KULTIVATOR AGUNG MAHA DEWA

KULTIVATOR AGUNG MAHA DEWA
KEMENANGAN ZOU KIM


__ADS_3

Zou Kim yang dihadapkan dengan perwakilan Sekte Hantu Darah, terlihat santai dengan gaya pakaian yang sederhana seolah menunjukan identitas bahwa ia adalah orang pedalaman tetapi memiliki sedikit wawasan. Sementara Yu Yuan, adalah seorang pemuda berusia sekitan 27 tahunan yang memiliki otot kekar dan saat ini sudah mencapai tingkatan Galaxy Awal. Melihat lawannya adalah seorang pemuda tanggung, ia tertawa kecut karena didalam perkiraannya hanya butuh beberpa menit saja untuk keluar sebagai pemenang.


9 arena lainnya telah mulai melangsungkan pertandingan sementara di arena tempat Zou Kim, terlihat masih melangsungkan pembicaraan.


"Hey..kenapa saudara belum mulai menyerang," tanya Zou Kim.


"Hahahahaaa..Sebaiknya agar kamu tidak terluka dan mengalami patah tulang, lebih baik kamu kembali saja ke barak mu," saran Yu Yuan.


"Hemmm saudara lumayan sombong rupanya, bagaimana kalau saudara saja yang turun supaya aku tidak mendapatkan luka dan tidak pula mengalami patah tulang," ledek Zou Kim dengan tersenyum.


"Kurang ajar, kamu kira aku akan berbelas kasih lagi ya, sekarang bersiaplah, akan ku buat kamu menyesali omongan mu," seru Yu Yuan marah.


"Tapak Penghisap Darah, iyaaaa." Yu Yuan menerjang kearah Zou Kim dengan menggunakan 50 persen Qi yang ia miliki. Menggunakan Qi penuh akan sangat percuma jika yang ia lawan hanya sekelas Zou Kim, seperri itulah jalan pikirannya. Tapak Penghisap Darah adalah salah satu teknik terlarang dalam Dunia Kultivasi, hal itu karena setiap orang yang menjadi sasarannya, jika memiliki tingkatan sedikit lemah atau terlambat mengantisipasi, maka dipasrikan akan mati dalam keadaan kering kehilangan esensi darah.


Pertarungan antara Zou Kim melawan Yu Yuan dipandang tidak begitu menarik, sebab Zou Kim sama sekali belum mampu disentuh oleh lawannya. Hal itu justru membuat Yu Yuan semakin penasaran dan marah.


"Kurang ajar kau, apakah kemampuan yang kamu miliki hanya teknik menghindar saja hahhh..Hanya banci saja yang menjadi perempuan tidak, menjadi lelakipun tidak," hardik Yu Yuan.


Mendengar sindiran itu, Zou Kim jadi sedikit emosi.

__ADS_1


"Kalau kau tak mampu mengenaiku dari tadi lantas aku kau bilang banci, lalu kamu apanya banci," jawab Zou Kim dengan tersenyum.


Yu Yuan menjadi tidak terkontrol setelah mendengar ejekan lawannya sehingga ia akhirnya melepaskan seluruh kekuatannya.


"Tapak Hantu Darah, Selimut Hujan Darah, Iyaaaa" Yu Yuan ternyata berada pada tingkatan Galaxy awal, setelah ia melepas kekuatan penuhnya, para penonton yang tadinya tidak begitu tertarik melihat pertarungan mereka, kini baru berbalik untuk menyaksikan apa yang akan terjadi dengan kombinasi tingkatan dan serangan.


Melihat Yu Yuan sudah sangat marah, Zou Kim masih bersikap tenang. Sebaliknya Kwi San bertiga merasa kalau mereka sendiri tidak akan sanggup menahan serangan orang yang menjadi lawan sipemuda, hingga akhirnya mereka jadi mengkhawatirkan nasibnya.


"Tubuh Dewa Agung, Kubah Emas", guman Zou Kim. Kemudian pada jeran 3 meteran dari tubuhnya muncul cahaya emas tipis yang mengelilingi seluruh bagian tubuhnya.


Pelaksana pertandingan pada arena tempat Zou dan Yu bertarung menjadi kaget yang satu teknik terlarang sedangkan yang satu teknik yang tidak ia ketahui. Ia mengetahui jika Hujan Darah mengenai dirinya maka bisa saja ia yang akan ketimpa sial. Akhirnya iapun mengaktifkan prisai pelindung dengan Qi yang dia miliki.


Hujan itu telah mengenai zirah pelindung Zou Kim maupun pelaksana pertandingan. Tetapi semua itu tidak memberikan dampak apapun kepada mereka. Kurang dari 10 menit hujan darah telah berhenti, Zou Kim kemudian melepas kubah pelindungnya. Ia memandang Yu Yuan yang sudah kelihatan pucat akibat sebagian esensi darahnya sendiri telah berkurang cukup banyak.


"Bagaimana, bukankah aku sudah tidak menghindar lagi," tanya Zou Kim dengan santai. Ia kemudian membiarkan Yu Yuan memulihkan sebagain kekuatannya karena ia tidak ingin mengalahkan orang dalam kondisi selemah itu.


Pada arena berbeda, Jiang Wan yang saat itu menghadapi Fu Shi Wei sudah mendekati puncak pertarungan, beberapa bagian tubuh mereka sudah terdapat beberapa luka sayatan yang merobek kulit dan baju mereka.


"Hati Pedang,Seribu pedang Berpadu," Jiang Wan melepaskan serangan andalannya.

__ADS_1


"Pedang Iblis, Iblis Menerjang Langit," Fu Shi Wei tidak mau tinggal diam, ia melepaskan serangan andalannya untuk menentukan pemenang diantara keduanya. Belum lagi ia merasa sakit hati karena saudara seperguruannya pernah dikalahkan oleh kelompok Naga Terbang.


Tranggg..tringgg..benturan pedang keduanya membuat semua mata yang melihatnya terpana. Bunga api bermunculan dan Bugggggg...Buggggg..suara dua pukulan yang sempat mereka lepaskan. Jiang Wan berhasil mendaratkan kepalan tangan kirinya tepat pada ulu hati lawan, sebalik Fu Shi Wie sempat membalas dengan tendangan pada dada Jiang Wan. Akibatnya, mereka masing masing terlempar sampai keluar arena.


Penyelenggara pertandingan menjadi bingung untuk memutuskan pemenangnya, sehingga akhirnya ia memutuskan kedua peserta gugur dengan hasil seri. Fu dan Jiang kemudian digotong menuju ruang pengobatan.


Pada arena yang tidak jauh dari arena tempat Zou Kim bertarung, terlihat Nona Bing Hay Ling masih bertarung santai menghadapi Xian Fhu dari golongan Gagak Pengelana. Perbedaan tingkatan Galaxy awal menghadapi Bintang Cahaya Puncak membuat pertarungan mereka jadi tidak begitu menarik.


"Energi Es, Tapak Es Abadi haittt..Bing Hay Ling yang sebelumnya melihat diarena lain sudah ada yang selesai, ia berniat mengakhiri segera pertarungannya.


"Gagak Hitam, Cakar Penghancur Hati" hiyaaaa teriak Xian Fhu


Bummmmm...ledakan terjadi akibat pertemuan energi mereka. Namun akibatnya, Xian Fhu terdorong mundur beberapa langkah, tangannya sebatas pudak telah diselimuti lapisan es tipis. Kemudian Xian Fhu menggigil dan jatuh terduduk. Dengan demikian nona Bing Hay Ling dinyatakan keluar sebagai pemenang.


"Saudara Yu, apakah kamu sudah siap bertarung lagi, aku sudah cukup lama menunggu mu, lihatkah beberapa arena lain sudah selesai" seru Zou Kim.


"Kurang ajar, dasar sial kau" wuzz..wuzz dua buah senjata rahasia berbentuk garpu kecil dilepaskan oleh Yu Yuan. Wasit tidak sempat mengambil tindakan menghentikannya.


Zou Kim yang melihat serangan mendadak seperti itu menjadi marah, jarinya dengan sigap menjentik kedua senjata rahasia tersebut sehingga berbalik dan menancap tepat di kedua pundak Yu Yuan. Akibatnya Yu Yuan segera menelan Pil pemunah racun. Penggunaan senjata rahasia dalam pertandingan tersebut adalah merupakan salah satu larangan. Sehingga pelaksanapun mengumumkan Whu Shi San sebagai pemenangnya.

__ADS_1


Dengan berakhirnya pertarungan tersebut, maka babak pertama telah selesai dan telah ada 99 pemenang, yang akan bertanding keesokan harinya.


__ADS_2