilang.."



"Kalau begitu aku ambil mainan dari mobil ya..biar kita main bersama "



"Baiklah..biar aku yang menjaganya "



"Terimakasih HADI "



Pergilah bocah itu menuju ke arah parkiran mobilnya tadi , sementara itu HADI dengan telaten menyuapi dan membersihkan pipi gadis kecil itu dari remah remah kue nya .



"Kamu lucu sekali ya pipimu seperti bakpao , besok kalau HADI besar , HADI mau jadi DOKTER yang hebat , kamu kan cantik seperti ibuku , jadi kamu harus menjadi seperti ibuku dan aku yang jadi seperti ayahku ya " polos anak kecil itu .



"Eehhh " angguk gadis setahun itu dengan polosnya .



"Kamu suka coklat ya..aku masih punya banyak looo" ucapnya sembari meraih sakunya yang berisikan kue kering coklat yang dia bawa ke dalam plastik . Dan ke dua anak polos itu pun memakan kue coklat itu bersama .



Sementara itu di tempat acara ternyata sudah mulai pemilihan dengan beberapa dari nomer sudah mulai mendekatkan anaknya untuk membuka kotak pusaka itu , tapi sayang nya lagi lagi gagal dan terpaksa mereka harus kembali pulang .



"Ahh...maaf kami sudah melewatkan setengah acara" ucap tuan SURYA yang disusul tuan BAGAS dan istrinya .



"Bagaimana tuan ANGGA ? apakah anak anda sudah mencobanya ?"



"Iya tuan BAGAS tapi sayang , kotak itu tak bergeming , sangat disayangkan "



"Aku fikir justru keturunan seperti keluarga anda yang akan terpilih "



"Bisa saja tuan BAGAS "



"Aku hanya penasaran saja siapa anak pemilik kalung itu ?"



"Memangnya kalung seperti apa yang kita ikuti itu SURYA ?"



"Dari yang aku ketahui , Kalung itu sering disebut kalung 3 jiwa , dimana jika seseorang itu dipilih olehnya , maka ada 2 jiwa yang harus berkorban untuknya demi jiwa nya yang 1 itu terbebas , mengerikan memang , tapi itu artinya , bisa saja dia akan di persunting oleh keluarga ningrat setelahnya "



"Tapi...jika difikir fikir , meskipun akhir ceritannya yang membuat semua orang mengikuti acaranya , tapi siapa pula yang mengizinkan anaknya untuk mendekati anak itu " cemas tuan BAGAS .



"Benar , itulah yang aku khawatirkan "



"Yah..apa lebih baik kita pulang saja ?" Takut nyonya BAGAS .



"Apa tidak apa apa tuan ANGGA , SURYA ?"



"Entahlah...tapi tak ada salahnya Mas mencoba , tok sebenarnya ini ajang untuk keluarga ningrat YOGYAKARTA mencari pendamping anaknya " pesan tuan SURYA .


__ADS_1



__ADS_2