
"Kita perlu Healer lebih! Cepat minta tolong pada Organisasi!"
Teriak Rea pada Hunter lain
Saat ini mereka sedang berusaha keras membasmi para monster yang tersebar ke berbagai daerah di dunia. Ya, semua itu berawal dari munculnya Gerbang-Gerbang misterius yang muncul di belahan dunia.
"Berikan berkas itu.."
Kata Garan sambil melanjutkan kerjanya
Garan sedang dalam kondisi 'Sangat Sibuk'. Negara yang terletak di sekitar Indonesia, berbondong- bondong meminta bantuan. Karena ada Rea, Hunter yang di gadang-gadang setara dengan Hunter Rank Hero. Namun mereka tidak menyadari, bahwa saat ini Indonesia sendiri sedang kesulitan. Jumlah korban melebihi perkiraan, bahkan beberapa Hunter Rank S mengalami luka serius. Seperti Deimos, yang kehilangan mata kirinya.
Itu terjadi saat ia bertarung satu lawan satu melawan Monster yang bisa disebut 'Bos Gerbang'. Monster itu berbentuk seperti beruang, dengan warna hitam dan beberapa bekas luka yang membuatnya terlihat lebih garang. Deimos harus rela kehilangan mata kirinya demi membunuh monster itu.
Disisi lain, Amerika.. dengan teknologinya yabg canggih dan dengan bantuan dari Jepang, berusaha mengembangkan teknologi guna menyelesaikan perang ini. Hasilnya, Gagal. Tidak ada yang spesial dari senjata yang mereka buat, hanya senjata dengan peringkat A. Namun, itu cukup membantu beberapa Hunter mengatasi monster. Jadi senjata mereka juga tidak bisa disebut kegagalan.
Karena tidak berhasil membuat senjata, mereka memutuskan untuk membuat beberapa Potion untuk membantu para Hunter. Seperti mana potion, cursed potion dan lainnya. Yah, walaupun semua itu ada di Store System sih.
Info : Murid dari Kelas Atas1 balik ke negara masing-masing.
~~
Di sebuah jalan raya di Amerika..
"Hey, Lindungi Miya.. Jangan sampai dia terluka!"
Teriak William dengan keras pada Harry
Berhubung Amerika sedang mengalami bencana yang sama seperti negara lain, Para murid Eclair diminta untuk mengurus masalah itu. Mereka tidak bisa pergi ke negara asal mereka. Akses untuk itu di tutup rapat, tidak ada celah untuk keluar dari Amerika sekarang.
__ADS_1
Harry yang baru keluar dari rumah sakit, juga ikut bertarung bersama yang lain.
"Ugh.."
Kata Harry sambil memegang kepalanya
"Apa kamu tidak papa? Kalau masih sakit mending istirahat dulu.."
Kata Miya sedikit khawatir (bohong)
"Ini bukan ujian, tidak ada kata istirahat dalam pertarungan sungguhan.."
Ucap Harry mencoba fokus dengan pertarungan
"Jangan memaksakan diri, masih banyak Hunter tipe Support di sini. Kau bisa istirahat."
Kata Miya khawatir (masih bohong)
Jawab Harry sambil menahan sakit kepalanya
Di depan mereka, ketiga pangeran dan murid lainnya sedang bertarung dengan beberapa monster tipe beast. Monster itu berbentuk tulang belulang atau biasa disebut skeleton. Beberapa dari mereka ada yang bisa menggunakan sihir.
2 jam kemudian, pertarungan sengit dan seimbang itu selesai dengan kemenangan para Murid.
Ada beberapa Murid yang terluka, tapi itu bukan masalah karena mereka memiliki Healer yang cukup mahir.
"Huh, itu cukup sulit"
Kata Luis
__ADS_1
"Benar, tenaga kita terkuras habis karena ini"
Tambah Alex
"Sudah-sudah, itu semua ga penting. Keselamatan harus diprioritaskan. Syukur kita bisa selamat dari pertarungan ini."
Kata Miya dengan senyum cerah diwajahnya(senyum paksa)
Murid-murid yang ada disitu terpana malihat kecantikan Miya, baik laki-laki atau perempuan.
"Itulah kenapa, aku suka dengan Miya"
Kata William dengan nada kecil
William dan Harry duduk terpisah dengan yang lain, entah apa maksudnya ini. Mungkin karena tempat di sana sudah penuh karena Murid lainnya.
Semuanya terlihat senang dengan keberadaan Miya disini, tapi tidak dengan Harry. Tidak ada senyum di wajahnya..
Kenapa dneganku? Seharunya aku senang karena kita berhasil. Tapi perasaan cemas apa ini..
Pikir Harry
Setelah itu Harry mencoba menatap teman seperjuangannya yang ada di depan. Mereka terdiam melihat kedua saudara ini, kenapa? Ekspresi mereka terlihat seperti orang yang tidak memiliki semangat untuk hidup.
Melihat semuanya, Harry dan William merasa aneh. Kenapa mereka melihat kami seperti itu?
Tapi yang mereka lihat bukanlah kedua saudara itu, melainkan yang ada di belakang mereka. Monster besar berukuran besar setinggi 4 meter sedang menatap mereka.
Harry yang menyadari ada yang aneh, spontan melihat ke belakang. Seketika badannya gemetar hebat melihat keagungan yang ada di depannya..
__ADS_1
______________________________