KUBIARKAN ENGKAU TERSENYUM

KUBIARKAN ENGKAU TERSENYUM
Berpacaran Resmi Dengan Amelia.


__ADS_3

01.06.2002.


Kita akhirnya bersatu, aku menerimamu sepenuh hati. Tidak peduli bahwa kamu telah kehilangan mahkota berhargamu. Orang bilang aku bodoh, namun aku merasa bahwa ini adalah hari paling bahagia yang aku miliki.


Damar langsung memeluk Amelia dan mendapat sorakan bahagia dari semua orang. Tak berhenti disitu, sebagai syukuran atas semua hal yang telah terjadi, Damar berbicara keras di depan umum.


“Kalian semua pasti menunggu Pajak Jadian yang harus aku berikan bukan. Tapi aku tidak akan menjadikan hal tersebut tidak bermanfaat, bagaimana jika kalian bisa makan sepuasnya di kantin.”


“Selain kalian bisa makan dengan kenyang, kita juga akan menghabiskan semua dagangan ibu-ibu kantin. Dengan begitu hal ini lebih bermanfaat daripada melakukan hal lain, apakah kalian setuju?”


“Bukan hanya kantin, kalian semua juga boleh menghabiskan semua barang yang ada di Koperasi Sekolah. Berikan semua tagihannya padaku, termasuk para guru juga boleh melakukannya,” ucap Damar tersenyum pada beberapa guru yang mendekat.

__ADS_1


“Kalau begitu tunggu apalagi, mari kita serbu kantin dan koperasi!” teriak beberapa siswa yang tak mau ketinggalan. Mereka semua tidak peduli lagi dengan hasil ujian, mereka malah berebut untuk siapa yang lebih cepat sampai di kantin.


Hari itu, Damar mentraktir hampir semua siswa yang ada di sekolah. Semua siswa yang berjumlah 300 orang itu sangat senang dan berterima kasih pada Damar mengenai hal itu.


Dan karena makanan di kantin ternyata tidak cukup untuk semua siswa, Damar juga mengundang beberapa pedagang kaki lima di depan sekolahan untuk masuk ke sekolah, tentunya setelah mendapat izin dari guru.


Dan semua rombong pedagang itu ikut habis, tak berhenti sampai disitu, bahkan semua jajanan dan apapun yang ada di koperasi juga ikut habis. Total Damar menghabiskan sekitar 20 juta-an untuk itu semua.


Hal itu juga termasuk dengan semua makanan khusus untuk para guru yang berjumlah sekitar 50 orang. Tentu saja Damar sudah mengkhususkan beberapa makanan terbaik untuk para guru yang sudah mengajarnya hingga sekarang.


“Selamat atas hubungan kalian berdua, mungkin ini akan menjadi sejarah baru di sekolah ini, dimana ada pasangan yang menghabiskan puluhan juta hanya demi memakmurkan sekolahan,” puji Pak Agus.

__ADS_1


“Eh … saya kira Pak Agus akan marah dengan apa yang telah kami lakukan, padahal saya sudah siap untuk menerima hukuman dari Anda,” canda Damar.


“Bagaimana bisa aku menghukummu ketika melihat raut senang wajah semua orang, tidak hanya guru dan siswa, kamu bahkan juga memikirkan semua karyawan yang ada, kamu memang terbaik Damar,” jawab Pak Agus.


“Tidak masalah Pak Agus, saya juga sangat berterima kasih atas semua pengajaran Anda dan seluruh guru yang ada di sekolah ini, saya melakukan ini karena ada alasannya,” ucap Damar.


“Selain merayakan hubungan saya dengan Lia, saya melakukan ini juga karena ketika waktu perpisahan nanti, saya tidak bisa hadir, oleh karena itu saya melakukannya sekarang saja,” jelas Damar.


“Sepertinya kamu memiliki alasan yang tidak bisa kamu ungkapkan, kalau begitu bapak tidak akan bertanya lebih lanjut lagi. Oh iya, Kepala Sekolah juga berterima kasih banyak atas sumbanganmu pada sekolah ini.”


“Berkat itu, semua gaji guru honorer bisa naik 2-3 kali lipat, itu saja yang ingin bapak sampaikan. Sekali lagi selamat atas kemajuan hubungan kalian berdua. Jika nanti kalian menikah, jangan lupa untuk mengundang kami semua.”

__ADS_1


Pak Agus tersenyum, dia merupakan salah satu guru yang dekat dengan Damar, dia juga tahu bagaimana perjuangan Damar selama ini. Apalagi dia memiliki kerja sampingan sebagai asisten Damar di Gamma Mart.


“Kalau begitu kami pergi dulu Pak Agus, sampai jumpa! Ayo Lia!”


__ADS_2