
Sudah 2 hari sejak kejadian tragis sebelumnya, dan kakak beradik belum keluar rumah sama sekali. Rea mengalami trauma yang sangat mendalam. Perbuatan yang dilakukan Feros pada Rea tersebar di internet. Dan sekarang topik 'Rea' menjadi hal yang sedang hangat diperbincangkan. Banyak yang merasa iba melihatnya, namun tidak sedikit yang malah menikmatinya.
Setelah Rea tertidur, Elan membuka PC nya. Ada seorang hacker yang baru - baru ini namanya sedang hangat dibicarakan setelah Rea. Dia adalah Yuri, dia adalah programmer yang memiliki usia yang sama dengan Elan.
Elan ingin mencari tahu tentang keluarga Feros darinya. Tapi ia paham kalau tidak memberikan yang setimpal Yuri pasti tidak akan membantunya, karena ini merupakan salah satu tindakan kriminal. Jadi Elan mulai mencari tahu segalanya tentang Yuri. Rumor bilang bahwa Yuri sering muncul di rumah makan waktu itu. Karena itu mencari tau kebenarannya dengan menunggu di rumah makan tersebut. Entah kenapa rumah makan hari ini terlihat ramai.
Tiba - tiba muncul pemberitahuan dari sistem
[ting]
'Anda sedang memerlukan skill teleportasi sekarang'
'Terima/Tidak'
Apa ini, sistemnya peka banget. Tanpa ragu Elan memilih 'Terima'.
[ting]
'Selamat anda memiliki skill teleport sekarang, sebagai gantinya Quest dirubah. Jika dalam 1 minggu dari sekarang misi belum selesai, maka anda akan dipaksa untuk MATI'
*Sialan kalo begini mending ga kuterima tadi* pikir Elan
'Teleport'
'Skill yang membuat pengguna berpindah tempat dengan sesuatu yang sudah ditandai'
__ADS_1
*Jadi aku harus menandainya dulu, baru bisa teleport? ini kaya Mina*o, si kilat kuning* pikir Elan
Gak lama kemudian Yuri datang dengan baju yang sangat tertutup untuk menyembunyikan identitasnya. Semua orang yang ada disini tidak menyadarinya, mungkin ada juga yang tidak mengenalnya. Hanya Elan yang saat ini sedang tertarik dengan kedatangan Yuri. Saat kondisi sedang ramai, Elan membuat suatu kondisi dimana ia berdesakkan dengan pembeli dan tidak sengaja menabrak Yuri. Dan itu berhasil, dia memberi tanda teleport di punggung Yuri. Setelah selesai Elan segera pulang agar tidak menimbulkan kecurigaan.
Malam harinya, Elan berusaha meng email Yuri. Dia dapat dari media sosial Yuri yang seharusnya digunakan untuk bisnis. Dan tidak ada yang tahu bahwa pemilik akun medsos ini adalah seorang hacker.
'Hei, kita bicara sebentar' tulis Elan
Dan ternyata pesan Elan dibalas..
'Maaf, kalau anda tidak serius melakukan bisnis kita akhiri saja ini'
'Tidak tidak.. Aku serius tentang ini'
Kemudian Elan mengirim foto jumlah tabungan yang ia miliki sekarang. Itu membuat Yuri sedikit tergoda
'**Ini menunjukkan betapa seriusnya aku'
'Jadi apa yang kau minta**?'
*Akhirnya pertanyaan yang ditunggu muncul* dalam benak Elan
'Aku ingin kau memberiku daftar lengkap keluarga Feros'
Di dalam kamarnya, Yuri bingung dengan permintaan kliennya yang satu ini.
__ADS_1
'**Mau kau gunakan untuk apa?'
'Kau ga perlu tau, intinya aku membayarmu bukan?'
'Kalau aku gamau gmana**? ' tanya Yuri di Email
" Kalau kau ga mau, kepala dan tubuhmu bakal terpisah jadi 2 bagian. Hehe" kata Elan yang tiba tiba muncul di belakanga Yuri sambil meletakkan belatinya didepan leher Yuri.
Yuri kaget, spontan ia berhenti memainkan komputernya dan tidak bergerak sama sekali.
" Jadi kau harus membantuku, dan aku membayarmu, itu adil bukan? " tanya Elan dengan wajah dingin
" Tidak, tidak adil sama sekali. Bagaimana kalau kita jadi buronan polisi, aku punya firasat yang tidak enak kalau aku menurutimu " kata Yuri dengan gemetar
" Gapapa, kalau kita diburon, aku hanya perlu membunuhnya. Membunuh sebelum kau dibunuh" jawab Elan
" Baiklah baiklahh.. Tapi bisakah kau singkirkan belati itu? Aku sedikit ketakutan disini " pinta Yuri
" Baiklah, lagipula kalau kau bertindak mencurigakan aku bisa langsung menebasmu. Hehe " jawab Elan tertawa kejam
Dengan begitu Yuri mencari apa yang diminta Elan dengan cepat. Setelah 5 menit berlangsung dia sudah selesai. Dan ia segera mengirim dokumen tersebut ke Elan.
" Terima kasihh, senang berbisnis denganmu " kata Elan sebelum akhirnya pergi
" Huhhhh, kupikir aku akan mati tadi " kata Yuri menyenderkan tubuhnya ke kursi
__ADS_1
Muncul notifikasi di komputernya, bahwa Yuri telah menerima uang sebesar 2 triliun dari Elan.
" Yahh, kupikir ini sedikit adil. Dengan ini aku bisa tenang dengan keuanganku selama beberapa bulan. Haha " Yuri ketawa lega