KULTIVATOR AGUNG MAHA DEWA

KULTIVATOR AGUNG MAHA DEWA
PENGELANA TANPA NAMA


__ADS_3

Beberapa bulan telah berlalu, rasa duka yang dialami semua Klan telah banyak berkurang. Semua sekte yang banyak kehilangan pada waktu itu sudah mulai aktif melaksanakan aktifitasnya masing masing. Bahkan kondisi beberapa tetua yang terluka sudah pulih sepenuhnya.


Seorang Pemuda yang beru Berusia 17 tahun terlihat duduk di perpustakaan Klan Zou..banyak buku dan kitab yang telah dibacanya. Kondisi buku dan Kitab di Klan Zou hanya bersisa 4 sampai 5 Kitab. Ia seolah Lautan yang menampung air dari mana pun dan dalam bentuk apapun. Ia begitu bersemangat untuk memuaskan rasa keingin tahuannya.


Ketika Kitab bersisa 2 buah lagi..tiba tiba ia menemukan selembar halaman kosong yang berbunyi " Kekosongan adalah Isi, Isi Adalah Tak Berisi, Tunduk adalah bentuk penyerahan Pribadi Akan Kesucian" Ia terus mencermati makna sesungguhnya kalimat itu yang akhirnya ia pahami bahwa tubuh tidak harus kuat diluar tapi harus memiliki kekuatan batin.


"Kim er..!!! Seru seorang pria paruh baya yang memasuki perpustakaan itu."Ayah...sejak kapan ayah datang.? Tanya Zou Kim tanpa menoleh dan tetap asik membaca. " Kim Er..kepergian gurumu tidak harus membuat kamu-- mengurung diri dengan membaca dan berdiam di tempat ini.!! Harap ayahnya. " Bukan kamu sendiri yang bilang bahwa guru mu tidak mati, tetapi menunggu mu di Dunianya.!" Maafkan anak mu ayah, mulai sekarang aku akan tetap berlatih dengan semangat, bahkan akan ku kejar pencapaian yang setinggi tingginya dalam dunia Kultivasi..!! Zou Kun tertpana sejenak melihat sorot mata anaknya yang seolah ingin membuatnya berlutut.


Zou Kun merasakan bahwa anaknya bukan selemah yang orang kira. Ia yakin anaknya akan menjadi orang hebat dimasa depan." Kim Er..Ibu mu begitu mengkhawatirkan keadaan mu, makanya ayah datang menjenguk mu.! " Iya ayah, nanti aku akan mendatangi ibu dan mengecup kakinya...! Jawab Zou Kim dengan tersenyum. " Ya sudah ayah kembali dulu untuk memeriksa keuangan Klan kita beberapa bulan ini" iya ayah. jawab Zou Kim.


Setelah hari menjelang malam, Zou Kim terlihat baru keluar dari Paviliun ayahnya..dan kembali berjalan ke Paviliunnya sendiri. setelah berendam air hangat dan berganti pakaian, ia duduk diatas tempat tidurnya berkultivasi sambil menunggu waktu tengah malam." aku akan memulai perjalanan ku malam ini." ia bergumam dengan wajah yang begitu bersemangat. Terlihat diwajahnya suatu tekad yang begitu kuat.

__ADS_1


Jauh sebelum bunyi kentongan pertama sebagai penanda larut malam berbunyi, Zou Kim telah berbenah dengan Pakaian Hitam dan sebuah topeng kulit buatannya sendiri. Selama beberapa bulan sejak berakhirnya pertempuran, Ia lebih banyak mengasah dan membuka lembar pengetahuan yang sebelumnya di Transfer gurunya. Sehingga pembuatan topeng perdanya adalah yang ia kenakan Malam ini. Di kening topengnya ia sematkan Relief Dewa dengan 9 Roda yang mengelilinginya.


Wuzzzzzz sebuah bayangan yang mendekati kecepatan cahaya meluncur keluar klan Zou. Mengingat Klan Zou adalah klan yang bertetangga dengan Klan Yang, Zou Kim menetapkan tujuannya ke arah utara yaitu Klan Yun. Klan Yun adalah Klan Utara, Zou Barat, Fei selatan dan Yang Timur.


Klan Yun merupakan klan yang berbatasan dengan Benua Tengah Bagian Selatan..jadi pada jalur ini, banyak dilalui para pedagang terlebih dikota yang merupakan sebuah pelabuhan. Kota ini adalah " Kota Yun Thou " sebuah bayangan diatas langit yang penuh bintang tampak menatap kedalam kota. Ia mengamati aktifitas yang ada malam itu dipelabuhan.


Sampai akhirnya ia menemukan pergerakan 3 orang yang terbang jauh dibawahnya. Ke 3 orang itu mengenakan pakaian biru yang terdapat corak pedang menancap di puncak gunung, tepat dipunggungnya. Tingakatan Bintang Cahaya Mahir sudah dapat terbang dengan ketunggian sampai 30an meter selama setengah pembakaran Hio atau setengah Jam. Tingkatan ini memiliki lingkaran Qi antara 3000 sampai 4000 lingkaran Qi. Sedangkan Tingkat Galaxy memiliki 5000 sampai 6000 Qi. kemampuan terbang maksimal setinggi 50 meter dalam jangka waktu 1 pembakaran Hio.


"Tuan Kwan An..terimakasih atas sambutan tuan.!" Mari silahkan masuk ketua kata Kwan An menyilahkan tamunya. keempat orang itu melangkah masuk dan langsung duduk melingkar di meja bundar yang cukup besar.


" Angin apa yang membawa ketua cabang He Bing mendatangi Kota Yun Thou.? Tanya Kwan An. '" Kami datang kemari membawa misi menumpas seluruh kluarga Yun dan seluruh cabangnya..!! jawab He Bing dengan tegas dan membuat Kwan An mengerutkan dahi.

__ADS_1


"Kalau si tua ini boleh tahu, ada konflik apa antara Sekte Gunung Pedang dengan klan Yun..? "karena Tuan Kwan adalah kenalan Patriak kami, maka tidak ada salahnya memberi tahu bahkan kamipun mengharapkan bantuan Tuan Kwan dengan kompensasi usaha perdagangan mereka dan beberapa kapal dagang mereka akan kita bagi 2..!! Sekte kami mendapatkan perintah dari Kaisar kami untuk invasi ke Benua Timur ini. Sedangkan Klan Yun adalah langkah awal invasi kami. Jika semua rencana berjalan lancar maka tidak menutup kemungkinan Tuan Kwan akan memangku jabatan di istana.


"Tawaran yang menarik, dan aku sungguh sangat naif jika menolaknya. Lalu apa rencana awal ketua Bing dan...ucap Kwan An sembari menatap bergantian 2 orang disamping He Bing. " oh maaf Tuan Kwan perkenalkan ini kedua wakil ketua cabang kami Sun Ong dan Wei Yu..kata ketua cabang memperkenalkan. Tetapi belum sempat mereka melanjutkan percakapan, terdengar suara dheman dari luar.


"Hemmmm...sayang sekali dari jauh kedatangan kalian hanya akan mengantarkan nyawa...berani sekali kalian mencoba pergerakan tanpa menghitung seberapa kuat lawan kalian.!!


Brakkk...Ke 4 orang didalm langsung menerobos jendela dan mencoba menangkap sumber suara diluar..mereka berpencar dan terus mencari..tetapi yang mereka cari tetap tidak ketemu. " Heiiiii...klian kayak kesetanan sedang mencari apa.? terdengar suara yang tadi.


" Siapa sebenarnya kamu, Jika kamu manusia, tunjukan dirimu, kenapa harus sembunyi seperti cacing tanah..ayo cepat keluar..!!!! teriak He Bing..Sampai beberapa waktu baru terdengar jawaban.


" Aku hanyalah seorang Pengelana Tanpa Nama...!!!"

__ADS_1


__ADS_2