Kencan Buta Berujung Cinta

Kencan Buta Berujung Cinta
bos gila


__ADS_3

🍑🍑🍑


Della berlari menuju mobil riri, riri bingung kenapa della sudah selesai.


Saat riri akan bersuara, della langsung masuk ke dalam mobil.


"Itu anak kenapa" pikir riri ikut masuk ke dalam mobi.


"Lo kenapa?" tanya riri menyentuh bahu della.


"Gue ga mau ketemu sama teman kencan lo" ucap della pelan.


"Kenapa.?" tanya riri bingung.


Della menghela napas nya,.."teman kencan buta lo seram" ucap della


"Seram gimana maksud lo.?" tanya riri semakin bingung.


"Teman kencan lo itu bos gue" ucap della


"Apa.!!!! Seriusan lo" ucap riri kaget setengah mati


"Iya riri dan lo tau dia ngata-ngatain gue cewek murahan" ucap della kesal


"Apa!!! Wah bener-bener tuh bos lo ya, biar gue gampar tuh bibirnya" ucap riri hendak turun dari mobilnya.


Della langsung menahan lengan riri, "udah-udah ri, gue ga mau ada urusan apa pun lagi sama tuh bos gila" ucap della


"Wah ga habis pikir gue" ucap riri memijit keningnya


"Lo kenapa ga bilang sama gue kalau teman kencan lo itu brian!!" ucap della lagi


"Gue kan udah bilang sama lo kalau nama nya angga" ucap riri lagi


Mereka saling pandang,.."BRIAN ANGGARA SYAPUTRA" ucap mereka bersama.


"Ah.." mereka sama-sama berteriak.


"Jadi angga bos lo yang gila itu.?" tanya riri syok.


"Iya ri, ya ampun dunia sempit banget tau ga lo" ucap della frustasi


"Jadi selama ini lo kerja di perusahaan yang di pimpin sama anak om elang, pantas aja dia semena-mena sama lo" ucap riri menghela napas nya.


"Gue juga ga tau kalau brian itu anak om elang" ucap della.


Ponsel riri berdering,.. Mereka melihat siapa yang menelfon ternyata papa kevin.


"Papa" ucap riri pelan


"Angkat,buruan" ucap della


Riri menggeser layar ponselnya.


"Halo pa" ucap riri


"Halo sayang" ucap kevin


"Ada apa ya pa.?" tanya riri


"Papa senang, karna anak om elang suka sama kamu" ucap kevin terdengar nada bahagia.


"Apa!!!" ucap riri kaget.

__ADS_1


"Iya sayang,anak om elang mau kamu jadi calon istrinya" ucap kevin lagi


Riri menatap della dengan mata yang melotot,della bergedik ngeri melihat riri.


"Nanti riri telfon papa lagi ya,daa papa" ucap riri memutuskan panggilannya.


Della terus menatap riri.


"Kenapa.?" tanya della


"Angga suka sama lo del, dan dia bilang bakalan jadiin lo istrinya" ucap riri


"Apa lo bilang.!!!!! Ucap della terkejut


Tamat sudah riwayat della kali ini, della bersandar menatap lurus berharap ini mimpi.


Beberapa saat sebelum kejadian..


Brian meraih benda pipih itu menelfon sang papa, sambungan terhubung.


"Halo pa" ucap brian


"Halo brian, ada apa.?" tanya elang


"Brian suka sama anak om kevin pa, brian berencana akan menjadikan dia istri brian" ucap brian dengan senyum smirk nya.


"Yang benar kamu" ucap elang senang,akhirnya putra nya akan segera menikah.


"Iya pa, brian serius! Papa emang tau yang terbaik buat brian" ucap brian lagi


"Ya sudah papa akan beritahu om kevin berita bahagia ini ya" ucap elang


"Iya pa, makasih pa karna udah temuin aku sama anak om kevin" ucap brian.


"Selamat datang di dunia kehancuran lo della" batin Brian.


Riri menatap della dengan tatapan sayu, dia tidak tau kalau angga dan brian adalah orang yang sama.


"Kita balik sekarang aja ya del" ucap riri


Della tidak menjawab pikiran nya berkelana entah kemana, riri menghela napasnya dan melaju kan mobil menuju kost mereka.


*****


Reyhan tampak ragu untuk menelfon nomor riri,.."gue harus ngomong dari mana ya" pikirnya.


Reyhan mencoba menelfon riri,sambungan terhubung tetapi tidak di angkat.


Reyhan terus mencoba menelfon tetapi hasil nya tetap sama,riri tidak menjawab telfon dari reyhan.


Riri memasuki Pekarangan kost,tanpa mengatakan sepata kata della langsung pergi menuju kamar nya meninggal riri yang masih duduk di kursi kemudi.


Riri menghela napas pelan,ponselnya berdering tampak nomor baru menghubunginya.


Riri menggeser ikon hijau itu.


"Halo" sapa riri


"Halo mbak" ucap reyhan


"Siapa ya.?" tanya riri


"Saya yang waktu itu nolongin mbak" ucap reyhan

__ADS_1


"Oh iya-iya saya ingat mas" ucap riri mengingat waktu dia di copet kemaren


"Kirain saya mbak lupa" ucap reyhan


"Ga kok mas, oiya ada apa ya mas.?" tanya riri


"Begini mbak, saya mau tanya" ucap reyhan ,dia sedikit ragu ingin bertanya tentang della


"Tanya apa ya mas.?" ucap riri lagi


"Apa benar mbak teman nya della.?" ucap reyhan


Riri berpikir, della yang di maksud itu sahabatnya,.."della aprilia mas.?" tanya riri


"Iya mbak, della aprilia" ucap reyhan


"Kenal, ada apa ya mas cari teman saya.?" tanya riri,.."kenapa ni cowok bisa kenal della" batin riri


"Jadi kemaren saudara saya yang nolongin teman mbak" ucap reyhan


Riri terkejut bagaimana dunia ini begitu sempit,.."beneran mas!" ucap riri


"Iya mbak, saya juga kaget waktu tau kalau mbak teman della" ucap reyhan lagi


"Terima kasih ya mas udah mau nolongin della waktu itu,saya ga tau nasib della bagaimana kalau ga ada saudara mas waktu itu" ucap riri


"Iya mbak sama-sama, oiya mbak saya boleh minta nomor telfon della ga.?" tanya reyhan lagi


"Boleh aja sih mas tapi saya tanya della dulu ya mas ,saya takut di nanti marah" ucap riri


"Iya mbak, tolong bilangin sama della riyan minta nomor hp nya" ucap reyhan


"Jadi nama ni cowok riyan" batin riri tak menjawab


"Halo mbak" panggil reyhan karena tidak mendapatkan jawaban dari riri.


"Ah,iya mas nanti saya sampaiin" ucap riri


"Makasih ya mbak" ucap reyhan


"Iya mas sama-sama" balas riri


"Oiya mbak, kita belum kenalan waktu itu,nama saya reyhan mbak" ucap reyhan lagi


Riri bingung,.."lah bukan nya tadi dia bilang riyan" pikir riri


"Bukan nya nama mas riyan.?" tanya riri


"Hahaha, riyan itu saudara saya mbak, dia yang minta nomor della" ucap reyhan


"Oh hahaha ,saya kira riyan itu nama mas nya, nama saya riri mas" ucap riri lagi


"Saya udah tau dari kartu nama mbak nya" ucap reyhan lagi


"Oh iya ya mas,saya lupa" ucap riri


"Kalau gitu saya tutup ya mbak" ucap reyhan


"Iya mas" ucap riri memutuskan panggilan.


"Dunia kok sempit banget, gue harus kasih tau della" riri berlari menaiki anak tangga menuju kamar.


******

__ADS_1


__ADS_2