Kisah Cinta Alzam & Azkia

Kisah Cinta Alzam & Azkia
Bab 44 " Penjelasan "


__ADS_3

Wajah Kenzo tegang ia bingung bagaimana menjelaskan semuanya kepada keluarga Rizkiya pasalnya mereka sudah naik pitam lebih dulu sebelum mendengar cerita lengkap dari Kenzo maupun Azkia.


“ Om! Bukan dia yang membuat Rizkiyah seperti ini! Kami teman sekampus Rizkiyah dan kami sekaligus teman baiknya om!” Ujar Azkia begitu lembut. Kenzo mengangguk cepat namun ekor matanya tidak pernah lepas dari pedang yang berada di pangkal lehernya saat ini.


“ Pa sudah! Kita harus mendengarkan cerita mereka bukan! Ayo anak-anak masuk dulu!,” Ibu Rizkiya sangat lembut, berhasil menenangkan Ayah Rizkiyah walaupun mata mereka masih menatap Kenzo dengan sangat tajam apalagi Kakek tua dengan kumis panjang masih menatap tajam kearah Kenzo.


“ Sialan Arka! Aku kena apesnya!,” Bisik Kenzo pada Azkia dan Alzam bukannya merasa kaishan kedua pasangan yang saling memendam perasaan itu hanya tertawa kecil lalu segera masuk ke dalam rumah mewah milik keluarga Christian.


Sesampainya di dalam Azkia menceritakan segalanya, wajah ayah Rizkiyah saat ini tidak begitu bersahabat apalagi kakeknya mendengar kebenaran dari mulut Azkia membuatnya naik pitam.


“ Hubungi keluarga Roger untuk membatalkan segala bisnis perusahaan dengan mereka! Anaknya sudah mempermalukan cuci tersayangku seperti ini!,” Pekik kakek Rizkiya namun ibu Rizkiya berusaha menenangkan segalanya.


“ Terimakasih kalian sudah membantu anak saya dan membawanya pulang! Saya minta maaf sudah membuat kalian ketakutan! Pikiran saya begitu kacau saat mendengar kenyataan bahwa Rizkiya sudah mengandung tanpa ada sebuah ikatan pernikahan!,” ujar ayah Rizkiyah, wajah sendu dari pria paru baya itu terlihat jelas.


“ Sama-sama Om! Kami di sini hanya ingin melakukan yang terbaik untuk Rizkiyah!” Balas Azkia sangat ramah.


“ Sebaiknya kalian pulang lah! Malam sudah semakin larut! Dan untuk Kenzo om minta maaf atas kesalahpahaman yang terjadi!” Ujar ayah Rizkiyah. Kenzo mengangguk lalu mereka pun pergi meninggalkan kediaman Rizkiya menuju kearah rumah merek masing-masing.


Sejak saat kejadian itu, Rizkiyah sangat di percayai kepada Azkia, Alzam dan juga Kenzo. Keakraban mereka terjadi, perhatian juga Rizkiyah dapat begitu banyak apalagi Kenzo yang selalu menuruti permintaan Rizkiya malah di manfaatkan dengan baik oleh Rizkiyah untuk membuat Kenzo kerepotan.


Flash Back off


“ Jadi sampai kapan Lo akan terus masuk ke kampus! Perut Lo pasti akan terlihat!,” Ujar Kenzo yang sedang menyeruput minumannya dengan nikmat. Sementara Alzam dan Azkia sedang pergi entah kemana.


“ Saat usianya sudah masuk empat bulan, bokap gua akan membawa gua ke Amerika! Disana mereka mengenal seorang dokter yang akan menangani proses kelahiran ku!,” Ujar Rizkiyah.


“ Tetap semangat jangan terlalu banyak yang Lo pikirkan! Apalagi cowok bre*gs*k seperti Arka!,” Ujar Kenzo tentu Rizkiya terkejut. Bagaimana Kenzo bisa tau siapa pacarnya selama ini Rizkiya tidak menceritakan apapun kepada Kenzo.


“ Apa Azkia menceritakan semuanya kepadaku Lo?,” Tanya Rizkiyah.

__ADS_1


“ Tidak! Apa lo lupa saat terakhir kali kita bertemu dan Lo berpamitan untuk pulang bersama kekasihmu dan saat itu gua melihatnya ternyata lo berpacaran dengan seekor buaya jantan!,” Jelas Kenzo.


“ Lo tau Arka?,” Tanya Rizkiyah penasaran.


“ Kenal! Dia pria bre*ngs*k yang pernah gua temui! Dan mungkin bukan hanya Lo wanita yang pernah ia tiduri!,” ujar Kenzo, seketika wajah Rizkiya berubah sedih. Walau sebrengsek apapun Arka cintanya Rizkiya begitu tulus.


“ Jangan Lo menangisi pria semacam dia! Lo masih cantik, dan sangat pintar! Setelah Lo lahiran, mengatur ulang kehidupan Lo! Gua yakin Lo kuat seperti Azkia, kalian perempuan kuat yang pernah gua temui selama ini!,” Kenzo memberikan semangat kepada Rizkiya senyum manis yang selama ini Lelaki itu simpan dan tidak memperlihatkan kepada siapa pun.


Rizkiya merasa tersentuh tapi entah mengapa jantungnya malah berdebar saat melihat senyuman Kenzo yang sangat membuat lelaki itu semakin menawan.


“ woy! Kalian berdua lagi bicarakan apa hayo!,” Azkia menjatuhkan bokongnya di kursi samping Rizkiya sambil memegang sesuatu dan menaruhnya di atas meja, sementara Alzam di samping Kenzo dengan sangat tenang.


“ Kalian berdua dari mana?,” Tanya Rizkiyah.


“ Ta-da! Ini donat yang berada di depan kampus, katanya rasanya begitu enak! Aku mencoba membelikannya untuk Rizkiyah! Tapi sebenarnya Alzam sih yang membayarnya! Ini makanlah pasti kamu menyukainya!,” Azkia menyuapkan satu donat kearah mulut Rizkiya. Rasa nikmat dan lembu donat itu lumer ke dalam mulut Rizkiya.


“ Sama-sama! Ayo habiskan dua kotak donat ini! Mumpung gratis kan!,” Ujar Azkia tentu mereka bertiga tertawa saat mendengar ocehan Azkia yang sangat menggelitik perut mereka.


Setelah puas menyantap donat, mereka segera masuk ke dalam kelas mengikuti mata kuliah seperti biasanya. Yah walau sekarang Kenzo tidak begitu sibuk karena sudah memasuki semester akhir pria itu hanya bisa menunggu ketiga temannya sambil bermain game di gawai miliknya.


🍂🍂🍂🍂🍂


Alzam sedang membaca beberapa berkas yang berada di atas mejanya, saat ini pria itu begitu sibuk begitu pun Kenzo membantu pekerjaan Alzam yang begitu menumpuk.


Setelah berkutat hampir empat jam, kedua pria itu merebahkan badannya di atas sofa yah berada di ruangan tersebut. Tidak lama saat beristirahat, sekertaris masuk ke dalam dam memberikan sebuah kotak makan yang sangat lucu. Alzam segera mengambilnya lalu tersenyum begitu bahagia. Pria itu sangat tau makanan ini dari siapa.


“ Kalian berdua begitu lucu! Bersahabat tapi seperti orang yang memiliki hubungan khusus!,” Ejek Kenzo tapi Alzam tak ingin menghiraukan apa yang Alzam katakan.


Alzam malah menikmati makanan yang Azkia buat khusus untuk dirinya, sementara Kenzo hanya memakan makanan yang ia pesan melalui aplikasi loklok.

__ADS_1


Saat sedang asik menikmati makanan, suara pintu ruangan Alzam terbuka menampakkan Bihi Anita, entah mengapa Alzam begitu membenci orang itu saat seperti ini.


“ Wah...wah..! Apa kamu tidak memiliki adab yang baik! Bukannya menyambut kedatangan bibi kamu malah asik makan tanpa memperdulikan ku! Sungguh anak dari wanita murahan memang seperti ini!,” Enteng mulut Anita menghina Ibu Alzam. Pria itu memukul meja begitu keras hingga hancur berhamburan di lantai. Makanan yang ia nikmati tadi sudah ikut berserakan di lantai.


Tangan Alzam berlumuran darah akibat memukul meja kaca. Pria itu menatap tajam kearah Anita.


“ Pergilah Bi! Saat ini jika kamu masih berada di hadapanku! Aku tidak akan tau apa yang akan aku lakukan pada bibi saat ini! Selagi aku masih berpikir jernih sebaiknya anda keluar dari ruangan ku saat ini!,” Ujar Alzam sangat dingin.


Anita begitu gemetar saat melihat raut wajah Alzam sangat menyeramkan. Anak itu bukan lagi Alzam yang mudah di tindas seperti waktu kecil. Saat ini Alzam seorang monster yang baru terbangun dari tidur panjangnya.


Anita segera keluar dari ruangan Alzam, sementara Kenzo terdiam tanpa mengatakan hal apapun. Suasana begitu mencengkam yang Alzam buat saat ini.


“ Sial! “ Alzam memecahkan segala barang yang ada dalam ruangan tersebut lalu pergi begitu saja meninggalkan Kenzo. Tangannya yang masih mengalirkan darah terus menetes sepanjang kaki Alzam melangkah.


“ Apa dia monster!,” Gumam Kenzo.


Bersambung....


Jangan lupa untuk:


👍 Like


💬 komentar


❤️ Favorit


🎟️ Vote


🥀☕ Berikan hadiah jika kalian menyukai novel ini

__ADS_1


__ADS_2