
Beberapa menit sudah berlalu. Mereka mengalahkan monster disini tanpa ada masalah. Wajar, ini hanya gerbang rank E. Siapa pun tidak akan terluka saat keluar dari gerbang ini. Seperti itu yang aku bilang, tapi entah kenapa saat kami masuk lebih dalam. Muncul monster besar berkepala banteng. Minotaur, monster rank C seharusnya tidak ada di gerbang rank E.
Dengan melihat penampilan Minotaur tadi, bocah - bocah ini mulai panik. Menyusun strategi baru. Saat aku menawarkan bantuan, langsung ditolak mentah - mentah sambil bilang bahwa aku ini lebih lemah dari mereka. Dan aku berencana melihat sejauh mana mereka bisa melawan Minotaur ini.
Dan beberapa menit kemudian, 5 dari mereka tumbang kelelahan ( mereka ber 9 ). Mereka bingung, tidak ada jalan keluar di sini. Yang bisa mereka lakukan hanya menangis.
Setelah itu aku mulai menurunkan barang bawaan ku. Dan maju menghadapi Minotaur.
" Apa yang kau lakukan?! Kau bisa mati! " - ?
"Berisik, diam dan perhatikan. " - Aku ( dengan santai sambil menatap mereka )
0.00 s
0.03 s
0.07 s
Slasshhh
Tubuh Minitaur terbelah menjadi beberapa bagian. Aku berhasil naik level dan aku juga mendapat item yang lumayan dari Minotaur. Seperti tanduk Minotaur.
Yang bisa mereka lakukan hanya diam, tak bisa bicara, sepertinya mereka mulai takut denganku.
" Terima kasihh banyakk. Kami minta maaf telah meremehkanmu tadii ! " - Michael ( sambil menunduk minta maaf )
Padahal yang menghinaku adalah teman - temannya, tapi Michael yang minta maaf. Dia anak yang bisa diandalkan.
__ADS_1
" Cepatlah minta maaf, tuan Elan sudah menyelamatkan hidup kita ! " - Michael ( kepada teman - temannya )
" Gak usah, aku tidak merasa terganggu. Lagian aku ga suka kalau orang minta maaf karena terpaksa. " - Aku ( senyum )
Lalu, beberapa temannya mulai kinta maaf, tapi ada juga yang tidak. Yahh tak apa, itu bukan masalah juga.
Setelah itu kami keruangan bos. Lemah, karena ini gerbang rank E. Bosnya jauh lebih lemah dari Minotaur tadi.
Setelah keluar gerbang, mereka minta maaf lagi padaku. Dan Michael memberikan nomor telponnya kepadaku. Dia bilang aku bisa ikut raidnya lagi jika mau. Aku menerimanya dengan senang hati, duitnya banyak boss.
" Aku akan mengabarimu kalau ada waktu nanti. Sampai jumpa. " - Aku ( sambil pergi )
" Menurutmu tuan tadi rank apa? " - Michael ( bertanya kepada temannya )
" Entahlah aku merasa dia itu rank B... Tidak mungkin A. Habisnya tidak mungkin dia mengalahkan rank C sendirian kalau dia itu sendiri adalah rank C. " - ?1
" Sudahlah, setidaknya kita berhasil selamat. Bayangkan kalau tidak ada tuan tadi. Mungkin kita sudah tidak disni lagi. " - Michael
" Intinya ini hari keberuntungan kita. Syukurlah kita bisa selamat. Ayo pulang, aku lapar. Hehe " - ?3
" Yang dipikiranmu hanya makan. Hahaha " - ?2
Setelah itu mereka pulang kerumah masing - masing
_____________________________________________
Dikediaman Michael.
__ADS_1
" Ayah, kau tau identitas dari tuan Elan? " - Michael
" Elan? Siapa itu, teman barumu? - Joel ( ayah Michael )
" Bukan, dia yang ikut dalam raid ku baru - baru ini. " - Michael
" Owhh. Sebentar, ayah akan menanyakannya kepada kenalan ayah di Guild. " - Joel
" Hmm.. dia hunter rank C dan tidak ada catatan khusus tentangnya. Memangnya kenapa? - Joel
" Ayah, apa kau tau. Orang itu mengalahkan monster rank C sendirian. Ditambah lagi dalam waktu kurang dari 3 detik. " - Michael
" Apa?! Kau serius? Aku saja memerlukan waktu sekitar 10 detik untuk mengalahkan monster rank C. Padahal aku hunter rank A. Dimana kau menemukan orang itu, kau bilang tadi dia ikut raidmu? Apa dia akan bergabung dengan raid mu lagi? " - Joel
" Entahlah, dia bilang dia akan mengabariku. " - Michael ( entah kenapa bangga karena berhasil kenal dengan Elan )
" Dengar kau harus membujuk dia untuk bergabubg ke Guild kita, usahakan kau berhasil. " - Joel
" Baik ayahh " - Michael
_____________________________________________
Sepertinya aku berlebihan, terlalu cepat. Gk sampai satu detik *****. Itu karena aku memfokuskan statku di AGI. Semoga saja gak ada masalah yang terjadi...
Michael :
__ADS_1