
" BERHENTI,," Ucap seseorang dengan suara yang menggelegar,Mengagetkan Bella, Angel, Dan Keisya. Yang sedang membully Lolly.
Mereka serempak berhenti, Dan menoleh ke arah sumber suara. Angel dan Keisya langsung melepaskan genggaman tangannya dari Lolly.
Sedangkan Lolly meringis, Memegang kepalanya yang sakit. Terutama rambutnya, Yang tercabut oleh Bella.
"Kalian! Apa masih belum kapok hah, Terus saja berbuat ulah dengan membully siswa siswi di sekolah ini, Jangan karena merasa kalian berkuasa di sekolah ini, Karna orang tua kalian" Seru Langit dengan menatap tajam Bella dan teman-temannya yang kini sedang menunduk, Kecuali Bella yang langsung menghampiri Langit.
"Sayang, Kok kamu malah marahin aku sama temen-temen aku sih. Bukan aku yang mulai duluan, Tapi si anak kampung ini" Tunjuk Bella pada Lolly yang sedang memunguti rambutnya yang rontok.
Langit langsung menepis tangan Bella dengan kasar, Ia beralih menatap Lolly yang masih mengambil rambut-rambutnya yang rontok jatuh ke lantai.
Setelah di rasa semuanya sudah terkumpul, Lolly langsung menghampiri Langit dan memeluknya.
Deg
Jantung langit langsung berpacu dua kali lipat, Karna tindakan Lolly yang di luar dugaannya.
"Huhu, Wahai saudaranya awan. Lihat lah, Lihat lah mereka yang mirip jelmaan lutung kasarung itu. Betapa ganasnya dia menyerang ku bersama pasukannya yang seperti ikan pari itu, Padahal apa salahku, Aku hanya anak baru, Yang baru mengenal sekolah ini, Tapi mereka dengan teganya membuatku terluka, Aku tidak terima ini, Aku mau keadilan" Pekik Lolly di akhir kalimatnya, Dengan langsung melepas pelukannya dari Langit.
Langit masih saja diam terpaku, Karna baru kali ini ada wanita yang dengan beraninya memeluk dia tanpa takut.
Bella yang kepanasan pun langsung mendorong Lolly dengan kasar.
"Dasar cewe murahan, Berani-beraninya Lo meluk Langit gua, Dan hina gua sama temen temen gua" Teriak Bella yang langsung menyadarkan Langit dari bengong nya.
__ADS_1
"Sekarang kalian ikut keruangan BK" Ucap Langit dengan datarnya menatap mereka satu persatu.
Mereka langsung mengikuti Langit dari belakang termasuk juga Lolly yang berjalan di samping Bella dengan terus mengumpat di dalam hati.
"Dasar siluman Babi kalian, Rupa kayak anak dugong aja sombong. Awas kalian, Berani-beraninya mengusik seorang Lollyana yang tangguh ini" Batin Lolly yang tak henti henti membatin dan mengumpat karna kesal pada Bella dan teman temannya.
Tok,,Tok
Langit mengetuk pintu ruangan guru bk.
"Permisi pak, Saya bawa murid yang sudah buat keributan di koridor pak" Ucap Langit dengan sopannya.
Pak Jeko, Sang guru BK yang terkenal dengan ketegasan dan kegarangannya pun, Langsung menatap mereka berempat dan menghampirinya.
Mereka serempak menundukkan kepalannya, Kecuali Bella yang merasa tidak takut. Karna ia mempunyai kekuasaan dari sang ayah, Yang berperan penting di sekolah.
"Kalian lagi, Kalian lagi. Kenapa terus saja membuat masalah, Apa jiwa kalian tidak akan tenang, Dengan tidak membuat masalah setiap harinya" Tanya pak Jeko yang menatap mereka satu persatu, Dan berhenti ketika melihat Lolly.
"Kenapa?, Bapak mau hukum saya sama teman-teman saya gitu, Saya gak takut pak. Seperti biasanya papah saya akan bisa membuat jabatan bapak di sekolah ini hilang" Ucap Bella dengan entengnya tanpa menatap pak Jeko, Tapi malah bermain Kuku.
Langit yang geram dengan sikap Bella pun,Berucap.
"Dasar lo anak manja, Apa-apa lo gunain kekuasaan bokap lo. Untuk mengancam semua orang disini, Ini yang bikin gua muak dari sikap lo tuh, Gak punya hati, Kayak iblis tau gak" Seru Langit yang langsung berlalu pergi, Karna tak ingin menjadi perdebatan dengan Bella.
"Kamu murid baru kan, Yang kemarin kesiangan. Kok sekarang malah buat keributan sama Bella dan teman-temannya?" Tanya pak Jeko pada Lolly yang masih diam.
__ADS_1
Lolly langsung menunduk dan menangis tersedu-sedu.
"Hikss,,Hikss Saya tadi lagi jalan santuy pak. Tapi di hadang sama mereka, Mereka teriak gini, Woy anak kampung. Saya langsung berhenti pak untuk memastikan siapa yang di panggil anak kampung itu, Dan ternyata mereka langsung menghampiri saya, Dan mereka mencaci maki saya yang anak yatim ini pak. Saya sakit hati, Saya terluka pak, Mereka ngatain bapak saya yang udah di tanam di tanah, Saya emosi pak. Tapi saya masih waras gak mau gunain kekerasan dan mencoba sabar dengan mengusap dada. Tapi, Mereka malah jambak rambut saya dengan kuat, Sampai rambut saya Rontok gini pak, Tadi saya udah hitung jumlah rambut saya yang tercabut ada lima belas helai pak, Bisa nego kok pak, Sama uang lima belas juta juga gapapa, Hikss, Hikss, Srottt"
Ucap Lolly panjang lebar dengan mengeluarkan ingusnya di depan pak Jeko dan Bella dkk, Yang langsung membuat mereka meringis merasa jijik.
"Ya sudah, Bella sekarang kamu sama teman-teman kamu minta maaf sama Lolly" Seru pak Jeko yang menunjuk Bella dan teman teman ke arah Lolly.
"Gak mau, Sampai kapanpun saya gak mau. Dan gak akan minta maaf sama nih anak kampung, Atau bapak yang akan saya laporkan ke papah saya" Jawab Bella dengan gelengan dan mengibas-ngibaskan tangannya seolah jijik pada Lolly.
Bella malah balik mengancam pak Jeko, Sedangkan Pak Jeko, Yang hanya bisa membuang nafas kasarnya, Menghadapi sikap Bella yang semena-mena.
"Ternyata begini nih, Hadapin anak orang kaya yang di manja. Jadi seenaknya sama manusia, Mereka mau di hargai. Tapi mereka tidak bisa memanusiakan manusia, Jadi kasian saya sama anak baru ini. Yang lagi-lagi harus saya korbankan demi keegoisan Bella" Batin pak Jeko yang menatap Lolly prihatin.
"Yaudah pak, Kalo dia gak mau minta maaf saya gak papa kok" Ucap Lolly dengan menatap pak Jeko serius, Membuat pak Jeko takjub dengan sikap kebesaran hati Lolly. Tapi, Rasa takjubnya seketika sirna mendengar ucapan Lolly yang selanjutnya.
"Asal mereka mau traktir saya jajan di kantin aja sekarang" Ucap Lolly tanpa berdosa nya, Membuat Bella dan teman-temanya, Langsung cengo dengan mulut menganga.
"What, Lo minta di traktir sama kita. Gak, Gua gak mau" Ucap Keisya dengan gelengan kepala.
"Yaudah sih gapapa, Dia kan anak yatim. Secara dia juga orang miskin, Makannya minta kita bayarin kan, Dia gak punya uang. Sekalian amal kali ya" Seru Angel yang tidak ingin di hukum oleh pak Jeko.
"Yaudah, Kita traktir lo, Biar lo bisa ngerasain makanan enak" Ucap Bella dengan menyunggingkan senyumnya dan menatap Lolly remeh.
Sedangkan Lolly tidak menggubris ucapan mereka, Biarpun itu menyakitkan yang penting sekarang Lolly bisa menguras uang jajan mereka, Pikir Lolly.
__ADS_1
"Yok ke kantin" Ajak Lolly dengan senang hatinya, Dan melambai-lambaikan tangannya ke arah pak Jeko yang sedang Cengo.
"Sabar, Sabar, Nasib ya badan. Mempunyai murid yang sok berkuasa dan bertingkah Absurd itu adalah sebagian nikmat dari tuhan" Batin pak jeko yang mengusap ngusap dadanya dan menggelengkan kepalanya melihat kepergian Lolly, Bella dan temannya.