
Malam hari Jasmine baru pulang dengan wajah lelah dan memerah. Rambut dan pakaiannya sedikit basah karena diguyur hujan. Tangannya menenteng beberapa tas belanjaan. Arka sedang membaca buku di dalam kamarnya. Ia duduk di atas tempat tidur dan bersandar pada sandarannya. Melihat Jasmine yang seperti itu, ia pun bertanya-tanya.
"Kamu kenapa, Jasmine?" tanya Arka setelah menutup bukunya.
"Kak ... hiks." Jasmin menangis seraya mendekat ke arah Arka dan memeluknya. Arka pun menaruh bukunya di atas nakas dan membalas pelukan Jasmine.
"Ada apa? Kenapa kamu menangis?" tanya Arka lagi sambil melepas pelukan Jasmine dan mengusap air matanya.
"Aku ... aku ... hampir diperkosa," jawab Jasmine pelan dengan ketakutan dan menangis.
"Siapa yang melakukannya, Jasmine?" tanya Arka geram dengan memegang kedua pipi Jasmine.
"Aku tidak tau," jawab Jasmine menangis dan memeluk Arka lagi.
"Mandilah dan ganti bajumu dulu. Supaya kamu tidak sakit!" ujar Arka karena melihat baju Jasmine yang basah.
__ADS_1
"Aku takut, Kak ... " tukas Jasmine seraya mendongak dan memandang Arka dengan sayu.
"Jangan takut. Ada aku di sini," balas Arka dengan tersenyum lalu mengecup kening Jasmine. Jasmine pun patuh dan segera masuk ke dalam kamar mandi dan mandi dengan air hangat.
Setelah mandi dan berganti piyama, Jasmine segera berbaring di samping Arka dan menarik selimut hingga ke dadanya.
"Apa sudah lebih baik?" tanya Arka seraya menoleh pada Jasmine. Jasmine pun menganggukkan kepalanya.
"Ceritakan padaku, aku akan mendengarkannya," ujar Arka pada Jasmine. Jasmine pun menceritakannya pada Arka.
Setelah Jasmine dan Arka makan tadi siang, Jasmine mendapat telepon dari Talia dan mengajaknya shopping ke mal. Jasmine pun menyetujuinya dan berangkat menggunakan taksi. Mereka janjian di depan mall XXX. Kemudian mereka nonton film di bioskop. Setelah itu mereka berbelanja pakaian. Saat di toko pakaian dalam, tiba - tiba Talia melihat lingeria. Talia pun membelinya dan memberikannya pada Jasmine sebagai kado pernikahannya.
Saat akan pulang, mereka bertemu Alexander. Alexander adalah teman satu kelas mereka di kampus. Ia menawarkan tumpangan. Jasmine dan Talia pun setuju. Sebelum mengantar Jasmine dan Talia pulang, Alexander membelokkan mobilnya ke sebuah bar. Katanya ia mau bertemu dengan temannya sebentar. Talia dan Jasmine pun ikut masuk karena Talia merasa kebelet dan ingin pergi ke toilet.
Jasmine berjalan-jalan di dalam sambil menunggu Talia keluar dari toilet. Tiba - tiba Jasmine menabrak seseorang. Orang itu tinggi besar dan sepertinya mabuk.
__ADS_1
"Maaf, saya tidak sengaja, Tuan," ucap Jasmine pada orang itu dengan menundukkan kepalanya. Namun, orang itu malah menarik tangan Jasmine dengan kasar ke sudut ruangan dan menciuminya. Tangannya merem*s-rem*s buah dada Jasmine. Jasmine pun menangis, memukul, dan mendorong tubuh orang itu, tapi orang itu lebih kuat. Tangannya menggerayangi tubuh Jasmine. Jasmine pun berteriak minta tolong setelah orang itu melepaskan ciumannya.
Tidak berapa lama kemudian Talia datang dan memukul orang itu sekuat tenaganya. Setelah itu ia menarik Jasmine keluar dari dalam bar itu.
Saat itu hujan sudah turun. Mereka berlari di tengah hujan hingga akhirnya menemukan taksi. Setelah masuk ke dalam taksi, Jasmine menangis di pelukan Talia. Talia pun mengantar Jasmine sampai di depan apartemennya. Setelah turun dari taksi, Jasmine segera masuk ke dalam apartemen.
Flashback off
"Mulai sekarang aku akan menjagamu, Jasmine. Jangan keluar sendirian lagi. Kamu istriku. Kamu tanggung jawabku," ucap Arka sambil membelai puncak kepala Jasmine setelah mendengar ceritanya.
"Makasih, Kak," jawab Jasmine sembari memeluk Arka. Kini kepala Jasmine berada di atas dada Arka. Arka pun memeluknya dan mencium keningnya.
"Jasmine ... kenapa kamu masih tidak memakai bramu?" tanya Arka ketika merasakan benda kenyal milik Jasmine tanpa penghalang apapun saat memeluknya.
"Tidak apa-apa. Aku akan menyerahkan tubuhku padamu, Kak. Jika kamu menginginkannya, lakukan saja. Aku istrimu. Kamu berhak atas tubuhku," jawab Jasmine serius.
__ADS_1
"Istirahatlah!" balas Arka sambil menarik selimut menutupi tubuh mereka. Jasmine pun tidur di pelukan Arka.