
Masing masing pihak ke lima pasang Kultivator yang telah bertatung beberspa gebrakan tiba tiba berhenti dan memperhatikan kedua petarung yang muncul diatas mereka.
Semua mata terpana melihat kemampuan Kultivator Dewa yang mungkin tidak mencapai 20 orang jumlahnya di dunia mereka.
Yu Jiang Zi misalnya..di Benuanya hanya ada 6 orang Pelindung sekte yang mengimbanginya. Bahkan kabarnya Patriak Sekte Bintang Dewa berada di tingkatan Dewa sedangkan Pelindungnya berada pada tingkatan Dewa Suci yang hanya ada satu di Benua Tengah.
" Rupanya Kamulah satu satunya lawan tanding ku di Benua ini..tadinya aku pikir Pelindung Benua Timur hanya seorang Kultivator Galaxy Mahir..ternyata..melebihi itu rupanya..!!" kata Yu Jiang Zi.
" Jika memang anda sudah memahami hal itu..maka aku harap anda bisa menarik kekuatan anda dan bila perlu sampaikan kepada Raja anda agar tidak melakukan hal bodoh dengan mencoba melakukan invasi ke Benua Kami.."
" Ha..haaa..haaaaa...kamu terlalu naif untuk seorang Kultivator Dewa..!! apa yang bisa kamu lakukan jika 6 orang kultivator dewa sekaligus menghadapi mu, sementara hari inipun belum tentu kamu akan mampu memenangkan ku..Haaa...haaa..haaaa..!!
" Lalu apa yang kita tunggu kenapa tidak memulainya.??"
"Itu tidak masalah..tetapi aku ingin melihat seberapa Kuat Pilar Benua Timur seperti Klan Zou..jadi mari kita lihat pertarungan mereka dulu..!!
Sampai saat ini belum ada yang mengetahui bahwa sesungguhnya Pelindung Benua Timur yang begitu terkenal penolong dan dermawan adalah seorang pemuda 17 tahun dari Klan Zou.
Pada saat pertarungannya selesai melawan Da Ren Li, ia pamit untuk memulihkan kekuatannya dengan dibantu Tabib Ma. Kemudian ia kembali ke Paviliuannya dan berganti pakaian.
Dibagian bawah, kelihatannya pertarungan ayahnya sudah dimulai kembali setelah sempat terhenti karena kemunculan Yu Jiang Zi dan Zou Kim.
Zou Kun maupun Yu Ming melepas seluruh kemampuannya pada tingkatan Galaxy Mahir..yang membuat tanah tempat mereka berpijak muncul retakan kecil dan bebatuan segengaman tangan beterbangan terlempar menjauhi energi Qi yang begitu dahsyat.
Dibagian lain, Han Ho yang meskipun bertarung dengan penuh semangat dan tidak berani mengabaikan Zou Ren..tetapi..dalam hati ia bergumam..
" Iniiii...Ini mustahil..baru satu bulan sebelumnya Zou Kun ditingkatan Galaxy Menengah, sekarang sudah di tingkatan mahir..apakah sebulan lalu ia masih menyembunyikan kekuatannya..??
"Haiii..aku tidak ingin bertarung dan mengambil keuntungan dengan petarung bengong sepertimu.." Seru Zou Ren yang membuat malu Han Ho.
__ADS_1
" Haagggghhhhh...Wuzzzhhh...muncul putaran angin ketika Han Ho melepas tingkatan Galaxy menengah untuk membuat Zou Ren terlempar atau menyadari bahwa Han Ho tak layak dibuat mainan.
Sayangnya ia kaget ketika melihat Zou Ren melepas pula tingkatan yang setara dengannya...
" Kurang ajar...ternyata kalian semua menyembunyikan kemampuan kalian selama ini jika tidak mustahil dalam 1 bulan kekuatan kalian bisa melonjak begitu cepat..!!!
" Kamu tidak perlu tau banyak hal, karena jawabnnya ada pada siapa yang terakhir berdiri diantara kita"
" Aliran Air..Wewangian Surga" Wuzzhhhh..teknik andalah Si Pedang Harum langsung dibrondong keluar menyerang.
" Huhhh..." Pedang Angin...Prahara Padang Pasir" tak mau kalah Han Ho membalas serangan..
Pertukaran teknik dan serangan keduanya terus berlangsung sampai puluhan kali..
Di tempat berbeda..Zou Kun yang menghadapi Yu Ming telah menanjak ke tingkatan berbahaya..
" Bummmmm.....Bummmmmmm...dua ledakan yang membuat getaran ditanah, bahkan terjadi retakan tanah dalam radius 20 meter. untung saja mereka berdua memilih bertarung sekitaran 3 Li dari Benteng Klan Zou.
" Tapak Air..Tangan Dewa..Sentuhan Neraka...
" Pedang Angin..Tunggal Penguasa Semesta...
Dua Energi dalam bentuk tangan berukuran panjang 10 meter dan lebar 2 meter bertemu dengan energi berbentuk Pedang..
Bummmmmm..Bummmm...Bummmmm..Wuzzzzzz..
Setalah tiga kali ledakan atas benturan Energi tersebut..Kekuatan Pedang Tunggal berhasil menerobos dan sedikit merobek kulit luar Zou Kun...
Meskipun demikian Yu Ming sendiri harus mengatur lingkaran Qinya dan tidak berani langsung menyerang..
__ADS_1
" Pedang Angin..." Penyatuan Angin..Tubuh berikut pedang Han Ho tiba tiba menghilang..dan berputarlah angin berukuran 3 meter menerjang kearah Zou Ren.
Melihat musuhnya telah lebih dulu mengeluarkan teknik kuat miliknya, Zou Ren tak mau berdiam diri.
"Aliran Air....Gelombang Tenang" akhirnya jurus pamungkas hasil penguasaan Zou Ren dikeluarkan..untuk menghala serangan lawan..tubuh dan pedangnya tampak bercahaya..pusaran angin yang menerjangnya langsung ia halau dengan kuat
Bummmmmmmmmmmmmmmm.....wuzzzzzzz..ledakan keras atas terjadinya benturan energi galaxy menengah membuat beberapa pohon dalam jarak 10 meter hancur berantakan.
Tubuh Han Ho maupun Zou Ren terlempar sampai lebih sepuluh meter dan keduanya sama sama terhempas tidak sadarkan diri.
Diatas langit..Zou Kim yang melihat hasil pertarungan dan kerugian yang dialami ayahnya akibat belum matangnya penguasaan tingkat dewa miliknya..akhirnya mengambil inisiatif.
" Heyyy orang Tua Yu Jiang..Apakah kita harus terus menganggur..??"
" Baik jika itu maumu jangan menyesal ya..." balas Yu Jiang Zi
Keduanya kelihatan saling menatap dan mulai mempersiapkan diri..akhirnya
Buuummmmmmmmmm.......Buuuummmmmmmmm dua kekutan yang tidak terkira meledak diatas udara..yang mengakibatkan mega berarak diatas labgit tersapu bersih..sebaliknya permukaan tanah yang berjarak 1 Li dari tempat mereka berdiri ikut bergetar dan merekah..kekutang yang sangat dahsyat.
" Teknik Angin...Tapak Pemusnah Jiwa...Huuppp..." Tapak tangan bebentuk asap sepanjang 5 meter muncul dan bergerak menghamtam Zou Kim.
Zou Kim tidak tinggal diam melihat serangan Yu Jiang Zi yang apabila ia hindari maka tanah dan orang yang ada dibawahnya akan hancur dan musnah. Tingkat kerusakan pukulan Jiang Zi kali ini bisa mencapai 50 meteran.
" Tubuh Dewa Agung... Jubah Emas Dewa..!!! serunya..kumudian keluarlah energi berbentuk mantel besar selebar 10 meter kemudian menempatkan tubuh Zou Kim ditangahnya.
Bummmmmmmm suara ledakan yang senyaring ledakan petir menggema diatas langit.
Zou Kim berdiri dengan begitu agung tanpa tergoyahkan sedikitpun. Sebaliknya Yu Jiang Zi.. Masih mempertahankan pukulan berusaha merusak Mantel pelindung Zou Kim.
__ADS_1
...# Mohon maaf para reader, karena lemahnya kemampuan menulisku sebagai manusia biasa#🙏🙏🙏...