
"Heii beliin makanan dong dikantin, kami laper" kata Lili
"Baik, " Rea berdiri di depan Lili
Agak lama ia berdiri
"Apaan, kalo g beli nanti keburu bel masuk " ucap Lili agak emosi
"Uang? " jawab Rea takut
" Pake uangmu lah! Masa pake uang kami! " kata teman - teman Lili
Dengan begitu Rea berjalan cepat menuju kantin membeli makanan yang cukup banyak. Semua orang sudah mengetahui itu, kalau Rea sedang jadi bahan bulian. Ga ada yang berani menolong, karena di atas Lili masih ada Feros yang membuat semuanya takut.
Bulian terhadap Michael pun masih berlanjut. Bahkan ada gosip menyebar kalau Michael dan Rea pernah berhubungan badan. Rea sempat membantah hal itu, namun ia langsung dipukuli, kemudian disembuhkan agar tidak ketahuan.
Disaat malam hari Rea selalu menangis diam - diam agar Elan tidak mengetahui ini.
~~
'Dikantor Guild Raiders'
__ADS_1
"Terima kasih atas kerjasamamu Elan, berkatmu kita bisa membersihkan Gerbang merah, apalagi itu rank B. mwahaha " kata Deimos tertawa lebar
" Sama - sama.. Owh iya, apa kau sudah melakukan apa yang kumau? " katanya tiba - tiba serius
" Aku sudah menyuruh Haren untuk itu, harusnya Rea tidak apa - apa kecuali musuhnya adalah Rank A atas. " jelas Deimos
"Begitu, baiklah. Terima kasih " ucap Elan dengan senyum kecil
'Setelah itu Elan keluar'
" Kenapa kau tidak menanyakan apa yang terjadi di dalam Gerbang? Itukan tujuan awalmu memanggilnya " Vivi bingung
Setelah itu Deimos menatap Vivi dengan tajam dan dingin, dan membuat Vivi ketakutan.
"Maksudmu? " Vivi masih bingung
" Aku merasa dia jauh dan jauh lebih kuat dari sebelumnya. Dia setingkat dengan Hunter Rank Hero, mungkin lebih tinggi dari itu.
~~
Michael terkejut, kenapa ada fotonya di depan sebuah peti mati. Apa sebenarnya dia sudah mati atau apa?.
__ADS_1
Kemudian seluruh keluarganya datang, mereka pikir yang berdiri di depan peti mati adalah hantunya Michael. Jadi mereka ketakutan. Sedangkan ayah dan ibunya langsung memeluknya tanpa aba - aba. Mereka bahagia anaknya kembali dengan selamat. Michael juga senang dengan ini dan sedikit terharu karenanya.
~~
Berita ini menjadi viral di Indonesia dan negara sekitarnya. Seorang rank C dan D menyelesailan Gerbang Merah rank B. Bahkan ranker S pun ga bisa melakukan itu.
Jadi pemerintah memutuskan untuk mengevaluasi ulang rank mereka di Organisasi Hunter Nasional.
Michael datang, tapi tidak dengan Elan. Dia menggunakan alasan 'Sibuk' untuk menghindari itu.
Reporter banyak berdatangan, melihat apa ada ranker hebat baru terlahir. Saat Michael datang segera lampu - lampu dari kamera berdatangan ke arah Michael. Membuat ia kesulitan melihat, dan harus di lindungi oleh ranker A dari Organisasi.
Setelah masuk ia menunggu. Banyak ranker lain juga sedang menunggu giliran evaluasi. Mereka adalah hunter rank rendah yang berharap agar rank mereka naik untuk memenuhi kebutuhan. Dengan memiliki status sebagai Rank D atau ke atasnya maka Ranker tersebut bisa memiliki pekerjaan tetap dan menghasilkan cukup banyak uang.
Tiba giliran Michael masuk.
" Tolong tempelkan tanganmu dan alirkan manamu ke bola disana " kata petugas
Michael melakukan itu dan dilayar monitor muncul tulisan
'Unknown!'
__ADS_1
Petugas yang baru bekerja 2 bulan lalu itu bingung, hal ini belum terjadi selama ia bekerja di sini. Kemudian datang petugas senior, matanya terbuka lebar saat melihat apa yang ada di monitor. Dia segera memanggil ketua Organisasi yang kebetulan ada di sini.
" Jadi dia yang namanya Michael? " kata Garan