
🍑🍑🍑
Tok..tok..
Reyhan membuka pintu kamar riyan pelan, menatap sekeliling tak menemukan riyan di kamar.
"Kemana tuh anak" pikir reyhan melangkah masuk.
Mata nya tertuju pada balkon ,ternyata riyan ada di sana.
"Ngelamun aja lo kesambet baru tau rasa" ucap reyhan duduk di bangku menghadap riyan
"Gue ga ngelamun" ucap riyan santai
Reyhan menghela napas pelan,.."lo kenapa sih.?" tanya reyhan
"Emang gue kenapa.?" tanya riyan balik
"Gue nanya kok lo mala balik nanya " ucap reyhan
"Ya gue ga kenapa-napa" ucap riyan lagi
"Bohong lo, kelihatan kali" ucap reyhan menatap langit.
Riyan terdiam tak berniat membalas ucapan reyhan.
"Tadi della nyariin lo tau" ucap reyhan
"Kenapa dia nyariin gue.!" ucap riyan tanpa melihat reyhan
"Kan dia mau pamit pulang" ucap reyhan
"Kalau mau pulang ya pulang aja kali, kenapa mala nyari gue" ucap riyan
"Della bilang makasih karna udah nolong dia waktu itu" ucap reyhan lagi
"Gue ga sengaja juga ketemu sama dia" ucap riyan
"Buset deh ah, jawaban lo singkat bener" ucap reyhan meraih benda pipih di saku celananya.
"Suka-suka gue la" ucap riyan
"Untung lo anak bunda kalau kagak gue lempar lo ke bawah" ucap reyhan mulai menggeser layar ponselnya.
Riyan melirik reyhan sebentar lalu menatap jejeran atap rumah dari atas balkon.
Sebuah ide terlintas di kepala reyhan.
"Yan" panggil reyhan
"Hm" ucap riyan
__ADS_1
"Tadi della minta nomor hp lo tau" ucap reyhan
Riyan beralih menatap reyhan,.."buat apa.?" tanya riyan
"Ya mana gue tau,kan della yang minta" ucap reyhan
"Terus lo kasih.?" tanya riyan
"Ya kagak la, kan lo ga ada ngasih izin, gue juga tau kali lo paling benci kalau nomor lo di bagi-bagi" ucap reyhan menahan senyum melihat raut wajah kecewa riyan
"Y...a iya la, gue ga suka kalau nomor hp gue di bagi-bagi" ucap riyan terbata-bata.
"Karna itu gue ga mau kasih sama della" ucap reyhan lagi.
"Kenapa ga lo kasih aja sih, emang anak Dajjal nih" batin riyan.
Suara ponsel riyan berbunyi terlihat nomor baru menelfon, riyan melirik reyhan dan beralih ke ponsel miliknya.
"Gue ga kenal tuh nomor, suer" ucap reyhan
Pasal nya reyhan sering membagi nomor hp riyan kepada pelanggan cafe agar mereka kembali lagi untuk makan di cafe.
Riyan hanya menatap ponselnya tanpa berniat mengangkat panggilan itu, ponsel itu berhenti berbunyi tetapi sedetik kemudian berbunyi lagi dengan nomor yang sama.
Riyan menghela napas, menggeser ikon hijau itu.
"Halo" sapa riyan
"Halo sayang" ucap perempuan di seberang sana
"Kamu kok diam aja, aku kangen tau sama kamu, kamu ga kangen sama aku.?" ucap perempuan itu lagi.
Riyan hanya diam saja, detak jantung nya kini berpacu.
"Aku bakalan balik ke bandung beberapa hari lagi, kamu tunggu aku ya" ucap perempuan itu.
"Aku tau kamu masih sayang sama aku, aku bakalan balik untuk kamu riyan, sampai ketemu di bandung" ucap perempuan itu memutuskan panggilan.
Pandangan riyan seakan kosong, dia seakan bermimpi bisa mendengar suara yang telah lama menghilang itu.
Reyhan menatap riyan heran,. "Lo kenapa.?" tanya reyhan
"Gue ga..papa" ucap riyan terbata-bata masih tidak percaya akan apa yang baru saja terjadi.
"Gue pasti mimpi,ga mungkin dia bakalan balik lagi" batin riyan.
****
Tok..tok..
Sherly membuka pintu itu dengan pelan,.."aku ganggu kamu ga.?" tanya sherly pada wanita yang memakai nametag cindy itu.
__ADS_1
"Ga kok mbak, mbak tumben kesini.?" tanya cindy ,dia adalah asisten sherly.
"Ada yang pengen mbak tanya sama kamu" ucap sherly menutup pintu dan berjalan ke arah cindy.
"Duduk dulu mbak" ucap cindy,sherly mengangguk.
"Mau nanya apa mbak.?" tanya cindy
"Kamu ingat ga dulu waktu itu mbak lagi dapat pasien yang mengalami amnesia" ucap sherly.
Cindy mencoba mengingat-ingat lagi,. "Kalau mbak ga salah waktu itu riyan juga di rawat di sini" ucap sherly lagi.
"Oh, anak perempuan yang sempat koma itu ya mbak" ucap cindy lagi.
"Kamu ingat cin.?" tanya sherly
"Ingat mbak, kan waktu itu aku juga ikut serta mbak" ucap cindy lagi.
"Kamu ada datanya ga.?" tanya sherly
"Kalau aku ga punya mbak" ucap cindy
"Mbak perlu data perempuan itu cin" ucap sherly lagi.
"Buat apa mbak.?" tanya cindy
"Kayaknya mbak ketemu lagi deh sama dia cin" ucap sherly
Cindy terkejut,.."mbak beneran ketemu sama dia.?" tanya cindy lagi.
"Iya cin ,mbak yakin itu pasti dia" ucap sherly.
"Wah selamat ya mbak, akhirnya ketemu juga sama dia" ucap cindy
Sherly tersenyum,.."kamu bisa ga ya cari semua info tentang dia.?" tanya sherly
"Bisa mbak, aku bakalan usahain cepat ya mbak" ucap cindy
"Makasih banget ya cin" ucap sherly
"Sama-sama mbak, kayak sama orang lain aja" ucap cindy.
Sherly tersenyum, beruntung nya dia bertemu della kembali.
"Tapi mbak, apa mbak yakin kalau anak perempuan itu putri dari teman mbak?" tanya cindy hati-hati
"Yakin cin, mbak yakin seratus persen" ucap sherly
"Iya deh mbak, semoga terkabul ya mbak janjinya" ucap cindy tersenyum.
"Kamu emang paling ngerti mbak cin" ucap sherly lagi.
__ADS_1
"Akhirnya aku ketemu lagi sama anak kamu bella" batin sherly tak hentinya tersenyum.
***