Kencan Buta Berujung Cinta

Kencan Buta Berujung Cinta
surat pengunduran diri


__ADS_3

🍑🍑🍑


Brian menatap meja della,barang-barang della sudah tidak terlihat lagi di meja itu hanya beberapa berkas yang tersusun rapi di sudut meja.


"Ini baru awal penderitaan lo" ucap brian melangkah menuju ruangannya.


Della berjalan pelan, rizal memperhatikan della seperti ada yang berbeda dengan sikap della sedari tadi.


Rizal berdehem menghentikan langka mereka berempat.


"Kalian duluan aja ya saya ada perlu dengan della" ucap rizal dengan senyum manisnya.


"Baik pak, kalau gitu kita duluan ya del" ucap anggun yang di anguki oleh rere dan chika.


Mereka berjalan meninggalkan della dan Rizal.


"Ada apa pak.?" tanya della


"Kamu kenapa.?" tanya rizal melirik tangan della yang sedikit memerah akibat terkena air panas tadi pagi.


"Saya gapapa pak" ucap della


"Kamu yakin!!" ucap rizal lagi


"Iya pak ,saya tidak apa-apa" ucap della tersenyum


"Kalau kamu butuh sesuatu tolong cari saya della, jangan berdiam diri dan memendam nya sendiri" ucap rizal mengelus bahu della


"Saya beneran gapapa pak, saya cuma kangen tante sherly" ucap della lagi


"Siapa.?" tanya rizal


"Tante yang waktu itu ngerawat saya pak, nama nya tante sherly" ucap della


"Apa kamu mau saya antar ke sana.?" tanya rizal


"Tidak pak, saya bisa pergi sendiri" ucap della tak enak


"Baik la tapi kalau kamu berubah pikiran, tolong temui saya" ucap rizal lagi.


"Baik pak, mari pak" ucap della mempersilakan rizal berjalan lebih dulu.


"Gimana ya cara nya gue ngomong sama pak rizal kalau gue ga kerja lagi" batin della.


*****


"Ini anak kenapa belum nelfon gue,kan ga mungkin tuh paket ga sampai juga" ucap riri terus melirik ponselnya.


"Gue telfon aja deh" riri mulai mencari kontak della sambungan terhubung.


Della baru saja sampa di mejanya, sedangkan rizal sudah memasuki ruangan miliknya.


Ponsel della berbunyi,, terdapat nama penelfon.della buru-buru menggeser ikon hijau.


"Halo" sapa della


"Lo kenapa ga nelfon gue.?" tanya riri


Della berpikir pasti om kevin tau ponselnya rusak dari riri,.."Gue baru siap makan siang" ucap della


"Kan lo bisa telfon gue tadi del sebelum makan siang" ucap riri

__ADS_1


"Iya maaf ya,kerjaan gue numpuk ini" ucap della melirik berkas di sudut meja


"Sok sibuk lo, oiya del, lo ga lupa kan nanti malam jam tujuh lo harus ke cafe mawar" ucap riri mengingatkan della


"Iya gue ingat kok, lo tenang aja" ucap della


"Kalau gitu lo harus balik cepat hari ini ,biar gue cariin lo baju" ucap riri lagi


"Iya gue tau kok, gue bakalan pulang cepat hari ini" ucap della lagi


"Oke sayang aku, sayang banget deh gue sama lo" ucap riri tak berbohong


"Gini aja lo baru bilang sayang" ucap della


"Gue serius tau" ucap riri


"Iya-iya ,gue tutup ya, banyak ni kerjaan gue" ucap della lagi


"Semangat sayang aku" ucap riri mematikan telfon nya.


Riri tersenyum menatap layar ponsel yang menunjukan foto riri dan della,.."gue harap lo bahagia terus del" ucap riri


Riri melangkah keluar resto menuju butik langganan nya, mencari baju untuk della nanti.


Di sisi lain..


Helaan napas itu keluar, della menatap berkas itu,.."Gue antar dulu baru ke ruangan pak rizal" ucap della.


Della melangkah menuju pintu ruangan Brian..tok..tok..


"Permisi pak" ucap della melangkah maju meletakan berkas di meja brian.


Brian hanya diam saja, menatap berkas yang della taruh, tangan della terulur Menyerahkan surat pengunduran diri dan sebuah amplop.


"Kalau begitu saya permisi ya pak" ucap della dengan hati yang sakit.


Della berjalan pelan meninggalkan ruangan brian, della menatap pintu ruangan rizal, dia tak tau harus bicara apa kepada rizal.


"Gue ga bisa ngomong apa-apa sama pak rizal" batin della.


Meraih tas dan ponsel nya, mulai mengangkat kotak besar berisi barang-barang miliknya dan keluar.


Della pergi tanpa berpamitan dengan rizal biar la rizal menganggap della tidak sopan sebab della tidak tau harus mengatakan apa kepada rizal, dia sudah cukup merepotkan rizal.


******


Della melangkah menaiki anak tangga kost nya,."aduh capek banget ni gue" ucap della berjalan ke arah kasur nya.


Della melirik jam dinding saat ini pukul tiga sore,.."Gue ga semangat pergi kencan" ucap nya merebahkan tubuh di kasur.


Ceklek... Pintu terbuka menampilkan riri di depan pintu dengan membawa banyak sekali paper bag di tangan nya.


"Lo udah balik.?" tanya riri menghampiri della.


"Belum, gue masih di kantor" ucap della kesal


"Hehehe, sensi amat sih lo, gue nanya juga" ucap riri


"Ya lo liat sendiri la kampret" ucap della beralih duduk.


"Itu apa.?" tanya riri menunjuk kotak besar di samping kasur della.

__ADS_1


"Itu barang-barang gue, gue di pecat" ucap della pelan


"Ha.!!! Apa lo bilang" ucap riri kaget


"Gue di pecat riri" ucap della lagi


"Kok bisa.?" tanya riri heran


"Karna gue ga masuk kerja semalam" ucap della lemah


"Wah, gila tuh bos lo!! Dia ga sadar atau gimana kan dia sendiri yang ninggalin lo" ucap riri kesal


"Ya mau gimana lagi coba, udah takdir gue kayaknya" ucap della


"Siapa sih bos lo itu, biar gue bilangin sama om elang supaya dia di pecat juga" ucap riri kesal setengah mati


"Jangan, ini juga salah gue kok ri, kerja ga perna benar" ucap della tak mau berurusan lagi dengan brian.


"Kok lo mala bela dia del, awas aja kalau gue sampai tau siapa bos lo bakalan gue Cakar-cakar tuh mukanya" ucap riri menatap della sinis.


"Udah deh jangan di bahas lagi, oiya itu apa.?" tanya della


Riri memberikan semua paper bag di tangan nya untuk della.


"Ini buat lo, gue liat semua cantik jadi gue ambil aja semuanya" ucap riri santai


Della membuka semua paper bag itu,.."banyak banget ri" ucap della


"Lo cobain deh ,untuk nanti malam" ucap riri


"Tapi ini banyak banget ri" ucap della melirik semua paper bag.


"Gapapa itung-itung hadiah buat lo" ucap riri


"Iya deh,thanks ya" ucap della melangkah kamar mandi.


Ting.. Ponsel riri berbunyi ada pesan masuk.riri mulai mengetik sesuatu.


*****


Brian keluar dari ruangan nya menatap meja della yang kini kosong dan bersih tidak ada lagi barang-barang milik della.


Detik itu juga rizal keluar dari ruangan nya hendak menemui della, tatapan mereka bertemu,brian lebih dulu memutuskan kontak dan berlalu tanpa mengatakan apa pun.


Rizal melirik meja della, tak mendapati della di sana,.."della kemana ya" pikir rizal.


Rizal berjalan mengikuti langka brian,ternyata brian menuju parkiran.


Rizal melihat sekeliling tak juga mendapati della di sekitar brian, brian melajukan mobilnya.


"Pak rizal" panggil anggun.


"Iya, ada apa.?" tanya rizal


"Maaf pak, bapak lihat della ga.?" tanya anggun


"Saya juga lagi nyari della" ucap rizal


"Oh gitu ya pak,kalau gitu saya pamit dulu ya pak mau cari della" ucap anggun


"Nanti kalau kamu ketemu dengan della, tolong bilangin saya nyari dia ya" ucap rizal.

__ADS_1


"Baik pak" balas anggun mencari della ke arah pantry.


"Gue harap lo berubah angga" ucap rizal menatap arah parkiran tempat mobil brian tadi.


__ADS_2