KULTIVATOR AGUNG MAHA DEWA

KULTIVATOR AGUNG MAHA DEWA
KOMANDAN HARIMAU BAJA


__ADS_3

Setelah melihat lawannya tidak berada ditempat, akhirnya Ham Gi menarik kembali energi halimunnya. Arena kembali menjadi hening. Suara penonton yang tadinya ramai, ikut terdiam mengiringi tatapan mata Ham Gi yang begitu murka kepada lawannya.


"Hemmm tidak tahunya kamu hanya seorang pengecut, apakah kamu pikir dengan menghindari serangan ku, maka kamu bisa selamat ya. Ketahuilah bahwa sampai saat ini aku masih menggunakan sebagian dari energi yang aku miliki. Tetapi karena kau sudah membuatku merasa malu, maka bersiaplah untukmenyambut seranganku sepenuhnya".


"Terserah kamu mau bilang apa, yang jelas permainan halimun yang kau keluarkan hanya sebuah tipuan, sedangkan yang kau sembunyikan, didalamnya adalah racun pelemah energi. Jadi kenapa aku harus jadi sasaran empuk mu" balas Whu Shi San.


"Begitu rupaya, Pantas Saja" dan berbagai tanggapan lainnya mulai muncul dari para penonton. Termasuk mereka yang berada 1 barak dengan Ketua Klan Sui, Sui Wong Yu.


"Kamu jangan bersenang hati dulu, sekarang siap siap aja untuk menjemput kekalahan mu yang pastinya akan disertai dengan luka yang sangat parah." seru Ham Gi.


"Energi Halimun, Teknik Penyatuan Air dan Embun" Hiyaaaaa...


Ham Gi yang sudah terbakar emosi, kina melakukan salah satu teknik untuk meningkatkan kekuatannya secara paksa menuju tingkatan yang hampir mencapai tingkatan Dewa Awal.


Braggggg...bragggg..bummmmm..arena yang terbuat dari kayu yang sangat keras berderak dan hancur berantakan akibat peningkatan kekuatan Ham Gi. Wilayah dalam radius 10.meter seolah dipadati oleh energi yang tidak terlihat.


"Bagaimana, Sekarang apakah kamu siap untuk ku lempar keluar arena" seringai Ham Gi.


"Hohhh, kamu terlalu banyak bicara, jika kau mampu lalu apa yang kamu tunggu" tantang Whu Shi San.


" Teknik Ilusi, Halimun Kebencian" Hiyaaaaa...


Ham Gi melesat cepat melepaskan pukulan kearah Whu Shi San. Dipihak Whu Shi San, melihat datangnya serangan lawan, ia segera membuat ancang ancang perlawanan.


"Hoh...teknik ilusi rupanya" Bayangan Dewa Agung, Dewa Menahan Badai"


Serangan Ham Gi akhirnya berbenturan dengan telapak Whu Shi San dengan kecepatan yang setara. Bahkan sedikit demi sedikit serangannya berhasil mendesak Ham Gi bergeser mundur.

__ADS_1


Bummmm..Bummmm..Bummmm dentuman pertemuan pukulan keduanya membuat serpihan papan yang mereka pijak sampai terlempar terbang kearah barak penonton yang ada disekitarnya. Pelaksana pertandingan dengan sengaja tidak membuat segel pelindung arena, karena ia tahu bahwa serpiahan semacam itu tidak akan mengganggu bagi penonton yang juga memiliki teknik pelindung masing masing.


Banyak diantara para penonton yang menjadi penasaran dengan kemampuan Whu Shi San, seolah mereka baru menyadari bahwa pemuda yang mereka remehkan ternyata memiliki banyak kejutan.


Ham Gi akhirnya mengundurkan diri beberapa langkah setelah semua pukulan yang ia lepaskan tidak mampu mengenai lawannya. Ia begitu penasaran terhadap kemampuan lawan, karena dengan peningkatan kekuatan saja, ia masih belum bisa menjatuhkan lawannya.


Ham Gi merasa sudah tidak memiliki pilihan lain, sehingga akhirnya ia mengeluarkan pedang yang sejak tadi tersimpan dibalik jubahnya.


Sringgg..pedang bening dengan gagang seperti mahkota telah tercabut dari sarungnya.


"Cabut senjata mu, jika tidak kamu jangan salahkan aku".


" Pedang Halimun, Hanya Halimun di Dunia" Wuzzhhhh dari batang pedang Ham Gi mengepul asap pekat yang perlahan mulai menutupi seluruh arena.


Whu Shi San yang terjebak didalam halimun ciptaan lawan merasa tidak memiliki pilihan lain selain membuat pelindung untuk menahan serangan lawan.


Trangggg..tranggg..tringggg benturan dan tebasan pedang terus menggema didalam halimun yang sebelumnya Ham Gi buat untuk memudahkan serangannya. Sayangnya ia tidak pernah menyangka bahwa sesungguh orang yang ia lawan memiliki tingkatan yang jauh diatasnya. Sampai berpuluh puluh serangan dan tebasan yang ia lakukan, tidak satupun yang mampu menembus pertahanan lawan.


Whu Shi San melihat Ham Gi sudah melai kelelahan, ia merasa sudah waktunya untuk menyelesaikan pertandingan.


"Tubuh Dewa Agung, Langkah Semu, Tapak Dewa Agung, Sentuhan Kedamaian" Hiyaaaaa


Bummmmmm....Bragggg...sebuah ledakan yang mengakibatkan sosok bayangan tubuh terlontar sampai keluar arena.


Semua mata yang menyaksikan pertandingan itu, tidak satupun yang tidak merasa takjub. Sosok bayangan yang terlempar tadi adalah Ham Gi. Ia terlihat berusaha bangkit dan membersihkan noda darah yang keluar dari sudut bibirnya. Kemudian ia menatap keatas arena yang telah rusak dengan melotot dan penuh rasa penasaran serta tidak percaya atas kekalahan yang ia terima. Pedang yang tadi berada ditangannya telah menancap di sebuah pohon yang tidak jauh dari tempat ia terjatuh.


Sigap Ham Gi melompat untuk mengambil pedangnya dan berniat melanjutkan pertarungan.

__ADS_1


"Aku tadi sedikit meremehkan mu, sekarang aku akan benar benar memusnahkan mu" Seru Ham Gi.


Melihat tingkah Ham Gi, pelaksana pertandingan langsung memberikan teguran kepadanya.


"Ham Gi dari Gunung Halimun, karena telah terlontar sampai keluar arena, maka dengan demikian, Utusan Whu Shi San dinyatakan keluar sebagai pemenang"


"Tidakkkk..ini tidak bisa terjadi, aku belum bertarung sampai napas terakhir" seru Ham Gi.


"Kamu harus menerima keputusan ini anak muda, karena ini adalah keputusan mutlak yang tidak bisa diubah. Jika kau menolak, maka hak mu sebagai pemenang kedua akan dihapus" Jawab Pelaksana pertandingan dengan tegas.


Ham Gi merasa tidak punya pilihan lain setelah mendengar jawaban itu. Dalam hati ia membatin," Tunggu saja, tidak akan lama lagi, kalian orang orang kerajaan Ow akan segera ku musnahkan" dengan wajah datar tanpa ekspresi.


Melihat kemengan Whu Shi San, Jiang Wan, Bun Siow, Kwi San dan Huang Bian serentak bersorak memberikan pujian kepada saudaranya. Sedangkan mereka yang tadinya bertaruh kebanyakan yang mendongkol dan kesal akibat kekalahan yang jauh diluar dugaan mereka.


Setelah pernyataan kemenangan atas Utusan Whu Shi San, akhirnya Ow Yang Biow tetua pertama Klan Ow naik keatas panggung dan mengumumkan nama nama pemenang.


Peringkat ke 5 Jian Hun dari Sekte Pedang Iblis


Peringkat ke 4 Zuan Long dari Sekte Pedang Matahari


Pwringkat ke 3 Sui Kang dari Klan Sui


Peringkat ke 2 Ham Gi dari Gunung Halimun dan


Peringkat ke 1 Utusan Whu Shi San, Zou Kim.


Semua peserta masing masing oleh Raja Ow Yun Ping diberikan hadiah termasuk hadiah istimewa kepada kelima pemenang puncak. Dengan demikian acara pertandinganpun ditutup. Sedangkan Zou Kim telah dinobatkan sebagai Komandan Harimau Baja.

__ADS_1


__ADS_2