Kencan Buta Berujung Cinta

Kencan Buta Berujung Cinta
marah


__ADS_3

🍑🍑🍑


Della melangkah dengan pelan, kakinya begitu sakit, bahkan della hampir tidak sanggup menaiki anak tangga menuju kamarnya.


Tok..tok.., riri tersentak siap yang bertamu sore gini,riri bejalan ke arah pintu dan membuka,berapa terkejutnya riri melihat della dengan keadaan kaki yang terluka.


"Della" pekik riri memeluk della.


"Biarin gue masuk dulu,sakit ini kalau berdiri terus" ucap della


Riri membantu della untuk duduk di kasurnya,tatapan riri seakan meminta jawaban kenapa della bisa tidak pulang semalaman.


"Iya gue tau lo butuh penjelasan,tapi ga gitu juga kali cara natapnya ,mau keluar tuh biji mata lo" ucap della


"Gue serius ******.! Ucap riri lagi


"Iya-iya gue bakalan cerita sama lo,tapi janji dulu lo ga akan bilang sama bunda hana atau pun nyokap,bokap lo" ucap della


"Iya-iya, cepetan!" ucap riri


Della menarik napas dalam, mulai menceritakan kepada riri, kali ini della mencoba untuk tenang tidak mau menangis mengingat kejadian semalam.


Riri mendengarkan dengan seksama,.."jadi gitu cerita ri" ucap della pelan.


"Lo kok begok banget sih del" ucap riri geram.


"Begok gimana.?" tanya della lagi


"Iya lo begok banget tau ga, kalau gue jadi lo udah gue gampar tuh bos lo sampai mampus" ucap riri kesal setengah mati.


"Masalahnya gue langsung di tinggal gitu aja" ucap della lagi


"Brengs*k emang tuh orang,besok lo ga usah kerja lagi deh dell, kerja di tempat gue aja" ucap riri


"Gue ga bisa ri" ucap della

__ADS_1


Riri melotot horor ke arah della,.."apa lo bilang !!!" ucap riri tidak santai


"Gue ga enak sama tante Shila ri" ucap della


"Biar gue yang ngomong sama mama, gue ga mau lo makin menderita karna bos gila lo itu" ucap riri mengebu-gebu


"Lo ga lupa kan ri, gue punya hutang sama dia" ucap della


"Masalah utang lo gampang, lo bisa pakai uang gue" ucap riri lagi


"Gue ga mau ri, gue ga mau lagi ngerepotin lo terus" ucap della.


"Gue ga ngerasa di repotin del, pokoknya gue ga mau tau lo harus keluar dari perusahaan om elang.!!!! ucap riri


"Tapi ri, gue ga bisa" ucap della lagi


"Apaan sih lo del, yang ada nanti bos lo semena-mena sama lo, gue ga terima penolakan della" ucap riri lagi.


"Ri dengerin gue dulu" ucap della.


Della menghela napas, kalau dia tidak bekerja bagaimana cara melunasi hutangnya lagi pula tante Shila sudah susah payah mencarikan della kerja.


****


Rizal memasuki apartemen miliknya Ternyata brian sudah ada di dalam, duduk santai di sofa,rizal tidak heran brian akan ada di apartemen ini, toh ini apartemen milik brian.brian memberikan kepada rizal dulu.


Rizal hendak memasuki kamar, tiba-tiba suara bariton milik brian menghentikan langka nya.


"Gue tau della udah ketemu" ucap brian santai


Rizal mengepalkan tangan nya, sejak memasuki apartemen tadi rizal sudah menahan diri untuk tidak memukul sahabatnya itu.


"Bagus deh kalau lo udh tau" ucap rizal acuh


"Kenapa lo ga bilang sama gue." tanya brian

__ADS_1


Rizal memutar tubuhnya menatap brian.."kenapa gue harus bilang sama lo.!!" tanya rizal lagi


"Gue berhak tau zal" ucap brian berdiri


Rizal tertawa hambar,.."apa lo bilang.!! Coba ulangi lagi.!!" ucap rizal


"Kenapa lo jadi kayak gini semenjak ketemu sama tuh cewek pembawa s*al.!!" ucap brian marah melihat sikap rizal yang selalu memihak della.


Rizal sudah tidak tahan lagi menahan amarah yang sedari tadi coba di tahan.rizal melayangkan pukulan kuat ke arah wajah brian.


"Masih bisa lo ngomong gitu setelah apa yang udah lo lakuin sama della kemaren bangs*t" ucap rizal terus memukul brian.


Brian tidak tinggal dia, dia mencoba menjauhkan rizal dari tubuhnya,.."dia emang pantas dapat balasan dari gue, gue ga akan perna berhenti buat dia menderita sampai gue puas!!!! ucap brian membalas pukulan rizal


Rizal terhuyung sampai menabrak meja yang berada di sudut sofa,.."Gue ga akan perna maafin dia zal,bahkan sampai gue mati.!!!" ucap brian terus memukul wajah brian.


Brian mencoba menahan pukulan brian, memang brian lebih unggul dalam hal berkelahi di banding rizal.


"Tapi della udah cukup menderita.!!" ucap rizal lagi


"Belum!! gue akan buat dia ngerasain apa yang udah gue rasain bahkan lebih parah dari itu zal, gue mau dia lebih sakit dari ini.!!!" ucap brian


"Tapi della hampir mati hari itu, lo tau ga.!!!" bentak rizal kuat sambil menekan dadanya.


Brian terdiam mendengar ucapan rizal,.." kalau lo sebegitu benci nya sama della ga gini cara nya, lo sama aja kayak pembunuh"l.!!! ucap rizal


Brian tertegun mendengar ucapan rizal,brian perlahan mundur kakinya tiba-tiba merasa lemas.


"kalau lo emang mau ngelampiasin amarah lo ,pukul gue aja jangan buat della menderita, lo boleh pukul gue, pukul gue sampai lo puas.!!! Ucap rizal mengebu-gebu.


Brian hanya diam saja,..."kenapa lo diam aja bangs*t!!! Pukul gue" ucap rizal lagi.


Brian keluar apartemen tanpa mengatakan apa pun.


Rizal terduduk di lantai,mata nya terus menatap pintu,.." mau sampai kapan lo kayak gini angga" ucap rizal lirih menahan sakit di dada akibat pukulan brian.

__ADS_1


*****


__ADS_2