Kencan Buta Berujung Cinta

Kencan Buta Berujung Cinta
Nama


__ADS_3

🍑🍑🍑


Reyhan buru-buru mencari kunci mobil dan jaket, reyhan mendapat kabar bahwa sahabatnya mengalami kecelakaan.


Reyhan mulai melaju membelah jalanan menuju rumah riyan,reyhan melaju dengan kecepatan sedang, mengemudi dalam keadaan hujan deras, kilat dan di sertai petir membuat reyhan tak mau ambil resiko.


****


Flashback..


Reyhan terus memandang kartu nama milik riri, dia berencana ingin menelfon riri tapi tidak tau mau berkata apa.


Tiba-tiba ponsel reyhan berbunyi,terlihat nomor pemanggil *bunda sherly*


Reyhan langsung menekan tombol ikon hijau itu.


"Halo bunda" sapa reyhan kembali memasukan kartu nama riri kedalam dompetnya.


"Halo reyhan" suara sherly terdengar sedikit berbeda dari biasanya.


"Kenapa bunda.?" tanya reyhan penasaran.


"Riyan mengalami kecelakaan nak waktu dalam perjalan ke rumah" balas sherly dengan suara tertahan.


Reyhan langsung berdiri mengusap wajah dengan kasar,.." sekarang riyan gimana bunda.? Di rumah sakit mana.? Tanya reyhan mulai melangkah mengambil jaket.


"Riyan di rumah sayang, bunda udah obati tadi tapi riyan ga sendirian" ucap sherly menatap wajah teduh della yang tertidur.


Reyhan berhenti berjalan,.."maksud bunda?"


Sherly mendekat ke arah kasur della,.."tadi riyan juga nemuin gadis cantik di jalan dengan banyak luka di bagian kaki" sherly merapikan anak rambut della yang sedikit berantakan.


Reyhan sudah berpikir yang tidak-tidak,.." ya udah bunda, aku ke sana sekarang nanti bunda harus cerita semua sama reyhan." ucap reyhan setengah berlari keluar dari apartemen nya.


"Kamu jangan ngebut ya nak ,hujan lebat ada petir juga" ucap sherly memperingati reyhan agar tidak ngebut di jalan.


"Siap bunda ,aku tutup ya bunda" reyhan memutuskan panggilan dan berlari keluar lift menuju mobil hitam miliknya.


*****


Tok.tok..


Sherly beralih menatap pintu, di sana berdiri lelaki yang sangat dia cintai,.."kenapa yah?" tanya sherly.

__ADS_1


Daffa berjalan mendekati sherly,.."kamu kenapa belum istirahat?" tanya daffa mengelus bahu sherly.


Sherly menyentuh tangan daffa,.."aku masih mau di sini yah, pasti dia lagi di cariin sama orang tuanya" ucap sherly menatap della.


"Aku tau kamu khawatir sama dia tapi kamu juga harus jaga kesehatan, besok kita coba bicara sama abang ya bun, gimana cerita awal abang bisa ketemu sama dia" ucap daffa sembari manarik tangan sherly untuk bangkit.


Sherly menarik selimut hingga dada della, dan keluar bersama daffa dari kamar tamu yang di tempati della.


Sinar matahari membangunkan della dari tidurnya, perlahan mata itu terbuka, della merasakan sakit di bagian kaki,.."ini gue di mana.? Pikir della memegang kepala mengingat-ingat kejadian tadi malam yang menimpanya.


ceklek..pintu terbuka manampilkan wanita cantik dengan sorang pemuda tampan di belakang ikut masuk kedalam.


Sherly tersenyum melihat della yang sudah sadar,.."bagian mana yang sakit.?" tanya sherly duduk di samping kasur della.


Pemuda itu meletakan nampan berisi makanan dan segelas susu putih hangat di meja, dan duduk di sofa yang ada di dalam kamar sambil memperhatikan wajah della.


Della menatap sherly,.."kaki della sakit tante" ucap della pelan.


Sherly mengelus rambut della,.."bentar lagi juga sembuh, kalau gitu kamu makan dulu ya" sherly membatu della untuk bersandar.


"Reyhan tolong bunda ambilin paket di depan nak" sherly berucap menatap reyhan yang sedari tadi menatap della tanpa berkedip.


Reyhan tersadar,.." siap bunda" ucap reyhan keluar kamar.


Della tak menolak sebab dia memang lapar dari siang kemarin belum makan,.."della di mana tante? Tanya della melihat sekeliling kamar.


"Panggil bunda aja sayang, kamu di rumah bunda, kemarin anak bunda hampir nabrak kamu di jalan" raut wajah sherly terlihat sedih.


Della teringat dengan pemuda yang menolong dia kemarin,.." maaf ya bunda itu salah della, kaki della sakit jadi della jatuh,della juga yang udah buat anak bunda luka" mata della mulai berkaca-kaca mengingat kejadian itu terjadi akibat Dirinya.


Sherly mengelus punggung della,.."gapapa sayang, anak bunda udah gapapa kok, kamu jangan sedih gitu dong" sherly kembali menyuapi della.


"Nama kamu siapa.?" tanya sherly memberi della susu hangat itu.


"Della bunda, della aprilia" ucap della menerima susu hangat dari sherly.


Sherly terdiam sejenak, seakan tidak asing dengan nama gadis ini,.."nama bunda sherly, ehm kamu tinggal di mana.?" tanya sherly lagi.


"Della ngekost bunda, della dari jakarta ke bandung buat kerja, biar bisa bantu bunda hana di panti" ucap della meminum susu.


"Panti!!" tanya sherly memastikan bahwa dia tak salah dengar dengan ucapan della.


Della meremas selimutnya,.."iya bunda ,della tinggal di panti" ucap della pelan, della sudah biasa akan pandangan orang-orang melihat della setelah tau della dari panti.

__ADS_1


Della menunduk menatap selimut, sherly tersenyum melihat della dan menyentuh bahu della, sherly tau apa yang ada di pikiran della,.."liat bunda della" sherly mengangkat dagu della.


Della menatap manik berwarna coklat itu,.."bunda tidak akan menghakimi kamu, bunda juga tidak akan Merendahkan kamu, jadi angkat kepala kamu della.


Della merasa tertegun mendengar ucapan sherly,.."makasih ya bunda karna udah mau nolong della" ucap della tersenyum.


Sherly balas tersenyum,.."kalau gitu sekarang kamu mandi ya ,bunda udah beliin kamu baju tadi" sherly berjalan kearah pintu.


"Reyhan" panggil sherly


"Iya bunda sebentar" balas reyhan menghampiri sherly dengan kotak besar di tangan.


"Masukin sini paketnya" ucap sherly membuka pintu untuk reyhan.


"Bunda pesan apa sih.? Ini kok besar banget!! Reyhan meletakan kotak besar itu di samping sofa.


"Ini itu baju buat della, kan ga mungkin della pakai baju bunda atau baju riyan" ucap sherly mulai membuka kotak itu.


Reyhan menatap della, tatapan mereka bertemu, reyhan terlebih dulu memutus kontak mata itu,.."kalau gitu reyhan mau ke kamar riyan ya bun" reyhan melirik della sebentar lalu keluar kamar menuju kamar riyan.


"Ini baju buat kamu, bunda udah milih baju yang ukurannya pas buat kamu, bunda keluar dulu ya del" ucap sherly meninggalkan della.


"Riri gimana ya.? Pasti tuh anak bakalan marah sama gue" batin della mulai berjalan perlahan ke kamar mandi.


*****


Reyhan masuk kedalam kamar riyan mulai membuka gorden jendela, membuat riyan membuka paksa matanya akibat terkena sinar matahari yang menyilaukan.


"Pagi pangeran" sapa reyhan duduk di samping riyan.


Riyan mengusap wajahnya,.."kapan lo sampai? Tanya riyan tak mau membalas sapaan reyhan.


"Tadi pagi sekitar jam dua" balas reyhan.


Riyan mengangguk lemah,.."gimana ceritanya lo bisa kecelakaan.? Tanya reyhan penasaran.


"Gue mau mandi dulu ntar selesai mandi gue cerita" ucap riyan ingin melangkah ke kamar mandi.


"Kaki lo di perban begok!! gimana cara mandinya?" ucap reyhan melihat perban di lutut sebelah kiri riyan.


"Kayang gue mandinya" balas riyan berjalan pelan ke kamar mandi.


"Batu banget sih loh" ucap reyhan merebahkan tubuhnya di kasur riyan.

__ADS_1


***


__ADS_2