Kisah Cinta Si Gadis ABSURD

Kisah Cinta Si Gadis ABSURD
Berdebat Dengan Pelanggan


__ADS_3

Lolly dengan telaten membantu ibunya berjualan, Karena ini sudah menjadi kebiasaan untuknya.


"Lolly, Ini nasi uduk untuk teman kamu yang ganteng tadi. Sana anterin" Ucap ibunya yang setengah menggoda Lolly, Dengan tersenyum jahil, Dan menaik turunkan alisnya.


"Oh ibu muji dia karna ganteng, Padahal yang Lolly liat dari pandangan Lolly dia tuh mirip Capybara" Ucap Lolly yang langsung membuat ibunya menekukkan alisnya dengan kening berkerut.


"Mirip Capybara, Artis dari mana itu Lolly" Ucap ibunya yang mengira Capybara adalah manusia atau artis, Padahal Capybara adalah jenis hewan yang friendly ke semua hewan.


"Ih, Ibu masa gak tau Capybara sih.Itu hewan yang suka berak sembarangan"Jawab Lolly dengan asal dan langsung pergi, Ke bangku yang sedang Langit duduki, Dengan membawa nasi uduk yang telah ibunya buatkan.


Ibu Lolly yang masih terkejut, Dengan ucapan Lolly pun bergumam.


"Cowok seganteng itu, Di sebut mirip Capybara yang sama dengan hewan suka berak. Trus gimana jika Lolly melihat bang Ucok yang selalu bawa motor beat ember, Dan selalu godain dia?" Gumam ibunya yang masih berperang dengan fikirannya tentang penglihatan anaknya.


Lolly langsung menaruh sepiring nasi uduk komplit dengan lauknya, Langit langsung menatap nasi uduk yang Lolly bawa dengan penuh selera.


"Gak usah terus di liatin, Ini nasi uduk gak bakalan berubah jadi, Nasi padang. Wahai saudaranya awan, Cepet makan biar tambah gede"


Ucap Lolly yang ikut duduk di samping Langit, Langit hanya mendelik mendengar ucapan Lolly. Lalu ia mengambil sepiring nasi uduk itu dan langsung memakannya dengan penuh selera.


"Lo gak makan berapa tahun, Kenapa makan nasi uduk sampe belepotan gitu" Ucap Lolly yang terus memandang Langit yang sedang makan dengan lahapnya.


Langit tak menggubris pertanyaan Lolly ia hanya fokus dengan makanannya.


"Lolly sini, Bantu ibu dulu" Ucap ibunya dengan suara sedikit meninggi agar Lolly mendengarnya, Lolly hanya menghela nafas dan bergumam.

__ADS_1


"ibu engkau lah wanita yang cerewet derajat mu 3 tingkat, Di banding ayah" Lolly berjalan dengan bernyanyi dan memainkan nampan yang ia bawa.


"Nih anterin nasi uduk ini, Sama pelanggan yang ada di bangku pojok" Ucap ibunya yang langsung memberikan sepiring nasi uduk dan teh hangat di nampan Lolly.


Lolly langsung mencari pelanggan yang ibunya sebutkan dengan celingak celinguk ke kanan dan ke kiri, Tapi tidak terlihat sama sekali.


"Woy, Neng itu pesanan saya" Ucap bapak bapak yang badanya kecil duduk di bangku pojok, Lolly langsung menoleh dan menghampiri bapak bapak tersebut.


"Saya bingung mau sebut anda apa, Muka anda udah bapak bapak tua, Tapi badan anda masih seperti anak-anak, Jadi apa jawabannya menurut anda yang masuk akal?" Ucap Lolly dengan kening berkerut menatap bapak-bapak di depannya dengan bingung.


Lolly meletakkan nasi uduknya dan ikut duduk di samping bapaknya, Dengan menundukkan kepala karna badan bapak-bapaknya yang kecil.


Bapak-bapak tersebut langsung kesal dengan pertanyaan Lolly, Apalagi Lolly sampai duduk di sampingnya, Dan terus menatapnya dengan tatapan yang aneh.


"Kamu kenapa liat saya kayak gitu, Terpesona kah, Karna saya mempunyai wajah yang baby face?" Tanya si bapak bapak tersebut dengan bangganya sambil menarik-narik kerah bajunya dengan pelan.


"Gak bisa jawab kan, Sekarang saya tahu kamu sudah benar benar jatuh ke dalam pesona saya, Sampai tak bisa berkata kata lagi" Si bapak semakin percaya diri dengan menyugar rambutnya ke belakang, Membuat Lolly geli dan Langsung berkata.


"Maaf pak, Saya bingung sama bapak. Tadi bapak kata, Muka bapak itu Baby face. Tapi, Wajah bapak tidak menggambarkan Baby face. Malah terkesan kayak Babi ngepet, Trus saya bingung kenapa bisa badan bapak se kerdil ini. Bapak harusnya rutin minum susu Hilo, Biar tumbuh tuh ke atas bukannya kerdil ke bawah" Ucap Lolly dengan wajah polosnya tanpa dosa berkata Lemes.


Bapak-bapak itu langsung tidak terima dan turun dari bangku dengan susah payah, Setelah turun bapak-bapak itu langsung marah dan menunjuk-nunjuk wajah Lolly.


Sedangkan Lolly yang di tunjuk-tunjuk pun terkikik geli, Karna menurutnya terlalu gemoy si bapak bapak tersebut.


"Dasar kamu kurang ajar, Beraninya kamu Bully saya, Yang gagah, Perkasa dan tampan ini, Saya akan tuntut kamu karna sudah bully saya"

__ADS_1


Teriak bapak bapak tersebut dengan menunjuk wajah Lolly, Yang langsung mengalihkan atensi semua pelanggan termasuk Langit yang baru selesai makan.


"Ehh, Bapak gemoy banget banget sih. Jadi pengen di masukin karung, Terus di kilo di tukang rongsokan deh" Ucap Lolly dengan menopang dagu dengan kedua tangannya, Yang membuat si bapak bapak tersebut semakin membuat amarahnya memuncak.


"Dasar anak kurang ajar, Bukannya mikir udah buat salah, Terus minta maaf. Malah mau masukin saya ke dalam karung buat di jual ke tukang rongsokkan. Pasti otak kamu di gadaikan ke bank BRI sama orang tuamu kan" Ucap bapak-bapak itu dengan menggebu gebu dan berkacak pinggang.


Ibu Lolly dan Langit yang mendengar keributan pun langsung mengahampiri mereka yang sedang di kerumuni pelanggan yang lain. Ada juga yang mem video, Ada yang tertawa terbahak bahak. Karna perdebatan ini bukan menegangkan, Tapi hiburan bagi pelanggan lain.


"Maaf pak, Ada apa ini. Dan apa yang anak saya lakukan sama bapak" Ucap ibu Lolly dengan nada Lembut agar tidak terjadi keributan, Bapak-bapak tersebut langsung mendongak melihat ibu Lolly yang tinggi di atasnya, Lalu berkata.


"Oh jadi itu anak kamu, Dia sudah melakukan pembullyan sama saya. Bukannya minta maaf, Tapi dia mau masukin saya ke dalam karung trus di jual di tukang rongsokan, Emang saya apaan. Saya yang tampan, Gagah, Dan berani ini. Merasa terhina dengan anak anda, Dan saya akan tuntut dia, Karna telah membuat saya terhina seperti ini" Ucap bapak-bapak tersebut dengan tersenyum sinis memandang ibu Lolly yang terkejut dengan wajah yang panik.


Lolly yang mendengar perkataan bapak-bapak tersebut pun, Tersenyum geli dengan dua tangan yang masih menopang dagu dan duduk manis seolah tidak terjadi apa apa.


"Yaudah lah bu, Gak usah panik gitu. Mungkin bapak-bapak ini cuma bercanda. Liat aja badanya yang mungil kayak babi ngepet itu, Gemoy kan. Gimana kalo kita pelihara aja bu, Kan lumayan nanti bisa kita jual organnya" Jawab Lolly dengan entengnya membuat ibunya pusing limbung dan langsung pingsan.


Langit yang dari tadi diam pun langsung menarik kerah baju belakang Lolly dengan menatap lolly tajam, Bisa bisanya Lolly tetap tenang seolah tidak terjadi apa apa setelah membuat keributan dan berdebat dengan pelanggan yang membuat ibunya pingsan.


"Lo kenapa sih,Suka banget buat keributan. Gak liat apa, Ibu lo langsung pingsan, Untung ada yang bantu dan langsung di bawa ke dalam rumah. Tapi lo, Masih santai santainya gak panik, Cepet minta maaf sama bapak ini" Suruh Langit dengan nada dinginnya.


"Ih Langit, Lo apaan sih. Gua gak buat salah apapun, Gua tadi cuma bilang bapak ini suruh beli susu Hilo dan minum teratur agar tumbuh tuh ke atas bukanya kerdil ke bawah kayak gini, Kan jadi lucu juga buat di jadiin tumbal" Ucap Lolly yang semakin nyeleneh membuat Langit bernafas kasar.


Dan jadi, Langit lah yang mengalah dan meminta maaf pada si Bapak-Bapak tersebut, Dengan memberikan sejumlah lembar uang agar tidak menuntut Lolly.


"Pak maafin teman saya yang absurd ini ya, Maaf telah menganggu waktu makan bapak. Dan sebagai perdamaian saya cuma bisa ngasih ini, Dan jangan di permasalahkan lagi pak, Silahkan pergi" Ucap Langit sembari memberikan beberapa lembar uang yang langsung di terima dan di angguki bapak tersebut dengan senyuman.

__ADS_1


"Heh, Saudaranya awan lo apaan sih, Kenapa lo biarin dia pergi, Padahal dia lucu tahu, Buat gua jadikan gantungan kunci" Ucap Lolly dengan nada kesalnya dengan menghentak hentakan kakinya, Berlalu pergi ke dalam rumah untuk melihat ibunya.


Langit yang melihat tingkah absurd Lolly hanya bisa mengusap wajahnya secara kasar, Sungguh baru kali ini ia menemukan seorang wanita  seperti Lolly yang mudahnya membuat ia tertekkan, Tapi ia malah ingin semakin dekat dengan Lolly, Membuat pikirannya bingung kenapa hatinya meminta dekat dengan gadis yang bertingkah Absurd itu.


__ADS_2