
1 Jam kemudian. Ujian turnamen selesai...
"Heh, party 2 orang itu bodoh sekali.."
"iya, kenapa ikut turnamen kalau hanya sembunyi"
"Mereka pengecut sekali"
"Ya, keberadaan mereka sangat mengganggu!"
Seperti itu lah pandangan orang orang terhadap Vin dan Yuna. Hal itu dikarenakan cara mereka untuk lulus ujian turnamen sangat tidak menunjukkan citra mereka sebagai Hunter. Hanya bersembunyi dan nyampah saat ada peserta yang sekarat.. Hinaan yang di tujukan pada mereka sedikit masuk akal.. Walau pun begitu mereka berdua sama sekali tidak peduli dengan itu semua dengan menghiraukan bacotan - bacotan netizen.
Note : Ini turnamen ditayangkan di berbagai media TV maupun internet.
Saat di Gedung Turnamen sibuk mengkritik gaya bermain keduanya, di internet sedang ada topik hangat untuk dibicarakan selama Turnamen berlangsung.. Yaitu tentang 'Rekan Satu Tim Yuna'.
Yuna lumayan terkenal di media sosial. Jumlah followers In*tagram nya mencapai angka 500 ribu. Dia menjadi salah satu alasan mengapa netizen rela menghabiskan paket internetnya untuk menonton Turnamen ini. Saat mengetahui kalau idolanya membentuk party berjumlah 2 orang, mata mereka tertuju ke Rekan Yuna.
"Siapa?"
"Dari penampilannya, dia laki-laki"
"Apa mereka punya hubungan khusus?"
"Siapa laki-laki ini?
__ADS_1
Dari banyak nya komentar netizen mengenai 'Rekan Yuna' ini, muncul satu komentar yang menyebutkan bahwa dia kenal dengan si 'Rekan Yuna'. Sontak saja hal itu memancing perhatian kolom komentar, dan mereka berbondong-bondong bertanya pada orang yang memposting komentar tadi.
"Siapa dia?!"
"Aku ingin tau!"
"Dia sudah berduaan dengan dewiku!"
"Ya, aku tidak bisa memaafkannya. Btw dia dewiku ya sialan!"
Dan dia menjawabnya. Dia mengatakan bahwa si 'Rekan Yuna' ini berasal dari Indonesia, kenapa dia tau? Karena yang memberi tau ini juga orang Indonesia, dan smeua orang di Indonesia juga tau tentang bagaimana mengerikannya keluarga Feros hancur..
Ya, dia adalah si 'Pembantai'. Mendengar cerita dari salah satu orang dari Indo ini, kolom komentar mendadak terdiam. Tidak ada yang memberikan komentar selama 2 menit penuh. Entah itu karena mereka takut atau apa, intinya mereka benar benar terdiam. Setelah itu kolom komentar kembali ramai membahas topik Turnamen..
~~
Teriak Rea saat melihat Yuna menghampiri mereka di luar Gedung
"Haii"
Jawab Yuna
Kemudian kakak adik Yena dan Yuna saling menyapa dengan hangat. Entah kenapa keadaan di sekitar mereka jadi tentram..
Setelah selesai menyapa, Garan mengajak semuanya untuk makan di sebuah Restoran di dekat Gedung. Mereka membicarakan semua hal tentang Turnamen di sana.
__ADS_1
Banyak hal yang mereka bicarakan, sampai pada satu topik 'Siapa Rekan Yuna?'
Yuna bilang bahwa dia hanya teman dekatnya. Mendengar itu, yang lain langsung menyimpulkan kalau dia adalah pacar Yuna. Yuna dengan wajah merah berusaha menyangkal itu, dan mereka hanya tertawa.
"Tapi Yuna, Kakek serius... Siapa dia?"
Garan tiba-tiba bertanya dengan serius
"Seperti yang kubilang, dia hanya temanku. Tidak lebih"
"Kalau dia bisa masuk ke Turnamen ini, berarti dia adalah murid Eclair. Tapi, apa kau tau dia siapa? Seperti asal usulnya?"
Jelas Yena
"Aku sudah pernah menanyakan itu, tapi dia menyuruhku untuk diam dan tidak pernah pernah bertanya mengenai itu lagi. Jadi, sampai sekarang aku belum tau dia siapa kecuali sebagai teman sekolah."
Balas Yuna
"Aku hanya ingin memberi tau hal, dia itu pembunuh.. Aku hanya ingin kamu menjauhinya setelah Turnamen ini.."
Kata Michael
Yuna terkejut saat mendengar perkataan Michael..
_________________________________
__ADS_1
Mohon maaf atas keterlambatan updatenya. Saya lagi disibukkan dengan Deadline tugas dan Renovasi rumah. Karena itu saya ga bisa nulis dalam waktu tersebut. Sekali lagi mohon maaf🙏