
Lolly berjalan dengan semangat ke arah kantin, Dengan terus menggoyangkan ke dua tangannya, Seperti anak kecil yang akan di belikan eskrim.
"Ih norak banget sih lo" Seru Angel dengan mendelikkan matanya melihat tingkah Lolly.
Lolly tak menggubris ucapan Angel, Ia tetap tersenyum senang, Karna akan mendapat traktiran.
Sesampainya di kantin, Bella, Angel Dan Keisya langsung duduk. Dan di ikuti oleh Lolly, Yang langsung membuat mereka menautkan alisnya, Seolah tidak terima duduk bersama dengan Lolly.
"Lo kenapa ikut duduk disini sih anak kampung, Ayo bangun dan cepet lo pesen makanan yang enak buat kita, Dan juga buat lo. Tapi jangan gabung sama kita, Lo pisah bangku, Cepet" Seru Bella yang menunjuk Lolly ke arah pedagang untuk segera memesan makanan.
Lolly langsung patuh dan berdiri, Dan itu membuat Bella menyunggingkan senyumnya.
"Pesen makanan apa ya, Kalian mau apa?" Tanya Lolly yang tidak tau harus memesan makanan apa.
"Terserah lo aja, Bebas" Jawab Bella yang sibuk dengan ponselnya tanpa melihat ke arah Lolly.
Lolly langsung mengangguk dan melangkahkan kakinya pergi. Ia melihat sekeliling pedagang makanan, Dan tiba tiba saja langsung terbesit sebuah ide di otaknya, Membuat dia tersenyum penuh kemenangan.
"Pak pesen bakso, Satu gerobak ya. Semuanya bakso bapak saya borong, Dan bapak jangan khawatir, Yang bayar ini semua itu mereka bertiga tuh, Yang cewek lagi duduk bertiga lagi maen hp" Ucap Lolly dengan menunjuk ke arah Bella dan teman-temannya, Yang sedang asik berselfi.
Pedagang bakso itupun langsung terkejut, Dan mengikuti arah telunjuk Lolly. Yang mengarah ke Bella.
"Baik Neng, kalo gitu saya buatkan baksonya, Tapi gimana caranya, kan yang ada cuman Neng dan tiga temennya, Trus sisa baksonya mau di kemanain? " Ucap pedagang bakso dengan menatap Lolly heran.
"Bapak tenang aja satu sekolah ini, Di traktir sama mereka. Jadi sekarang bapak buat bakso yang banyak dan bagiin ke semua siswa ya, Trus bilang gini. Ini traktiran dari Bella dan teman-temannya, Ngerti kan pak" Ucap Lolly dengan mengacungkan jari jempolnya ke arah pedagang bakso, Yang langsung dia angguki dengan senang hati oleh penjual bakso tersebut.
Lolly melangkahkan lagi kakinya ke arah penjual nasi goreng.
__ADS_1
"Pak saya borong nasi gorengnya ya, Dan yang bayar orang itu tu. Nanti bapak bagiin aja ke siswa atau guru, Atau gak pak satpam juga boleh, Trus bapak bilang gini. Ini traktirannya dari Bella, Ngerti pak" Ucap Lolly yang langsung di angguki oleh pedagang nasi goreng dengan wajah cengo.
Lolly masih saja berjalan ke arah pedagang yang lainnya, Sampai para pedagang satu kantin di buat sibuk oleh Lolly.
Setelah selesai memesan, Lolly duduk manis yang berada tak jauh dengan bangku Bella.
"Dengan lo traktir satu sekolah ini, Gak akan buat bokap lo bangkrut, Jadi hari ini kita mukbang dengan senang hati yay" Sorak gembira di hati Lolly yang tersenyum-senyum sendiri.
Dan itu tak lepas dari pandangan Bella dan teman-temannya, Yang merasa aneh dengan tingkah Lolly, Tapi mereka tidak menaruh curiga apapun pada Lolly.
"Lo liat deh, Si anak kampung itu. Dia kayak seneng banget tau gak, Sampe senyum-senyum gitu kayak orang gila, Hihh jadi ngeri gua" Ucap Angel yang menatap Lolly dengan bergidik ngeri.
"Ya, Namanya juga orang susah guys, Gak kayak kita mau apa aja tinggal bilang, Ya gak" Ucap Bella dengan tersenyum remeh menatap Lolly yang sedang bermain kuku dengan tersenyum sendiri.
"Iya haha, Dasar orang susah, Orang susah" Jawab Keisya dengan terkekeh yang diikuti dengan Bella dan Angel yang sama sama tertawa, Menertawakan tingkah Lolly.
"Ih, Makanan apaan nih, Kenapa si anak kampung itu pesenin kita ini. Kita kan lagi diet" Ucap Keisya yang kesal pada Lolly.
"Udah makan aja, Biarpun kita kaya. Kita juga harus sayang sama uang jajan kita" Jawab Bella yang langsung di turuti oleh Keisya dan Angel.
Saat tengah asik makan, Bella dkk langsung di kerumuni oleh siswa dan siswi yang mengucapkan terimakasih, Karna telah memberi jajanan gratis. Termasuk pedagang yang datang secara bersamaan dengan membawa note pembayaran masing-masing.
Bella, Angel, Dan Keisya. Langsung bingung kenapa mereka menjadi di kerumuni begini, Pikirnya.
"Makasih ya Bella, Angel, Sama Keisya. Kalian udah traktir kita semua disini, Gua gak nyangka ternyata kalian mempunyai sisi baik juga"
"Iya makasih ya, Berkat kalian duit gua bisa di tabung buat beli lato-lato"
__ADS_1
"Thanks ya Bell, Udah baik banget sama kita"
Dan masih banyak lagi ucapan para murid pada Bella yang masih saja bingung, Sampai ada pedagang, Yang mendatangi mereka, Dengan membawa Note bayaran.
"Neng, Ini total semua bayarannya. Tadi kata si Neng itukan, Yang bayar Neng Bella"
Ucapan para pedagang yang membawa note pembayaran dengan harga di luar dugaan, Membuat Bella, Angel, Dan keisya. Serempak menoleh ke arah bangku Lolly, Dan ternyata sudah tidak mendapati Lolly di sana.
"Sialan tuh si anak kampung, Jadi ini ulah dia. Awas aja lo udah menguras dompet gua, Dan lo pergi gitu aja" Batin Bella
"Kalo gini caranya sih, Bukan traktir. Tapi ngerampok, Awas aja lo anak kampung" Batin Keisya
"Gila , Ini sampai jutaan gini woy, Kalo pake belanja buat gua sih gapapa, Tapi gua gak rela kalo buat bayarin makanan orang gini" Batin Angel yang menjerit di dalam hati.
Mereka pun pasrah membayar satu persatu pedagang, Yang telah Lolly pesankan. Setelah selesai membayar, Mereka langsung berlalu pergi untuk mencari Lolly.
"Awas aja lo sampe kabur, Gak akan gua lepasin lo anak kampung" Gumam Bella dengan mengepalkan tangannya.
"Kalo udah ketemu, Mau gua bejek-bejek tuh si anak kampung, Berani-beraninya dia ngerampok kita dengan beralasan minta di traktir" Gerutu Keisya dengan menghentak hentakkan kakinya di lantai.
"Iya bener tuh, Ampe dompet gua jadi lemes gini. Gara-gara si anak kampung sialan itu" Gerutu Angel dengan mengibas-ngibaskan dompetnya yang kosong.
Berbeda dengan Lolly, Yang saat ini sedang cekikikan merasa senang. Karna telah menguras uang Bella dan teman-temannya.
Lolly kini sedang terbaring di bangku dengan tenang di rooftop sekolah, Ia dengan santai menopang kepala dengan kedua tangan dan memejamkan matanya, Dengan bersiul.
"Udah puas bikin ulahnya" Ucap seseorang dengan nada datarnya berdiri di hadapan Lolly yang sedang terbaring.
__ADS_1
Lolly langsung membuka matanya, Dan setelah melihat orang itu Lolly membelalakkan matanya kaget, Melihat keberadaan Langit di hadapan Lolly yang tiba-tiba.