King Of Hunter

King Of Hunter
35. Hadiah Setimpal


__ADS_3

Setelah berita tentang Feros yang baru masuk penjara muncul. Tak berselang lama, sekitar pukul 8 pagi Feros ditemukan tak bernyawa dengan dada bagian kirinya yang berlubang. Keluarga Ally benar benar lenyap tak bersisa. Alasan Feros menyerang rumah Elan akhirnya terungkap ke publik. Feros berpikir kalau Elan balas dendam dengan apa yang dia lakukan pada adiknya. Karena itu dia menyerang mereka secara langsung, tapi itu tindakan yang ceroboh yang membuatnya semakin terpojok. Banyak yang percaya bahwa pelakunya bukan lah Elan, karena para netizen berpikir tidak mungkin seorang hunter rank C melakukan ini. Namun tidak sedikit juga yang yakin kalau Elan lah pelakunya, sebab keluarga Ally tidak pernah menimbulkan masalah yang mengganggu kehidupan orang lain selain pembulian yang dilakukan Feros.


Pada akhirnya, sampai sekarang pelakunya belum diketahui. Tapi sekarang tindakan Elan mulai di awasi oleh Denial, yang sudah kehilangan salah satu tangan kanannya.


***


Beberapa bulan setelah penyerangan Feros. Kakak beradik hidup dalam dunia yang damai. Kondisi mental Rea sudah semakin baik, dan dia sudah mulai bisa berteman seperti biasa dengan murid di sekolahnya. Dan Elan hanya bermain game. Karena uang mereka yang saat ini lebih dari cukup, makanya Elan nganggur dan fokus untuk bermain game di PS nya.


Kemudian Rea bertanya pada Elan..


"Kenapa kau gak coba buat kuliah?"


Elan yang lagi main game, langsung menghentikan gamenya..


"Buat apa? Kita sudah punya banyak uang sekarang, gak penting lagi kuliah. Lagipula aku kan sudah jadi Hunter."


Kata Elan pada Rea dengan ekspresi bingung


"Meskipun kau udah kerja jadi hunter, tapi mungkin saja nanti monster berhenti berdatangan. Kalau sudah tidak ada monster kau mau kerja apa? Lagipula kau juga perlu bersosialisasi dengan orang lain. Aku tidak pernah melihatmu bicara dengan orang lain kecuali dengan yang waktu itu datang kemari ( Deimos, Zen, Michael, Garan)."


Kata Rea sudah seperti ibu yang sedang menceramahi anaknya

__ADS_1


"Uhmm, baiklah akan kupikir nanti."


Jawab Elan dengan malas


***


Masalah Elan dengan Guild Raiders selesai, tapi Elan tidak ingin kembali bergabung dengan Guild. Kalau ia bergabung, nanti dia akan diberi misi untuk melakukan Raid. Elan sudah bosan dengan Raid di Indonesia. Karena gerbang yang muncul hanya gerbang Rabk A ke bawah. Bagi Elan yang sudah mengalahkan Raja Iblis, tidak ada yang bisa membuatnya puas kecuali monster setingkat Raja Iblis atau lebih. Karena itu juga dia jadi nolep beberapa bulan terakhir.


Elan juga sudah mengambil hadiah dari sistem karena menyelesaikan Quest. Dia mendapat Roh tipe Defence dengan rank SSS. Taoi skill yang diberi oleh roh itu hanya satu, yaitu membuat badan penggunanya dilapisi barier yang sangat kuat. Yang bisa menghancurkannya adalah orang yang lebih kuat dari penggunanya. Jadi meskipun Elan memakai ini saat melawan Raja Iblis, itu tetap tidak berguna.


Hadiah lainnya adalah sebuah Runestone berwarna Hitam keunguan. Elan merasa ada yang aneh dengan batu ini. Tapi sistem bilang ini adalah Skill Unik, karena penasaran Elan langsung memecahkan batu itu dan...


[**ting]


[Skill ini aktif dengan sendirinya saat pengguna berhadapan dengan lawan yang lebih kuat. Efek dari skill meningkatkan 70% stat keseluruhan, kerugian yang didapat adalah nafsu membunuh jadi lebih besar dan sulit dikendalikan. Sewaktu waktu bisa membuat pengguna tidak mengenali mana lawan mana kawan**]


Skill yang cukup merepotkan namun sangat berguna jika aktif di situasi yang tepat. Elan tidak terlalu peduli, karena ia lebih sering bertarung sendirian daripada berkelompok.


Hadiah terakhir adalah Title.


'Kesenangan Pembunuh'

__ADS_1


[Saat pengguna berhasil membunuh lawan, pengguna biaa mengambil skill lawan dalam bentuk Runestone. Jika lawan tidak memiliki skill, maka pengguna tidak mendapat apa - apa]


Jadi ini jadi tidak berguna kalau membunuh orang biasa atau monster tanpa skill.


***


Notifikasi sistem tiba - tiba muncul saat Elan sedang bermain..


[Level anda sudah memenuhi syarat untuk mendapat job. Ini mungkin memerlukan waktu yang lama, apa anda menerimanya?]


[Ya/Tidak]


Melihat pesan itu Elan bergegas meminta izin pada Rea untuk pergi.


"Aku ada keperluan mendadak, mungkin akan berlangsung selama beberapa hari. Kau mintalah bantuan sama Haren atau si Michael ya. Aku pergi"


Kata Elan sambil keluar dari rumah menggunakan Hoodie hitam seperti biasa.


"Tunggu dulu"


Rea berusaha mengejar Elan, tapi saat ia sudah di depan rumah, Elan sudah menghilang.

__ADS_1


***


[Anda telah memasuki Gerbang]


__ADS_2