KIRANA (PERJALANAN SUPERNATURAL)

KIRANA (PERJALANAN SUPERNATURAL)
TEMAN BAGAS


__ADS_3

Bi Sari membuka pintu setelah mendengar seseorang mengetuk dari luar.


" Maaf kalian ini siapa ya? " Tanya Bi Sari.


" Kami teman Bagas. " Ucap salah satu dari kedua orang tersebut.


Setelah mendengar itu, Bi Sari langsung menyuruh mereka berdua masuk kedalam.


Baju mereka berdua sangat basah kuyup akibat hujan lebat di luar sana. Heran nya Bi Sari tak melihat Bagas ikut datang bersama mereka berdua.


" Siapa yang datang, Bi ? " Tanya Bu Ratna sambil berjalan ke arah ruang tamu.


" Ini kata nya teman Den Bagas. " jawab Bi Sari.


Bu Ratna yang baru sampai ke ruang tamu, melihat kedua teman Bagas secara bergantian. Dia mengenali salah satu nya.


" Malika..apa kabar. " Bu Ratna hendak memeluk gadis itu tapi dia urungkan. Karena Malika basah kuyup.


Malika hanya terdiam menatap Bu Ratna. Hanya tersenyum sekilas lalu mulutnya kembali terkatup.


" Aduh kasian kalian basah kuyup begini. Kalian ganti baju dulu gih. " Ujar Bu Ratna.


" Mana Bagas kok gak bareng kalian ? " tanya Pak Bahari yang baru muncul bersama Kirana.


" Motor Bagas mogok, nanti mereka nyusul. Kami duluan kesini karena kedinginan. " Ucap Satriyo dingin dengan tatapan lurus tanpa menoleh ke arah lawan bicara.

__ADS_1


" Baiklah, antar mereka ke paviliun. Biar Malika ganti baju di kamar Bagas dan .." Bu Ratna menghentikan kalimat nya karena tidak mengenal Satriyo.


" Satriyo Tante.." Ucap Satriyo.


" Iya..antar Satriyo ke kamar tamu. " kata Bu Ratna kepada Bi Sari.


Lalu Bi Sari mempersilahkan mereka berdua. Namun saat melintasi Kirana, mereka menatap tajam mata Kirana. Gadis itu segera tertunduk karena merasa tidak nyaman dengan tatapan mereka.


Sekitar sepuluh menit Malika berada di kamar Bagas dan Satriyo di kamar tamu. Namun mereka berdua tak kunjung keluar kamar.


Padahal Bu Ratna sudah menyiapkan makanan untuk mereka berdua. Biar nanti Bagas dan yang lain nyusul mereka jika sudah tiba di rumah.


KRINGG KRINGG


" Hallo selamat malam, apa benar saya bicara dengan keluarga Bagas Pratama ?" ucap seseorang di sebrang telepon.


" Iya saya Ayahnya. " kata Pak Bahari.


" Mohon maaf sebelum nya Pak, kami dari kepolisian ingin memberitahukan kalau sudah terjadi kecelakaan menimpa anak Bapak. Kami menemukan identitas atas nama Bagas Pratama dan handphone miliknya. Sekarang Anak Bapak dan teman-teman nya sedang di rawat di Rumah Sakit Bina Medika. " Ucap seseorang yang mengaku dari kepolisian membawa kabar buruk di telingan Pak Bahari.


" Astagfirullah, Bagas kecelakaan . " Ucap Pak Bahari pelan.


Sontak Kirana dan Bu Ratna terkejut dan menangis. Mereka panik mendengar kabar itu.


" Baik Pak, saya akan segera kesana. " Ucap Pak Bahari yang langsung memutus sambungan telepon tersebut.

__ADS_1


" Gimana kondisi Bagas, Mas? " Tanya Bu Ratna sambil menangis histeris.


Pak Bahari hanya menggelengkan kepala nya. Dia sendiri pun sangat shock mendengar kabar buruk itu.


" Kita siap-siap pergi ke Rumah Sakit Bina Medika. " Kata Pak Bahari.


" Lalu bagaimana dengan Kirana? Kita juga harus beritahu Malika dan Satriyo tapi kenapa mereka tak kunjung keluar dari tadi. " Ucap Bu Ratna panik.


" Mingkin saja mereka lelah lalu istirahat jadi biarkan saja mereka di kamar. Kirana biar tunggu di rumah saja, ada Bi Sari dan Mang Nur. Nanti kalau teman Bagas bangun pun Kirana ada teman nya. " Jelas Pak Bahari.


" Baiklah." Lalu Bu Ratna menitipkan Kirana pada Bi Sari agar tidak meninggalkan Kirana sendirian sebelum kedua teman Bagas bangun dan keluar kamar.


Kirana sebenarnya ingin ikut dengan orang tua nya ke Rumah Sakit. Dia ingin sekali tau kondisi Kakak nya, bagaimanapun sikap Bagas terhadapnya.


****


Setelah menempuh berapa menit perjalanan ke Rumah Sakit akhirnya Pak Bahari dan Bu Ratna pun sampai.


Mereka segera menuju lobi dan menanyakan keberadaan anak mereka. Recepsionist memberitahukan kalau Bagas berada di ruang UGD.


Dengan seribu langkah mereka segera menuju ruangan tersebut. Dan mereka pun menemukan Bagas dalam keadaan tak sadarkan diri.


Di sebelah Bagas ada Yanuar dan Aryo sementara Arumi tak mereka kenali karena memang mereka belum pernah bertemu sebelum nya.


Setelah seorang perawat memberitahu kalau gadis yang ranjangnya bersebrangan dengan Bagas juga salah satu rombongan dari mereka. Pak Bahari dan Bu Ratna pun baru mengetahui Arumi adalah teman Bagas.

__ADS_1


__ADS_2