Kisah Cinta Si Gadis ABSURD

Kisah Cinta Si Gadis ABSURD
Kita Itu GAY


__ADS_3

Langit yang mendapat pertanyaan aneh dari Lolly pun, Langsung menoleh dengan tatapan tajamnya. Langit terus menatap Lolly dengan tajam, Sedangkan yang di tatap malah nyengir kuda tanpa dosa.


"Hehehehe..." Cengir Lolly dengan menatap Langit kikuk. Karna salah bertanya, Yang membuat Langit langsung menatapnya tajam setajam pedang, Pikir Lolly.


"Langit, Gua boleh curhat gak sih sama lo" Keluh Lolly dengan merendahkan suaranya, Dan kepala yang menunduk lesu.


Langit langsung menoleh ke arah Lolly, Yang sedang memilin seragamnya dengan mulut mengerucut.


"Lo kenapa, Lagi nahan berak?" Tanya Langit pada Lolly, Lolly sontak mendongak melihat wajah Langit yang nampak datarnya saat berbicara pada Lolly.


"Ishh, Lo ngeselin banget si jadi orang. Gua bukan lagi nahan berak Langit, Tapi gua lagi mau curhat sama lo!" Seru Lolly dengan memicingkan matanya ke arah Langit yang masih bersikap cuek.


"Oh" Jawab Langit datar, Dan langsung membuat Lolly cengo dengan mulut terbuka.


"Kok lo jawabnya gitu si saudaranya alien" Ucap Lolly yang benar benar kesal dengan sikap Langit.


"Katanya lo mau curhat sama gua, Ya gua jawab oh aja. Trus lo mau jawaban kayak gimana Lollyana!" Tekan Langit yang malah balik kesal pada Lolly.


"Hehe, Santuy-santuy dulu mas bro" Ucap Lolly dengan cengiran tanpa dosanya, Dan mengangkat ke dua telapak tangannya seolah mengajak Langit untuk bersabar.


"Yaudah, Apa?"


"Hah, Apa yang apanya si Langit. Lo jadi orang gak jelas banget deh"


"Ck, Lo bilang kan lo mau curhat, Kenapa lo  malah diem sih kutil badak" Seru Langit yang sudah habis stok kesabarannya menghadapi Lolly.


"Eh, Eh Enak aja lo bilang kutil badak. Gua yang cantik, Baik hati, Rajin menabung, Dan tidak sombong ini merasa terhina tau gak" Jawab Lolly dengan mendramatisir, Sembari memegang dada dengan sebelah tangannya.


"Terserah" Singkat Langit, Yang langsung membuka buku pelajaran untuk di baca, Lebih tepatnya untuk menghiraukan tingkah Absurd Lolly.


"Gua sebenarnya lagi sedih Langit,Gua. Gua. Huaaa" Pekik Lolly malah menangis histeris, Yang langsung membuat Langit panik kepalang.


"Heh, Kutil badak. Lo kenapa malah nangis si, Cerita juga belum, Atau lo kerasukan jin Tomang" Seru Langit yang langsung menyentuh dahi Lolly.


"Gua, Lagi sedih Langit, Bukan lagi kerasukan. Gua sebenarnya lagi menjiwai curahan hati gua, Yang mau gua ungkapin ke elo" Seru Lolly dengan berpura-pura mengusap air matanya.


Langit langsung memutar bola matanya malas, Lagi dan lagi harus terjebak dengan tingkah Lolly yang benar-benar absurd.


"Gua sebenarnya anak yatim Langit, Gua sedari kecil belum pernah lihat wujud bapak gua kayak gimana. Tapi, Setiap gua tanya sama ibu gua, Ibu selalu jawab. Bahwa bapak gua udah gak ada, Trus gua tanya lagi tuh sama ibu gua, Kalo seandainya bapak gua udah gak ada, Mana fotonya aja. Biarpun gua gak bisa melihat langsung wujudnya kayak gimana, Setidaknya gua masih bisa lihat wujud bapak gua dalam foto" Lirih Lolly dengan memainkan jarinya, Seperti anak kecil.

__ADS_1


Langit yang mendengar curahan hati Lolly, Yang panjang lebar itu pun. Sontak menatap Lolly dengan menaikkan satu alisnya.


"Kenapa lo bilang mau lihat wujud bapak lo, Emang bapak lo dari planet mana?, Sehingga lo bilang wujud-wujud?"


"Ck, Ya kali kan. Bapak gua itu keturunan raja inggris, Kan gua enak kalo sampe ketemu, Gua bisa jadi princess"


"Princess-Princess, Lo gak pantes sama sekali. Lo pantasnya jadi kutil badak!"


"Eh lagi-lagi tuh si kutil badak di bawa-bawa, Lo gak takut apa kena karmanya. Nanti lo di sambar petir, Trus lo jadi bisa dance lumba-lumba tau Langit"


" Dasar aneh, Otak lu bener-bener aneh. Gua baru nemu spesies kayak lo"


"Ya, Iyalah. Cuma gua doang yang paling spesial, Gak ada yang lain kecuali nabi yesus"


"Nabi yesus-Nabi yesus. Tepatnya nabi isa Lolly, Emang agama lo kristen?"


"Nggak, Gua islam umat nabi muhamad saw. Yang paling imut"


"Trus kenapa lo bawa-bawa yesus?"


"Ya, Karna kalo gua lagi nonton tv, Ada siaran tuh yang lagi nayangin Rohani Kristen. Gua tonton dong karna penasaran, Eh lama-lama gua langsung Shalat aja, Takut di keluarin dari umat nabi hehe"


"Dasar bocah Prix"


"Kenapa lo nanya begitu?"


" Ya, Karna gua lagi nebak aja"


"Gua sama kayak lo, Gak punya ayah. Ayah gua udah meninggal waktu gua masih kecil"


"Meninggal kenapa?"


"Ya, Karna udah waktunya"


"Bukan itu bodoh, Maksud gua tuh karna gejala apa, Sakit kah?, Atau di gigit janda pirang?" Tanya Lolly dengan menampilkan wajah polosnya.


Langit langsung melotot ke arah Lolly, Karna mendengar pertanyaan konyol Lolly.


"Ck, Gak ada akhlak lo bilang bokap gua meninggal karna di gigit janda pirang" Seru Langit dengan mengerelingkan matanya.

__ADS_1


"Ya terus kenapa dong, Langit"


"Dasar kepo!"


"Biarin, Hidup-hidup gua, Dari pada nanti gua mati penasaran, Wlee"


"Bokap gua kecelakaan"


Jawab Langit singkat, Yang langsung membuat Lolly bungkam.


"Kenapa diam?"


"Berarti kita selama ini, Termasuk golongan GAY dong"


"Maksud lo?"


"Ya itu, Gank Anak Yatim" Jawab Lolly dengan wajah polosnya, Membuat Langit langsung tertawa terbahak-bahak.


"Hahahaha, Dasar gadis absurd lo. Ada-ada aja emang" Seru Langit yang masih tertawa, Tanpa sadar ia mengacak-ngacak rambut Lolly.


"Ih, Langit lo malah ngacak-ngacak rambut gua sih, Dasar lo manusia setengah lutung!" Pekik Lolly dengan berlari pergi ke luar kelas.


Langit tak menghiraukan ucapan Lolly, Ia malah terus saja tertawa Karna ucapan Lolly yang menurutnya lucu. Dan hal itu, Membuat semua atensi murid kelas melihat Langit Cengo.


"Gila, Baru kali ini gua liat Langit yang ketawa lepas kayak gitu, Biasanya kan dia suka menyendiri, Dan cuek banget orangnya"


  "Iya ya, Hebat juga si Lolly bisa buat langit yang tadinya beku jadi mendidih"


   "Si bego, Bukan mendidih tapi mencair"


   "Gua juga suka kok liat muka Lolly yang cantiknya kalem natural gitu, Tapi dia aja yang bertingkah absurdnya minta ampun"


  "Tapi kadang dengan tingkah kayak begitu tuh, Orangnya seru tau"


  "Ih, apaan sih kalian malah muji-muji si cewek aneh itu"


   "Syirik aja lo"


Tanpa mereka sadari, Bella, Angel, Dan Keisya menyaksikan kebersamaan Langit dan Lolly. Dan melihat Langit yang tertawa bersama Lolly.

__ADS_1


Hal itupun langsung membuat Bella geram, Ingin segera menghajar Lolly kembali. Tanpa kapok, Setelah apa yang Lolly lakukan padanya.


"Dasar cewek gila, Awas aja lo. Gua gak akan menyerah buat nyerang lo terus, Liat aja nanti. Dan untuk lo langit, Sekarang lo bisa tertawa bersama si cewek gila itu, Tapi jangan harap akan bertahan lama, Karna gua bakalan singkirkan tuh cewek gila, Yang udah rebut lo dari gua" Batin Bella dengan menyunggingkan senyumnya menatap Langit yang masih tertawa.


__ADS_2