King Of Hunter

King Of Hunter
51. Ada yang peduli?


__ADS_3

"Permisi.."


"Kenapa kau kesini?


"Apa salahnya menjenguk sahabat? Aku sedikit khawatir dengan keadaan mu."


Kata Yuna


"Hmm, terserahlah. Bagaimana keadaan kakekmu? Sehat aja kan?"


Tanya Harry


"Kenapa ga nanya keadaan ku dulu, dasar kmvrt"


Kata Yuna sedikit jengkel


"Dari apa yang kulihat kau cukup sehat, jadi aku tidak perlu menanyakan itu"


Jelas Harry


"Terserahlah. Kau udah baikan? Aku membawa buah-buahan buatmu, mau di makan sekarang?"


Klata Yuna menawarkan Buah yang dibawanya


"Woahh, tumben kau baik padaku. Kukira kau bakal membawa cemilan buatmu sendiri.."


Kata Harry bercanda


"Bacotnya, nihh.. Makan ini.."


Kata Yuna sambil duduk di samping Harry yang sedang rebahan"


"Terima kasih.."


Setelah itu, suasana menjadi hening sejenak. Keduanya sibuk makan buah.


Setelah selesai menghabiskan buah..

__ADS_1


"Hey, dokter bilang aku sudah tidak sadarkan diri selama 5 hari.. Apa itu benar?"


Tanya Harry santai


"Benar, sudah 5 hari sejak duel waktu itu.."


Kata Yuna dengan nada sedikit sedih


"Hmm, apa Kakak ku dan yang lainnya pernah menjenguk ku?"


Tanya Harry lagi


".... Tidak."


Jawab Yuna dengan ragu


Bagaimana Yuna tahu? Karena dia selalu datang menjenguk Harry setiap hari selama 5 hari dia tidak sadarkan diri. Tidak pernah sekalipun dia melihat atau bertemu orang lain yang ingin menjenguk Harry. Bahkan dari daftar kunjungan untuk Harry, hanya berisi nama Yuna. Seolah olah dia sudah di lupakan oleh semua orang.


"Begitu ya, terima kasih sudah menjawab. Ngomong-ngomong kau tau kenapa Turnamen di hentikan? Aku mendengar kabar itu dari dokter."


Kata Harry


Jelas Yuna


"Hmm, semoga saja itu cepat selesai. Kuharap aku bisa cepat pulih, aku ingin bertemu dengan Partyku. Haha"


Kata Harry


"Umm, Harry.. Aku minta tolong, jangan melanjutkan Turnamen lagi."


Pinta Yuna


"Kau khawatir? Santai saja, aku ini kuat.. Kau tidak perlu mencemaskan ku. Hehe"


Kata Harry dengan maksud bercanda


"Aku serius. Tapi kalau kau masih tetap mau ikut Turnamen, mohon jangan gunakan kekuatanmu yang sebelumnya. Dokter bilang itu bisa membahayakan nyawamu kalau kau memakainya sekali lagi."

__ADS_1


Jelas Yuna Dengan penuh kecemasan


"Baiklahh.. Tenang saja..."


~~


Disisi lain, seorang Vin yang sedang gabut ingin memasuki Gerbang yang berisi Raja Iblis yang sudah ia kalahkan. Ia merasa sangat bosan karena tidak ada yang dilakukannya karena Turnamen di tunda. Ia bersyukur Jerome memaksanya ikut Turnamen.


Setelah ke tempat sepi, yaitu di hutan yang jauh dari perkotaan.. Dia membuka Gerbangnya dan langsung masuk ke dalamnya.


[Ting]


[Anda memasuki Gerbang]


Sudah lama Elan(Vin) tak mendengar ini.


[Anda sudah menaklukan seluruh lantai, anda bisa memilih untuk pergi ke lantai manapun yang anda inginkan]


Dengan nada yang sangat pelan Elan berkata


"Lantai 72.."


Dalam waktu singkat ia langsung mencapai lantai 72, dan di depan nya sekarang sudah ada beberapa Elf yang menunduk memberi hormat.


Setelah merasakan aura yang kuat, para Elf menyimpulkan kalau itu adalah orang yang mengalahkan Raja Iblis (Elan). Karena itu mereka bergegas menyambutnya dengan penuh suka cita dan kehormatan.


Saat sampai di depan istana para Elf, Elan melihat Emy dan Ibunya di depan pintu istana.


"Selamat datang, Tuan"


"Selamat datang, Anak Muda"


Kata Emy dan Ibunya hampir bersamaan


"Ya...


________________________________

__ADS_1


Kalu tembus 20 komen bakal ada bonus 1 ch di update selajutnya😃


Lapak ini darurat Komen, jadi jangan heran kalau saya sampa ngemis komentar kaya gini😃


__ADS_2