
Pada tempat yang berbeda Han Wu dan Han Tian yang berhadapan sebelumnya dengan Fei Rong dan Zou Ren kini mulai terdesak hebat. Han Wu yang meski sudah mencapai tingkatan Bintang Cahaya Menengah energi Qinya sudah terjuras sebagian melawan Nan Hui sebelumnya.
Sekarang ia terlihat melawan tiga orang sekaligus yaitu Zou Ren, Zou Xi dan Yun Zhu. Sebaliknya Han Tian melawan Fei Rong dan Yun Da. Tiga orang lainnya datang membantu pada waktu yang sangat tepat sehingga keadaan medan pertempuran menjadi berbalik.
Sebelumnya Zou Ren sudah bertarung selama hampir 50 jurus melawan Han Wu, dan bisa dipastikan dua sampai tiga jurus lagi ia akan segera binasa. Han Wu tersenyum sinis melihat peluang membunuh sudah didepan mata. " Kamu Klan Zou sudah mampu menahan ku sampai puluhan jurus. Sekrang akan aku akhiri diri mu.!! Hardiknya. " Pedang Darah.. Penghisap Darah teriak Han Wu melepas teknik dan jurusnya. Namun tiba tiba. "Pedang Pembelah Samudra..Wuzzz...teriak Zou Xi yang melihat adik keempatnya dalam keadaan bahaya, langsung membendung Aliran Pedang Darah yang ditebaskan oleh Han Wu.
Pedang Bisu sadar meski ia jarang berbicara tetapi kampuannya akan sulit membendung serangan Han Wu mengingat jarak mereka ada belasan meter..ia menyuarakan Tekniknya semata mata untuk mengalihkan perhatian Ham Wu..dan ternya itu cukup membantu..sampai akhirnya kedua pedang itu beradu keras. Zou Xi menggit bibirnya karena menahan getaran pada tangannya.
Melihat keadaan dua saudara Zou, Yun Zhu bergegas menghabisi dua orang Hio darah yang tersisa kemudian melompat dengan cepat menuju Zou Xi berdua. Kini pertarungan berlanjut dan pariasi pedang ketiganya membuat Han Wu makin keteter..Buggg..Huaaaa Han Wu semakin gelisah melihat adiknya terkena Tendangan Gajah Bumi milik Yun Da. Melihat kesempatan itu, Tetua Fei Rong langsung berteriak Pedang Ular...Patukan Raja ular. Mata Han Tian melotot merasakan tenggorakannya ditembus pedang musuhnya.
__ADS_1
Han Wu berubah beringas melihat kondisi saudaranya dan bertarung denan membabi buta tanpa adanya perlindungan sama sekali. Itu adalah salah satu kesalahan fatal dalam sebuah pertarungan. Hingga, Yun Da ikut bergabung dengan melayang diatas kepala Han Wu, "Tendangan Gajah Bumi..Melebur Gunung..Han Wu menahan serangan itu dengan Tangan kirinya nya..sebaliknya Yun Zhu menggunakan teknik Pedang Langit menyerang secara horisontal dan berhasil pula ditahan oleh Han Wu. tetapi tidak ia sadari Swinggg angin keras seperti tornada mengarah lurus keulu hatinya dan melobangi dadanya sampai sebesar gengaman tangan. Zou Xi tanpa suara berhasil menumbangkan lawan terberat meraka.
Keberhasilan itu mereka bayar dengan luka luka yang cukup merepotkan serta esensi darah dan Qi mereka berenam menurun. Setidaknya akan menghabiskan 6 sampai 8 bulan untuk upaya pemulihannya. Mereka melihat sebagian besar sekutu yang mereka bawa sudah banyak yang binasa. bahkan salah satu Tetua Klan Fei Han ikut menjadi korban pertempuran itu. Sedangkan dari Klan lainnya banyak pula yang harus mengakhiri hidupnya dimedan itu.
Fei Hwa dari klan Fei, Yang Kai dari klan Yang berkorban nyawa dimedan pertempuran itu. Bahkan sekte yang sebelumnya diwakili masing masing 13 orang hanya bisa kembali pulang dengan membawa 6 sampai 8 orang yang selamat meskipun ada yang kehilangan tangan bahkan terluka parah.
Guan Dan Berusaha merangkak untuk menuju sebuah pohon, sebaliknya Nan Hui..sudah mampu duduk sendiri meskilun darah dari hidung dan mulutnya masih mengalir.." Guruuuu....teriak Zou Kim langsung meluncur kearah gurunya. Ia membantu gurunya mengalirkan Qi.
"Guru yakin kamu akan mencapai tingkatan Pertapa Agung atau Dewa Suci di dunia ini. Setelah semua itu, guru pasti akan menjemputmu lewat gerbang Teleportasi yang akan Guru Buka. Sekarang bersiaplah. Selang beberapa waktu..tubuh Zou Kim terlihat berbalut aneka warna..hal itu terjadi karena penyatua Qi Nan Hui dengan Qi yang terkumpul dalam dantian Zou Kim yang bersumber dari pelajaran Kitab Agung Maha Dewa. Tanah tempat duduknya tak mampu menahan beban hingga tubuh Zou Kim melesak sampai ke dada.
__ADS_1
Tanah disekitar tubuhnya tiba tiba meledak dan Zou Kim langsung mampu membuka totokannya sendiri namun ia melihat gurunya yang duduk dengan tersenyum" Anak baik, sekarang kamu sudah pada tingkatan yang duniamu sebut sebagai tibgkatan Dewa..Elemen tertentu akan dapat kamu gunakan semaumu. "Terimakasih guru, Zou Kim dengan haru langsung bersujud". Sudahlah anak Kim, guru mu sudah waktunya kembali ke Dunia Dewa dan hanya dengan pengorbanan inilah guru akan bisa kembali.
Zou Kim melongo mendengar perkataan gurunya" makkkk...maksud Guru..??? belum sempat Zou Kim melanjutkan pertnyaan, tubuh gurunya mulai kelihatan transparan...Guru....Guruuuu Zou Kim berusaha memeluknya tetapi tubuh sang guru sudah menjadi cahaya tak bisa disentuh. Ingat pesan guru, terus belajar tungkatkan kultivasi mu dan selalu rendah diri jangan pernah sombong. Guru akan menjemput mu jika waktunya tiba..dan pastikan kitab itu selalu bersama mu. Dengan kekuatan mu sekarang 100 ketua sekte darah cukup akan kamu musnahkan dalam satu tarikan napas. Maafkan guru tidak bisa bersama mu lagi muridku...Wushhhhh
Sebuah cahaya yang membentuk tubuh manusia langsung melesat kelangit dan seperti sebuah portal tiba tiba terbuka dan menutup dengan cepatnya" Guruuuuuuuuuu....ratap Zou Kim. Tak terasa air matanya menetes "Muridmu tidak akan menyia nyiakan harapan mu guru" gumamnya.
Guan Dan, yang berhasil mencapai pohon dengan begitu lemah..tak lama kemudian, akibat penggunaan ilmu Esensi Darah yang berlebihan tiba tiba saja Bummmmm...ledakan keras dengan radius 5 meteran tampak menghamburkan tanah dan rerumputan, bahkan pohon yang sebelumnya menjadi sandarannya ikut hancur berkeping keping. Itulah akhir dari sebuah Sekte yang belum genap berdiri 2 tahun.
Tidak ada yang bersorak ria atau berpesta pora..tanpa acara penghormatan masing masing klan kbali ke kediamannya dengan murung dan sedih. Pertempuran besar tetap menyisakan duka dalam keadaan menang ataupun kalah. Zou Kim ikut kembali pulang dengan wajah yang sangat berduka.
__ADS_1
Tanpa ada yang mengetahui, sebuah bayangan keluar dari puing puing sekte yang sebagian besar telah hancur. " Hemmmm.. perbuatan kalian akan aku ceritakan kepada Sekte Pusat..tunggulah pembalasannya..Jangan Panggil aku Kun song jika tidak dapat menghancurkan kalian 4 Klan memalukan.
#####