Kisah Cinta Si Gadis ABSURD

Kisah Cinta Si Gadis ABSURD
Cemburu?


__ADS_3

Mereka bertiga masih di depan rumah Lolly, Sampai Lina datang dengan tergopoh-gopoh, Karna khawatir dengan keadaan Lolly. Karna Lolly baru pulang, Sedari tadi siang membuatnya khawatir, Takut Lolly kenapa-napa.


"Huh,, Huh.. Lolly kenapa kamu baru pulang jam segini. Kamu kemana aja, Kamu gak papa kan?" Tanya Lina dengan memegang kedua bahu Lolly, Dan mengguncang-guncang badan Lolly.


"Aduh ibu, Lolly kalau ibu giniin Lolly terus, Bisa-bisanya Lolly bisulan buk!"


Lina langsung melepaskan tangannya dari pundak Lolly, Dengan kening yang berkerut menatap Lolly, Aneh.


"Kenapa bisa bisulan?" Tanya Ibunya Lolly.


"Ya karna, Ibu guncang-guncang tubuh Lolly lah"


"Emang bisa begitu?" Tanya Laskar dengan ekspresi anehnya.


"Ya bisalah, Kalau tuhan udah berkehendak"Jawab Lolly yang langsung membuat, Lina, Langit, Dan Laskar memutar bola matanya malas.


"Ini tadi nak Langit nungguin kamu Lolly, Eh terus ini kamu pulang bawa siapa?" Tanya Lina yang menelisik Laskar dari atas sampai bawah.


"Hehe, Biasa bu tadi Lolly nemu dia di got. Lumayan lah buat di jadiin calon mantu ibu" Jawab Lolly, Dengan cengengesan.


Sementara Laskar yang mendengar itupun langsung salah tingkah, Meskipun awalnya melotot kaget. Karna Lolly bilang, Baru nemu di got.


Sedangkan Langit yang mendengar Lolly, Yang mengatakan bahwa Laskar, Calon menantu untuk ibunya. Langsung jealous.


"apaan, Bawa-bawa calon mantu segala, Alay" Batin Langit dengan mendelikkan matannya, Dari Lolly.


"Bisa aja kamu ini!"


"Siapa nama kamu nak?" Sapa Lina dengan tersenyum ramah ke pada Laskar.


Laskar langsung membalas senyuman Lina, Dan menyalimi tangan Lina.


"Saya Laskar tante, Sebenarnya tadi saya gak sengaja nyerempet Lolly yang lagi jalan sendirian. Untung aja dia gak papa, Cuman tanganya lecet sedikit, Maafin saya, Yah tante"


"Oh gak papa nak Laskar, Sekalipun kamu tabrak dia juga, Tante gak bakalan marah kok" Jawab Lina dengan santainya membuat, Lolly, Laskar, Dan Langit melotot kaget.


"Hehe bercanda, Gak usah di anggap lelucon oke" Jawab Lina dengan berlalu pergi masuk ke dalam rumah.


"Lolly, Ajak masuk teman-teman kamu!" Suruh Lina denagn meninggikan suaranya.


"Iya, Siap delapan enam komandan!" Pekik Lolly, Yang membalas teriakan ibunya.


Laskar dan Langit sama-sama menutup telinganya, Karna sakit mendengar teriakan Lolly.

__ADS_1


"Yok masuk, Wahai calon-calon penghuni neraka" Ajak Lolly yang tak ramah.


"Berarti lo juga termasuk penghuni neraka dong" Celetuk Langit.


"Yehh, Nggak lah aku kan solimi" Jawab Lolly, Yang munutup mulutnya dengan telapak tangan.


"Ck, Dasar cewek aneh" Gumam Laskar.


"Aneh-aneh gini juga, Lo pasti bakalan suka sama gua iya kan?"


"Gak tau"


"Kenapa lo jawab gak tau, Atau emang lo suka sama Lolly?" Seru Langit, Dengan ketusnya.


"Bukan urusan lo!"Jawab Laskar.


"Jelas urusan gua, Karna gua lebih dulu deket sama Lolly, Ketimbang Lo!"


"Lo cemburu?" Celetuk Laskar dengan menaikkan satu alisnya, Membuat Langit langsung bungkam.


Lolly yang melihat ke dua cowok yang sedang berseteru itupun, Hanya terkikik geli.


"Hihihi, Seru juga yah. Direbutin cowok, Ah jadi pengen jadiin mereka tumbal proyek tahu bulat aja deh" Batin Lolly, Yang malah berpikir nyeleneh.


Langit yang tak terima, Karna sudah di pojokan oleh Laskar pun. Langsunh berdiri ingin memukul Laskar.


Bugh,


Tanpa aba-aba Langit langsung meninju pipi Laskar, Sampai membuat sang empu terhuyung dan jatuh.


"Sialan lo, Kenapa lo nonjok gua hah!" Seru Laskar, Yang marah. Karna Langit dengan lancangnya berani memukul Laskar.


"Karna gua gak suka sama lo!" Tekan Langit, Dengan tatapan menghunusnya.


"Gua yang lebih gak suka sama lo, Lo sampah tau gak!" Seru Laskar dengan lantangnya, Membuat amarah Langit semakin memuncak.


Bugh,


Bugh,


Terjadilah perkelahian di dalam rumah Lolly, Sedangkan Lolly yang menyaksikannya pun, Hanya menonton dengan sibuk mengoceh, Seperti wasit.


"Ayo,, Ayo Laskar balas pukul Laskar.. Iyaa,, Iya,,, Langit tinjuan mu membuat kentut ku ingin meledak,, Lima puluh" Celetuk Lolly dengan nada yang di buat-buat.

__ADS_1


"BERHENTI!!!!" Pekik Lina yang terkejut, Melihat rumahnya sudah berantakan seperti kapal pecah, Karna keributan Langit dan Laskar.


Mendengar ibu Lolly, Yang datang dengan berteriak. Membuat aksi keributan Langit dan Laskar pun terhenti, Termasuk Lolly.


"Yah dasar nih, Emak-emak Facebook nih. Suka banget ngalangin hal yang buat anak muda terhibur" Batin Lolly dengan menatap ibunya malas.


"Kenapa kalian ribut hah!, Dan kamu Lolly kenapa kamu malah dukung mereka berantem. Bukannya pisahkan juga!" Ucap Lina dengan berkacak pinggang di hadapan mereka bertiga.


"Maaf tante, Tapi Langit duluan yang tonjok muka saya" Seru Laskar.


"Lo duluan yang mancing-mancing"Jawab Langit.


"Nah, Gitu. Ayo Lanjut-lanjut part dua nih, Pasti seru ayo-ayo" Seru Lolly yang malah bersorak heboh sendiri.


Lina yang geram dengan Lolly pun, Langsung menjewer telinga Lolly dengan kuat.


"Dasar anak tengil kamu, Ngidam apa ibu sampai kamu bertingkah seperti ini Lolly" Seru Lina dengan memelintirkan sedikit telinga Lolly, Yang Langsung membuat Lolly menjerit sakit.


"Aduhhh, Ampun ibu ampun. Tolong lepasin tangannya dari telinga Lolly, Kalau gak. Gak bakalan Lolly maafin" Pekik Lolly.


Langit dan Laskar yang melihat Lolly meringis kesakitan pun, Hanya bisa diam dengan menelan ludahnya susah payah.


 "Waduh, Pasti sakit tuh Kasian si Lolly, Takut kupingnya copot" Batin Laskar yang meringis melihat telinga Lolly yang memerah.


"Maafin gua Lolly, Gak bisa bantu lo. Karna gua juga takut sama Capitan nyokap lo yang ganas itu" Batin Langit, Yang sama meringisnya seperti Laskar.


"Sekarang kalian beresin ini semua, Dan kamu Lolly. Awas kalo berulah lagi, Nanti ibu kutuk kamu jadi Cengkodok!" Seru ibunya Lolly, Dengan mengacungkan jari telunjuknya di depan wajah Lolly.


"Waduh nih telinga pasti bakalan buntung deh, Sebagai gantinya gua pake telinga apa yah.. Ah, Kayaknya telinga kambing mang joker gak terlalu buruk" Ucap Lolly yang mengusap-usap, Telinganya.


Langit dan Laskar yang mendengar ocehan Lolly pun bingung, Harus kasihan atau Tertawa. Karna ucapan Lolly yang aneh, Menurut mereka.


"Emang lo mau, Kuping lo di tukar sama kuping kambing?" Tanya Langit.


"Ya mau lah, Not Bad" Jawab Lolly dengan santainya.


"Kalo menurut gua sih, Mending pake kuping Babi aja. Jadi imut kiyowo gitu kan" Seru Laskar.


"Ah yah, Itu ide yang lebih bagus. Nanti kita berburu babinya gimana" Ucap Lolly.


Laskar dan Langit langsung tercengang, Mendengar Lolly yang mengajak mereka berburu babi.


"Boro-boro berburu babi, Ketemu aja gua udah ngiprit. Takut di seruduk" Ucap Langit.

__ADS_1


"Iya yah, Gak papa lah. Nanti beli online aja biar kurir yang berburu babinya dulu" Jawab Lolly.


__ADS_2