
🍑🍑🍑
Sinar Matahari pagi membangunkan della dari tidurnya, kaki nya kini mulai membaik bahkan dia sudah bisa berjalan dengan benar walaupun masih sedikit nyeri.
Della menatap riri yang masih tertidur, della bergegas membersikan diri untuk berangkat ke kantor.
Setelah beberapa saat della sudah cantik dengan setelan kantor nya, riri terbangun menatap della dengan nyawa yang belum seutuhnya terkumpul.
Ponsel riri berdering,ternyata papa kevin menelfon,.." riri bangun,ini om kevin nelfon" ucap riri menggoyangkan tubuh riri.
Riri meraih ponsel dengan malas.
"Halo pa" sapa riri dengan suara serak khas bangun tidur.
"Kamu anak gadis kenapa bangun nya siang hm" ucap kevin di seberang sana
"Riri hari ini ga ngantor dulu pa" ucap riri masih memejamkan matanya
"Kenapa.?, oh iya pasti kamu mau ke salon dulu kan" ucap kevin
"Iya riri mau ke salon pa" ucap riri,memang hari ini riri berencana untuk ke salon bersama della.
"Ya udah nanti papa transfer ya nak uang nya, kamu ke salon sama belanja biar papa yang bayarin" ucap kevin lagi
"Makasih ya pa ,tapi uang riri masih ada pa" ucap riri tidak berniat membuka matanya.
"Iya papa tau kamu masih ada uang ,anggap aja ini hadiah dari papa karna kamu mau ketemu sama anaknya om elang" ucap kevin tertawa kecil.
Seketika mata riri terbuka,menatap della dengan tatapan seakan meminta tolong, riri baru ingat kalau dia harus bertemu dengan anak om elang hari ini.
"Iya udah, riri siap-siap dulu ya pa" ucap riri langsung mematikan panggilan.
"Della" pekik riri kuat beranjak dari kasur nya.
Della yang hendak berangkat ke kantor urung, dan berbalik menatap riri.
__ADS_1
"Apaan sih lo, gue mau kerja ini" ucap della
"Kok lo kerja sih,kan gue udah bilang ga usah kerja lagi di perusahan om elang" ucap riri
"Tapi gue ga bisa ri, gue kan udah bilang kalau gue ada utang sama bos gue" ucap della lagi
Riri berpikir sejenak,.."kesempatan bagus ni gue ga akan sia-siain" batin riri
"Gua bilangin mama ya soal kejadian kemarin" ancam riri
"Jangan dong ri nanti bunda hana jadi tau" ucap della lemah.
"Kalau lo mau kerja terus mau rahasia lo aman, ada syarat nya" ucap riri lagi
"Perasaan gue ga enak ni" batin della,..."emang syarat nya apaan" tanya della.
"Lo harus bantuin gue" ucap riri tersenyum horor.
Della menatap riri dengan sinis,.."kan baru aja gue bilang" pikir della
"Yakin lo!!" ucap riri lagi.
Riri tersenyum menatap della, della paham akan tatapan itu,.."jangan bilang lo mau minta tolong!!" della menatap riri dengan mata menyipit.
Riri selalu saja menjadikan della sebagai tumbal, untuk kencan buta yang selalu di lakukan papanya.
"Hehehe ,bagus deh kalau lo udah tau." ucap riri tersenyum Pepsodent
"Pala lo bagus, kagak mau gue" ucap della menolak
"Tapi ini menyangkut nyawa gue del ,tega lo sama gue.? riri memajukan bibirnya.
"Bodo amat, gue udah cukup ya bantuin lo dari kamaren-kemaren" ucap della lagi.
"Del, please, sekali ini aja.besok-besok kagak lagi deh." ucap riri memohon.
__ADS_1
"Lo terima aja kenapa sih, pada lo lari-lari gini, heran gue liat lo." ucap della mulai kesal.
"Gue ga cinta del, ya kali gue terima." ucap riri
"He kecebong, lo aja belom ketemu sama tuh cowok, gimana cerita nya lo ga suka" balas della memukul pelan kening riri
"Pokok nya gitu deh del,gue tuh mau nya cowok yang bener-bener gue yang suka duluan bukan kayak gini pakai acara kencan- kencan buta segala. Kagak doyan gue." ucap riri mengelus keningnya
"Kalau lo kagak doyan, lo ngomong sama nyokap,bokap lo bukan mala minta bantuan gue" ucap della
"Tega bener lo del, temen lo dari kecil ini, yang minta bantuan." balas riri kembali ke kasur.
"Gue yang tega atau lo yang tega sama gue ,gue muluk yang jadi tumbal ,heran gue liat lo" ucap della kembali melangkah hendak keluar.
"Gimana kalau gue bantuin lo buat lunasin Hutang ke bos lo yang gila itu.!asal lo mau gantiin gue, gimana.? tanya riri, membuat langkah kaki della terhenti
emang kampret ni anak, tau aja gue lagi susah,Gue ga mau ikut kencan buta tapi gue juga ga mau kalau terus-terusan kejebak sama tuh bos gilak, yang ada gue juga ikutan gilak ni.Tapi kalau gue terima tawaran riri, gue bakalan bebas dong dari bos gilak itu, pilihan tepat ni. Batin della
"Seriusan, ntar lo bohong lagi." ucap della
"Ya elah del ,kagak percayaan bener lu sama gue ,gue transfer deh sekarang juga tapi dengan syarat lo harus gantiin gue, oke.!" ucap riri tersenyum kemenangan.
"Oke, deal.! Tapi cukup ini aja ya, gue ga mau ikut kencan-kencan buta lo lagi" ucap della.
"Aman, sekali ini doang del, gue janji sama lo" ucap riri mulai menggeser layar ponselnya.
"Gue pegang kata-kata lo ya" ucap della
"Iya, itu udah gue transfer, jangan lupa nanti malam lo ketemu sama tuh cowok di cafe mawar jam tujuh" ucap riri memperlihatkan layar ponsel kepada della.
"Iya-iya bawel banget sih lo" ucap della
"Karna lo udah bantuin gue, gue bakalan antar lo kerja,tungguin gue bentar" ucap riri berlari ke kamar mandi.
Della menghembuskan napas,.."gini amat punya teman, emang kampret ni anak" batin della kembali duduk di kasur menunggu riri.
__ADS_1
******