
Akhirnya bagian acara yang ditunggu - tunggu para jomblo - jomblo kaya di kediaman ini.
" Hehemm.. Kalian pasti penasaran dengan yang satu ini. " kata Garan kepada para tamu
Dan terdengar suara para tamu yang sudah ga sabar memaksa Garan untuk segera menyebutkan orangnya.
" Aku akan menyebutkan ciri - cirinya saja untuk sekarang. Dia adalah orang yang akan menjadi hunter terkuat di Indonesia dalam beberapa bulan kedepan, dan dia adalah tipe Healer. " kata Garan serius
Semuanya bingung bagaimana hunter tipe support bisa menjadi yang terkuat, dan siapa orangnya? Mereka mulai meneliti siapa saja Healer terkenal yang ada di Indonesia dan berusaha menebaknya. Sejauh ini ga ada Healer rank S di Indonesia.
~
Aku yang dari tadi makan, ga mendengarkan apa yang dibicarakan Garan dari tadi. Aku sempat penasaran tapi nafsu makan mengalahkan rasa penasaran. Dan akupun melanjutkan makan ku tanpa mendengar apa yang Garan katakan.
Zen yang berada di sampingku pun bingung dengan yang dikatakan Garan, dia mengerutkan alisnya karena bingung. Sudah pasti bukan dia yang terpilih, karena Zen sendiri adalah hunter tipe Knight yang bertarung menggunakan tombak atau juga pedang panjang.
__ADS_1
Sampai acara berakhir pun aku masih makan, entah kenapa aku merasa nafsu makan ku meningkat saat di sini.
Rea yang ada di sini juga menemukan beberapa teman baru dari kalangan atas ( kaya ). Walaupun ada beberapa yang mengejek Rea tapi beberapa dari mereka tetap mau berteman dengan Rea. Walaupun Rea sendiri ga terlalu peduli dengan bacotan mereka.
Kami pupang tanpa kendala apapun yang terjadi, sampai dirumah aku main game. Karena ada event khusus yang akan mulai malam ini.
~
" Jadi dia yang namanya Elan, dia kelihatan lemah tapi ada aura misterius darinya. Itu membuatnya tambah menarik. " kata Deimos sambil senyum
" Kupikir itu jadi mustahil sekarang, kalau dia mau pun dia bisa bikin Guildnya sendiri. " jelas Deimos di dalam mobil
" Mungkin dia bakal menjadi hunter rank S yang baru. " tambah Deimos sambil senyum
" Memangnya seberapa kuat dia? " tanya Vivi penasaran
__ADS_1
" Dia sempat melihatku selama acara tadi, aku merinding saat melihat matanya. Dia lebih- tidak, dia jauh lebih kuat dariku. Apa mungkin dia orang yang dipilih tuan Garan? Aku masih tidak bisa menebaknya " jelas Deimos sambil senyum lega
" Kita masih mendapat keuntungan dengan adanya Elan. Berkatnya kita sekarang memiliki benda pusaka yang sangat kuat dan kita membelinya dengan harga yang murah ( maksudnya tiga pedang yang dijual sebelumnya ). " jelas Vivi dengan bangga
" Kau menipunya? " tanya Deimos serius
" Tidak, aku tidak. Awalnya dia menunjukkan pedangnya dan kuidentifikasi harganya dengan benar dan dia sudah menerima uangnya. Tapi setelah dia keluar dari gedung Guild, pedang yang dia jual seperti bertambah kuat jauh lebih kuat dari senjata terkuat yang kita miliki. " jawab Vivi sambil menjelaskan
" Jika seperti ini, bisa kita sebut kalau dia sudah menolong Guild kita bukan? Memberikan senjata pusaka dengan harga yang murah, apa yang ada dipikirannya. " kata Deimos sambil ketawa setelahnya.
" Kupikir kita bisa menyebutnya seperti itu. " Vivi tersenyum kecil
~
Keesokan harinya setelah Rea berangkat, aku dihubungi oleh Zen. Dia mengajakku untuk melakukan Raid bersama timnya. Kabarnya ada gerbang rank B yang muncul di dekat stasiun kota, dan Guildnya diminta untuk mengatasinya karena Guildnya lah yang berada di dekat gerbang itu. Tapi dengan anggotanya sekarang Zen berpikir kalau dia dan timnya ga akan mampu, makanya dia mengajakku...
__ADS_1