
Disaat bersamaan saat Elan memasuki Gerbang Rank S, sebuah bencana terjadi di Jepang. Muncul sebuah Monster semut setinggi 3 meter menyerang kotanya. Para warga ketakutan karenanya, dan menuntut kinerja Organisasi Hunter dinegaranya. Protes bertubi - tubi diarahkan pada Organisasi Hunter Jepang. Mereka berusaha memjunuh Monster ini, namun tidak berhasil dan hanya membuat ratusan bahkan ribuan Hunter mati sia - sia. Disaat mereka menyerah dan pasrah akan Jepang yang akan dihancurkan oleh sebuah Monster ini, tiba - tiba keajaiban datang. Datang 3 orang yang dengan berani melawan Semut itu. Dengan pertempuran yang sengit, pada akhirnya dimenangkan oleh manusia, walaupun itu harus mengorbankan ribuan hunter dan ratusan juta penduduk. Sekarang, ketiga orang itu dikenal sebagai pahlawan umat manusia, dan memiliki Rank khusus tersendiri karena kekuatannya melebihi Hunter pada umumnya. Mereka memiliki Rank Hero, Rank tertinggi dari Hunter ( SS dan SSS ). Karenanya, Hunter yang berasal dari Jepang, Amerika, dan Cina itu memiliki kewenangan khusus di semua negara. Mereka diperlakukan lebih tinggi dari Presiden itu sendiri, bayaran saat ingin meminjam kekuatan mereka pun tidak main - main. Mungkin perlu uang dengan 50% pendapatan negara itu sendiri.
~~
Disisi lain, saat ini Elan dengan mudah melewati lantai 74 karena ditempati oleh Ras yang ramah. Mereka bahkan menyambut Elan dengan menyiaplan jamuan. Itu menunjukkan betapa ramahnya mereka meskipun pada orang yang baru mereka temui.
"Kalau begitu aku harus cepat pergi, ini sudah setengah hari sejak aku dari Klan Elf. Aku harus cepat." kata Elan sambil bersiap - siap
Kemudian para Beastman mengucapkan salam perpisahan pada Elan dan Emy. Ini seperti mereka percaya siapapun yang melewati pintu naik ke lantai atas maka mereka akan mati.
Kemudian mereka berdua sudah berada di depan pintu. Dengan gugup Emy mulai membuka pintunya.
__ADS_1
"Tetap berada disampingku, jangan jauh - jauh" kata Elan sambil fokus kedepan
Mendengar itu wajah Emy sedikit memerah
Mereka bertemu banyak monster disana, namun Elan bisa menghabisinya dalam sekejap mata. Emy sedikit ketakutan saat mengingat ia pernah melawan Elan sebelumnya.
"Ayo, lantai selanjutnya.." kata Elan dengan ekspresi dingin
***
Di kantor Guild Raiders, suasana di ruangan ini sangat sunyi beberapa hari terakhir. Itu karena mereka sudah gagal menjalankan misinya yang dipercayakan Elan, dan membuat adiknya jadi seperti itu. Rasa bersalah selalu menghantui Deimos. Dia selalu gugup setiap saat. Ia tidak bisa membayangkan apa yang terjadi pada Guildnya jika Elan menyerang, ia tau Elan sekarang jauh lebih kuat darinya saat melihat Elan keluar dari gerbang merah beberapa hari lalu.
__ADS_1
Vivi mencoba membuat Deimos tenang namun sulit baginya, karena dia sendiri sama seperti Deimoa sekarang. Haren kebingungan saat melihat semua orang di Guild bertingkah aneh saat kembali. Apa yang dimiliki Elan sehingga mereka bisa setakut ini? Bahkan ketua.
Dia tidak bisa merasakan kekuatan Elan yang sebenarnya saat di Pesta, karena saat itu Elan menekan kekuatannya dan membuatnya seperti hunter Rank C biasa.
Meskipum begitu ia tetao merasa bersalah dan ingin bertanggung jawab. Ia memang berpikir Elan itu lemah, tapi bagaimana orang lemah bisa membuat ketua Guild bergidik ketakutan seperti sekarang? Karena itu dengan kemauannya sendiri dia pergi mencari informasi mengenai keberadaan Rea dan berniat melindunginya, meskipun tugas itu sudah selesai taoi Haren tetap merasa bersalah.
***
Saat ini, situasi di dalam gerbang menjadi semakin panas. Karena setiap mereka naik ke lantai yang lebih tinggi, hawa panas juga semakin meningkat dan iblis yang berada di dalamnya juga semakin kuat. Berkat skill Elan lah mereka bisa bertahan sekarang, ia membasahi tubuhnya dan Emy untuk mengurangi panasnya. Dan mengalahkan iblis yang menghalangi mereka dengan skill yang bisa meningkatkan STR dan AGI. Berkat itu mereka bisa sampai di lantai 97...
__ADS_1