KULTIVATOR AGUNG MAHA DEWA

KULTIVATOR AGUNG MAHA DEWA
KERAJAAN OW VS MATA DEWA2


__ADS_3

Terlihat sisa sisa murid Mata Dewa sekitar 500an orang mulai berhamburan keluar kearah depan untuk menyongsong 300 pasukan Harimau Baja. Tanpa mereka sadari bahwa dari bagian belakang balai kota, pasukan lainnya juga sudah menggempur mereka.


Zhu Lam memimpin pasukannya dan mulai berhadapan dengan Zou Kim serta ke 3 komndan bendera.


" Berani beraninya kalian melakukan penyerangan tanpa mengukur kekuatan sendiri" bentak Zhu Lam yang mengukur kultivasi lawannya pada tahapan Galaxy puncak. Padahal cukup 1 orang komandan bendera sudah merupakan lawan setimpal baginya.


Mendengar hal itu, Huang Bian komandan bendera hitam langsung memberi aba aba sehingga 100 orang anggotanya mulai bergerak, begitu pula dengan Ow Zung Na dan Kwi San juga tidak mau tinggal diam. Pertempuran akhirnya terjadi secara terbuka..


Tangg..tingg..trangg..suara benturan senjata terus bersahutan,diikuti suara keluhan dan sebagian pasukan yang meregang nyawa..Uaghhh...uhukkk..


" Kemari kalian keparat.! " Zhu Lam sangat geram melihat banyak anggotanya berjatuhan.


" Terlalu naif kau, menghadapi ku saja kamu belum tentu menang" balas Kwi San.


Hiyaaaaa...Haiiittt...Kwi San dan Zhu Lam mulai melepas jurus terhebat mereka dalam tarung hidup dan mati. Baru belasan gebrakan keduanya bertarung, terdengar suara serangan dari arah belakang semakin mendekat. Hal itu membuat semangat Zhu Lam menjadi goyah.


"Bantai dan jangan sisakan semuanya, kecuali komandan mereka..!!" terdengar raja Ow berseru. Zhu Lam sendiri yang sudah mengenal pemilik suara itu, semakin bertambah panik, sehingga pada jurus ke 42, Kwi San berhasil memotong lengannya. Aghhhhh....teriak Zhu Lam. Berhasil memutus lengan lawan, Kwi San tak mau mengambil resiko, dia langsung memukul dantian Zhu Lam sehingga seketika Zhu Lam menjadi manusia biasa tanpa kultivasi.


Tidak memakan waktu sampai kentongan ketiga, kota Muyang telah di kuasai kembali dan dari 700 pasukan yang ditinggalkan di kota itu, hanya Zhu Lam yang masih dibiarkan hidup untuk di introgasi. Raja Ow di ikuti oleh Zou Kim sudah memasuki balai kota. Kemudian ia memanggil perwakilan balai kota yang masih hidup untuk mengganti pejabat lama, mengingat pejabat lama telah dibantai dengan seluruh keluarganya oleh Sekte Mata Dewa.


Setelah semua hal diatur, Raja Ow memerintahkan Zou Kim untuk memanggil 1000 pasukan untuk mengamankan kota Muyang. Setelah itu mereka kembali ke Kota Angbin.

__ADS_1


Raja Ow kembali telah berkumpul dengan 2 jendral serta pasukan Harimau Baja keesokan harinya. Kemudian pada malam hari, ia mengajak jendral dan Zou Kim berempat untuk membahas rencana menggempur kota Moeng dan kota Muitung.


" Apa saran kalian untuk menguasai kembali 2 kota lainnya" tanya raja Ow.


Beberapa waktu tidak ada juga yang bersuara, akhirnya Zou Kim memberanikan diri untuk memberikan usulan.


" Maaf yang mulia, menurut hamba, saat ini pasukan kita sedang dalam kemampuan tempur terbaik, terlebih kita sudah berhasil menguasai kembali kota Muyang. Hal ini menjadi tambahan semangat yang luar biasa bagi kita. Sedangkan Pihak Sekte Mata Dewa, tentu sudah mendengar bahwa kota Muyang telah kita kuasai. Jadi saya sarankan kalau secepatnya menggempur mereka secara terbuka"


" Usul komandan Cukup bagus. Kalau begitu, Jendral Kim Rang dan Jendral Bu Yang Li, segera umumkan kepada seluruh pasukan, pagi sekali kita harus sudah berangkat, dalam 2 jam perjalanan, kita sudah tiba di gerbang Kota Muitung. Menurut kabar, Ketua Sekte mereka ada di kota tersebut"


Tegas Raja Ow yang langsung diiakan oleh kedua jendral.


Sesuai rencana, dalam suasana pagi hari tepatnya diatas kentongan ketiga pasukan berjumlah hampir 14.000 berangkat menuju kota Muitung. sedangkan 1000 prajurit lainnya ditinggalkan untuk mengamankan kota Angbin.


Penjaga gerbang yang menyaksikan hal itu, langsung memukul beduk dan meniup trompet sebagai tanda adanya serangan.


* Balai kota Muitung *


" Ketua..kita sudah dikepung pasukan kerajaan " lapor Quan Lam tetua ketiga.


" Hemmmm..Semut..berani sekali menunjukan taring didepan Naga. Ayo kita semua menyambut mereka di alun alun. Biarkan saja mereka masuk supaya lebih mudah dibantai"

__ADS_1


Perintah Xun Gan dengan seringai yang menyeramkan.


Sementara, dialun alun kota Muitung, raja ow dan pasukan telah tiba, ia langsung disambut oleh Xun Gan dan 5000 prajurit yang berbaris rapi di belakangnya. Meskipun dengan jumlah tidak seimbang, tetapi Xun Gan yakin dengan kemampuannya saat ini, ia akan memenangkan peperangan dengan mudah. Sayang sekali dia tidak pernah memperhitungkan keberadaan Zou Kim.


" Hahaha...Ow Yun Ping..kamu tidak menduga bukan, bahwa hari pembalasan akhirnya tiba. Ketahuilah bahwa hari ini adalah hari kebangkitan kami, sekaligus kemusnahan dari kelan mu dan semua klan yang terlibat 40 tahun lalu !"


Seru Xun Gan dengan sangat percaya diri.


" Huhhh..kamu jangan terlalu naif Xun Gan. Aku sudah menduga bahwa otak atas penyerangan kepada kami adalah kamu, meskipun saat ini kamu sudah menapaki tingkat Dewa Suci, tetapi kita hanya selisih satu garis saja. Jadi persiapkanlah dirimu karna jika bukan kamu maka akulah yang hari ini akan berakhir."


Raja Ow mempropokasi lawannya.


"Ohhhh...jadi karena sudah ditingkatan yang sama dengan ku lalu kamu merasa akan memenangkan peperangan ini, bodoh...kamu akan segera melihat kenyataannya. Seranggg...."


Perintah Ketua Sekte Mata Dewa kepada seluruh pasukannya.


Melihat musuh sudah menurunkan perintah serang, raja ow juga tidak tinggal diam ia juga melambaikan tangannya kepada seluruh pasukannya. Akhirnya perang besar tak mampu dihindari..kedua pihak sudah memulai penyerangan.


Tinggg..trang..bummm...benturan pedang, tombak, pukulan tendangan mulai kedengaran dialun alun kota Muitung. sabagian prajurit Ow..membebaskan sandra di balai kota yang tidak terjaga..


Wizzz..uaghh...blubbb..aghh..suara tusukan tombak dan tebasan pedang mulai memakan korban di kedua pihak. sejauh ini. Zou Kim dan 500 pasukannya masih melihat perkembangan. Sengaja raja Ow telah mengatur pasukan lapis, yang diantaranya termasuk Pasukan Harimau Baja.

__ADS_1


Hampir satu jam kemudian, terpampang jelas bahwa jumlah korban telah banyak berjatuhan di pihak raja ow.


__ADS_2