Kisah Cinta Arka

Kisah Cinta Arka
BAB 57


__ADS_3

Seusai mata kuliah berakhir, Arka segera keluar dari dalam kelasnya menuju area parkir. Setelah itu ia segera melajukan mobilnya ke gedung di mana Jasmine berada. Di sana Jasmine sudah menunggunya sedari tadi karena kuliahnya berakhir lebih awal.


“Lama sekali sih, Kak?” gerutu Jasmine setelah masuk ke dalam mobil.


“Kuliahku baru saja berakhir. Tidak mungkin kan aku pulang duluan?” jawab Arka seraya menyalakan mesin mobilnya.


Setelah itu Arka segera melajukan mobilnya keluar kampus menuju apotek untuk membeli test pack.


“Keluarlah!” ujar Arka pada Jasmine.


“Aku yang beli?” tanya Jasmine seraya menunjuk pada dadanya sendiri.


“Iyalah. Siapa lagi?” balas Arka seraya menaruh kepalanya pada kemudi dengan malas.


Jasmine pun mencebikkan bibirnya lalu turun dari mobil dengan terpaksa.


"Sis, beli test pack 3 ya," ucap Jasmine pada penjaga apotek. Penjaga apotek itu pun melihat Jasmine dan menurunkan kacamatanya sedikit. Jasmine memasang senyum yang dipaksakan. Sejujurnya ia merasa sangat malu membeli barang itu.


“Tambah apa lagi?” tanya penjaga apotek itu pada Jasmine.

__ADS_1


“Sudah. Itu saja, Sis,” jawab Jasmine.


Tidak berapa lama kemudian penjaga apotek itu memberikan bungkusan kecil pada Jasmine. Jasmine pun menerimanya serta membayarnya.


Setelah itu Jasmine kembali ke mobil. Arka pun segera melajukan mobilnya ke apartemen setelah Jasmine masuk ke dalam mobil.


Sesampainya di dalam apartemen, Arka segera meminta Jasmine untuk melakukan tes kehamilan dengan test pack yang baru mereka beli. Ia berharap hasilnya negatif.


Sambil menunggu hasilnya, Arka membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur. Tidak lama kemudian terdengar jeritan Jasmine dari dalam kamar mandi.


"Aaaaaakkhh, kak Arka! Ini semua gara-gara kamu. hiks," jerit Jasmine dari dalam kamar mandi sambil menangis. Arka yang mendengarnya pun menjadi frustrasi seraya mencubit di antara kedua alisnya.


"Kak Arka, cepat ke sini bantu Jasmine!" panggil Jasmine dari dalam kamar mandi. Arka pun segera bangkit lalu masuk ke dalam kamar mandi dan melihat Jasmine terduduk di lantai.


"Kamu ngapain duduk di lantai Jasmine?" tanya Arka seraya mendekati Jasmine.


"Aku terpeleset. Kakiku terkilir dan enggak bisa berdiri, Kak" jawab Jasmine seraya mendesis kesakitan.


Arka pun segera membantu Jasmine berdiri lalu menyandarkan Jasmine pada dinding dan melepas pakaiannya.

__ADS_1


"Kak Arka mau ngapain?” tanya Jasmine seraya mencegah tangan Arka membuka pakaiannya. Ia takut karena Arka tiba-tiba melucuti pakaiannya.


"Bajumu basah. Enggak mungkin kan aku membawamu ke ranjang dengan keadaan basah? Nanti kita tidur di mana?" Jawab Arka.


"Tapi aku malu ... " ujar Jasmine dengan malu-malu.


"Tidak usah malu. Aku sudah pernah melihatnya, bahkan merasakannya juga," balas Arka lalu melanjutkan melepas pakaian Jasmine.


Setelah itu ia mengambil handuk dan membungkus tubuh Jasmine dengan handuk itu. Kemudian ia mengangkat tubuh Jasmine keluar dari dalam kamar mandi dan membaringkannya di atas tempat tidur.


Setelah itu Arka memegang kaki Jasmine dan memijatnya. Jasmine pun meringis kesakitan.


“Pelan-pelan dong, Kak,” gerutu Jasmine. Ia memang tidak bisa menahan sakit.


“Tahanlah sebentar lagi,” ujar Arka.


Setelah Arka memijat kaki Jasmine, ia masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri karena hari sudah sore. Sedangkan Jasmine tetap berbaring di atas tempat tidur dengan hanya menggunakan sehelai handuk yang membungkus tubuhnya.


***

__ADS_1


Vote novel yang berjudul "Suamiku Kamu Satu Selamanya" ya! Terima kasih. 😊


__ADS_2