
"Selamat datang, Tuan"
"Selamat datang, Anak Muda"
Kata Emy dan Ibunya hampir bersamaan
"Ya...
"Penampilan tuan agak berubah ya, haha"
Ucap Emy dengan tawa terpaksa
"Apa terlihat aneh?"
Tanya Elan dengan senyum kecil
"Tentu saja tidak, tuan akan terlihat keren dengan penampilan apapun.."
Kata Emy berusaha memuji
"Kesampingkan penampilan mu, apa tujuan mu datang ke sini bocah? Apa kau rindu dengan ku.."
Kata Ibu Emy menggoda Elan
"Sayangnya aku merindukan Emy.."
Kata Elan menatap mata Emy serius
Seketika wajah Emy memerah dan dia pun menunduk malu.
"..Dan juga di tempat ku sekarang situasinya sangat membosankan. Karena itu aku memutuskan datang kesini, sekalian ketemu Emy.."
__ADS_1
Ucap Elan dengan senyum tulus
Entah kenapa Emy sedikit kecewa dengan apa yang Elan bilang tadi..
Dan Ibu Emy, merangkul Emy sambil berkata
"Sabar.."
...
Setelah itu mereka masuk ke istana Elf, disana mereka di suguhkan beberapa makanan yang bisa dibilang mewah dalam jumlah besar. Elan berpikir semua ini buat apa? Buatku? Tidak mungkin aku menghabiskan ini sendirian.. Karena itu Elan memberi saran untuk membagikan makanan ini kepada para penjaga/prajurit di Istana Elf ini.. Tentu saja sang Ratu (ibu Emy) setuju dengan usulan Elan.
Kepercayaan Ras Elf pada Elan pun bertambah..
Selesai makan, Emy mengajak Elan berkeliling sebentar.. tentu saja itu ibunya yang meminta.
Disaat mereka sampai di taman Istana, keduanya berhenti di tengah nya. Banyak bunga dan tanaman di sekeliling mereka, membuat suasananya nyaman untuk seorang pasangan.
Emy dengan wajah yang memerah, berusaha menatap wajah Elan. Ekspresinya biasa saja, dingin, seolah olah Emy adalah orang biasa yang sering Elan temui dimana saja. Emy mulai gugup dan takut.
"Ya..?"
Tanya Elan dingin
"Uhmm, selama ini aku menyukai Tuan. Tapi aku belum punya keberanian mengungkapkannya, jadi aku akan menyatakan perasaanku besok. Terima kasih!"
Kata Emy gugup dan langsung pergi meninggalkan Elan sendirian di tengah taman
"Huh?"
Elan terdiam kebingungan
__ADS_1
Dia bodoh atau gimana?
Itulah tang dipikirkan Elan saat ini
Meskipun begitu, ini adalah pernyataan cinta pertama bagi Elan. Di kehidupan sebelumnya, tidak ada yang pernah menyatakan perasaan padanya. Pertunangannya dengan Miya pun begitu, dia yang menyatakan perasaannya duluan lada Miya. Karena itu sekarang, dia sedikit terbawa suasana dan wajahnya mulai sedikit memerah..
~~
Di sisi lain, di Sekolah..
Miya dan ketiga pangeran lainnya sedang makan di kantin saat jam istirahat.
Berhubung Turnamen ditunda, jadi kegiatan belajar mengajar dilanjutkan. Ini keputusan yang baru di berikan oleh Kepala Sekolah (Jerome). Banyak yang protes tentang keputusan ini, tapi mau bagaimana lagi.. Lagipula mereka (para murid) juga tidak ada kerjaan. Sayangnya Elan pergi ke Gerbang, jadi dia tidak tau tentang hal ini.
"Gimana keadaan Harry? Apa dia baik-baik saja?"
Tanya Miya sedikit khawatir
"Dia pasti baik-baik saja, dia itu kuat.."
Kata William
"Tapi kupikir kita harus menjenguknya, meskipun dia baik-baik saja.. Tetap saja dia sedang terluka"
Kata Luis
"Kupikir juga begitu"
Lanjut Alex
"Sudahlah, keadaan Miya lebih penting bagiku. Dia adikku, jadi cepat atau lambat dia pasti bersama kita lagi!"
__ADS_1
Kata William dengan nada yang agak keras
Miya berusaha menenangkan William. Luis dan Alex hanya terdiam, dan tak lama mereka berdua meninggalkan William dan Miya di kantin. Mereka tidak bisa membantah William, karena dia adalah yang paling kuat di Party. Dan juga dia memiliki kekuasaan yang paling tinggi di antara mereka ber-5..