
Mereka tak bisa bergerak, diam mematung seperti anjing yang kehilangan tuannya.
Monster itu berbentuk tengkorak, sama seperti sebelumnya. Tapi dengan ukuran yang lebih besar dan sihir yang melimpah. Monster ini juga mengenakan Jubah hitam pekat dengan beberapa sobekan dia juga membawa sebuah pedang berukuran besar di tangannya. Dia terlihat seperti malaikat kematian.
Monster itu mengarahkan pedangnya pada Harry dan William yanga da di depannya.
Harry panik, dan berusaha menghindar. Tapi William terdiam tak bergerak. Dan spontan Harry mendorong William menjauh untuk menghindari serangan monster ini. William selamat, tapi Harry kehilangan kaki kirinya.
Harry berteriak dengan kencang. Dan karena teriakannya juga, para Murid tersadsr dari lamunannya. Beberapa dari mereka panik dan kabur menjauh, tapi itu percuma. Mereka langsung tewas tertelan sihir Hitam milik Monster ini. Akhirnya sisa murid ini mengurungkan niatnya untuk kabur.
'Tidak ada cara melawan yang satu ini'
Begitu pikiran mereka yang dilanda takut. Bahkan Para pangeran juga berpikir demikian, kecuali Harry. Disaat seperti ini dia masih khawatir dengan keadaan Miya.
Salah satu dari mereka mencoba menyerang dengan sihir, tapi dengan tubuh gemetaran. Sihir itu menghilang tanpa jejak saat mendekati tubuh Monster itu.
Karena panik, mereka menyerang secara acak dengan sihir-sihir kuat yang menguras mana. Dibalik serangan-serangan itu, katiga pangeran ini melarikan diri dari pertarungan dengan Miya. Anehnya Monster ini seakan membiarkan mereka kabur.
Seakan monster ini, ingin mereka 'Jadi hidangan penutup' . Monster ini tersenyum dengan ekspresi mengerikan (karena dia tengkorak, padahal dia cuma buka mulut doang. Skeleton ga bisa senyum).
"Tidakaakkk!"
"Larii! Selamatkan hidupmu!"
"Aku tidak mau matii!!"
Teriakan mereka terdengar seperti melodi di pendengaran Monster ini. Seketika mereka semua habis oleh sihir monster ini. Menyisakan Harry yang masih tergeletak di kaki Monster ini. Dia berusaha menyembuhkan diri sendiri dan memperkuat tubuhnya, setelah itu dia mencoba memukul kaki Monster. Tidak ada perubahan.
__ADS_1
Setelah 30 detik penuh dia memukul dan tak ada yang berubah, dia mulai pasrah.. Dia mencoba melihat Monster ini. Dari tadi dia tersenyum melihat kelakuan Harry. Seketika badannya mulai gemetaran(lagi).
Monster itu jongkok dan berkata..
"Aku suka dirimu, Kau harus jadi prajuritku!"
Kata Monster dengan senyum mengerikan di wajahnya
"Aku tidak sudi menjadi pengikutmu!"
Kata Harry sambil berusaha melancarkan pukulan ke Monster.
Tentu saja dapat di tahan dengan mudah.
"Aku suka ekspresimu, teruslah melawan.. Karena itulah yang membuat mu terlihat menarik.!"
Harry berusaha melancarkan serangan lainnya, yah tidak berguna juga.
"Bagus, teruslah melawan.. Akan ku beri kau kekuatan, setelah itu kau bisa memutuskan ingin jadi pengikutku atau tidak."
Kata Monster ini sambil meletakkan tangannya di kepala Harry
Dia tidak bisa menghindari genggaman monster ini. Jiwanya seperti terserap, dan dia merasa tubuhnya lebih ringan dan lebih kuat. Harry teriak kesakitan dan berusaha memberontak, Monster ini menanggapi tindakan Harry dengan senyum puas.
Tak lama kemudian, Monster ini melepaskan genggamannya. Harry terbaring lemas di tanah.
"Kau akan jadi lebih kuat dalam 1 hari.
__ADS_1
Setelah itu aku bakal menemui mu. Bersiaplah, dan cobalah terbiasa dengan kekuatan barumu.. hehe"
Kata Monster dengan puas
Saat Monster itu berjalan pergi, sesuatu menyerang nya. Tangan kanan Mosnter ini terputus, dan retak seketika..
"Hooh, kau sudah menguasainya? Kau sudah melebihi espektasi ku"
Senyumnya masih terlihat mengerikan
Harry dengan aura hitam yang terlihat seperti petir di sekitarnya terlihat sangat kewalahan. Padahal baru melancarkan satu serangan.
Zeb
Perut Harry tertusuk oleh pedang Monster ini.
"Kau tidak akan visa mengalahkan ku."
Monster ini kehilangan senyumnya
Menanggapi monster ini Harry mengarahkan ludahnya yang berbentuk darah ke wajah Tengkorak Monster.
Seketika, monster ini langsung menghempaskan kepala Harry ke tanah berkali-kali sampai darah mengalir deras dari wajahnya. Tidak puas dengan itu dia membanting Harry kesana kemari sampai beberapa tulang ditubuhnya hancur berantakan.
"Tidak seharusnya manusia melawan seorang Raja...
______________________
__ADS_1
Komen itu gratis ya :)