
Zou Kim benar benar merasa sangat marah, setelah mengetahui ulah partai awan kegelapan yang ternyata bersekutu dengan iblis. Tetapi pada akhirnya ia berhasil menenangkan diri dan berpikir jernih. Tujuannya saat ini semakin kuat untuk menuju Sekte Awan Kegelapan serta memusnahkannya.
" Paman Du Yan, setelah keluarga dan harta kalian habis dijarah, lalu apa rencana kalian selanjutnya," tanya Zou Kim.
" Kami sepakat jika sudah sedikit aman, kami akan meninggalkan kota ini," jawab Du Yan tanpa ada keraguan.
"Lalu jika paman mendengar kalau sekte itu musnah bagaimana pula tindakan paman bersepuluh,"
"Meskipun itu mustahil, tapi jika itu benar benar terjadi, maka aku akan mengajak keluarga dan beberapa penduduk miskin dikota tetangga untuk pindah dan membangun kota ini kembali," jawab Du Yan tegas.
"Hem..paman telah berpikir cermat dan bijak, untuk itu aku yang paling pertama memberikan dukungan kepada paman untuk menjadi tuan kota," seru Zou Kim semangat, diikuti dengan senyum tipis Du Yan, Cang Guang dan lainnya.
"Paman bisa sedikit ilmu kultivasi bukan,"
"Kamampuan yang tidak seberapa, tidak pantas untuk dibanggakan tuan," jawab Du Yan.
" Aku melihat paman saat ini berada pada tingkatan angin ke empat," dan teman paman yang lain di tingkat bumi kedua bahkan tidak berkemampuan sama sekali,"
Du Yan tercengan melihat seorang pemuda delapan belas tahunan bisa mengetahui tingkatan yang ia miliki.
"Aku ingin meminta ijin kepada paman untuk dibolehkan menginap malam ini disini, itu jika paman tidak keberatan," pinta Zou Kim.
" Ohhh tentu saja kami tidak keberatan tuan, tetapi kami juga berharap tuan tuan ini tidak meminta makanan yang mewah karena hanya makanan sesederhana ini saja yang kami miliki" Du Yan berharap.
"Tentu Paman Du Yan, cuma paman jangan terus terusan memanggil tuan kepada kami, karena itu akan memberikan jarak antara kita. Aku Zou Kim dan ini empek Cang Guang, " Zou Kim memperkenalkan, ia malah di pelototi oleh cang guang karena ia menyebutnya empek.
__ADS_1
Du Yan mempersiapkan kamar kepada kedua tamunya sedangkan Zou Kim dan Cang Guang telah masuk untuk beristirahat. Pada malam harinya Cang Guang masih mengobrol dengan Du Yan dan dua lelaki lainnya yang ia kenal bernama Tun Him dan Lo how. Adapun Zou Kim setelah makan malam langsung kembali kekamarnya dan mengeluarkan alat tulis serta kertas dari dalam cincinnya.
" Zou Kim adalah Jenius yang hanya bisa terlahir sekali dalam seribu tahun, sehingga dengan mudah ia menciptakan beberapa teknik bela diri tangan kosong, pedang, tombak dan tenik formasi serta teknik meringankan tubuh. Selain itu, dengan sisa sisa bahan obat yang ia miliki, ia membuat kembali Pil Dewa Naga Surgawi yang baru ia selesaikan menjelang kentongan ketiga. Pil itu ia bagi kembali menjadi lima belas butir. Zou Kim selanjutnya mengambil tempat duduk dan memulihkan energinya yang terbuang karena penggunaan Api Dewa Neraka.
Hari masih begitu gelap, Zou Kim bangkit dan mengirim suara panggilan kepada Cang Guang, ia sebelumnya telah menulis surat serta kitab ilmu silat untuk dititipkan kepada Du Yan beserta Pil Dewa Naga Surgawi. Setelah menitipkan surat tentang petunjuk penggunaan Pil, Zou Kim mengajak Cang Guang langsung melesat meninggalkan Kota tersebut terus kearah timur.
Pada saat Du Yan menyadari bahwa kedua tamunya sudah tiada, ia terperangah menemukan sejilid kitab beserta belasan Pil untuk mereka, ia jadi terharu dan bersyukur atas bantuan kedua tamu yang belum mereka kenal dekat. '"Aku tidak akan menyia nyiakan harapan mu kepadaku tuan" gumamnya.
Perjalanan yang mereka tempuh lumayan melelahkan, di sebuah perbukitan yang berjarak sekitaran 4 li dari Sekte Awan Kegelapan mereka beristrahat untuk memulihkan kekuatan. Setelah matahari agak condong kebarat, mereka melanjutkan dengan menggunakan ilmu lari cepat menuju Sekte Awan Kegelapan.
Sepembakaran Hio kemudian masih dalam jarak 1 li mereka sudah dicegat oleh orang orang Sekte Awan Kegelapan.
" Berhenti, siapa kalian dan terangkan maksud kedatangan kalian, awas kalau berani berbohong maka kalian akan terkubur ditanah ini," ancam seorang pimpinan peronda.
" Maafkan kami tuan tuan, aku bersama cucuku kebetulan memasuki wilayah hutan ini, untuk mencari bahan obat," terang Cang Guang berusaha mengelabui para peronda.
"Hahahaha, di wilayah ini tidak satupun manusia yang sembarang berani menginjakan kaki, tangkap mereka," perintah pimpinan peronda.
Pasukan peronda tersebut berjumlah sekitaran tiga puluh orang, mereka langsung maju untuk menangkap sasarannya. Sayang sekali mereka menghadapi dua orang manusia pilihan,"
" Sembarangan ingin menyentuhku, Wuzzzz,"
Cukup dengan satu kibasan tangan Cang Guang, ketiga puluh orang itu terbang dan terhempas ditanah dan ada pula yang membentur pepohonan. Mereka semua tidak satupun yang bertahan hidup. Melihat semua orang orangnya sudah mati, Pemimpin peronda tadi, segera putar badan dan berusaha membunyikan penanda kedatangan musuh.
" Inti Api Dewa, Api Dewa Neraka," Wuzzzzz
__ADS_1
Ahhhhhhhhhhhh teriak kesakitan pemimpin peronda yang punggungnya mulai dilalap api hitam, ia berusaha bergulingan ditanah sambil mengaduh dan minta ampun, tetapi tidak sampai 5 menit tubuh beserta tulangnya telah musnah menjadi debu.
Selanjutnya Zou Kim menjentikan jari kepada tiga puluh mayat yang lain dan seperti pemimpinnya, mayat mayat itu juga habis menjadi debu. Cang Guang takjub akan kemampuan saudara mudanya.
Mereka berdua terus melakukan pemusnahan disetiap jalan yang mereka lalui. Sampai mereka tiba di halaman Sekte Awan Kegelapan, mereka dikepung oleh ratusan murid Sekte Awan Kegelapan. Sedangkan 9 orang tetuanya berdiri di barisan belakang.
"Lu Yung, untuk apa kamu korbankan murid murid dan para tetua mu. Ketahuilah bahwa persembahan mu kepada iblis darah tidak akan terjadi, bahkan jika iblis darah juga muncul aku tetap akan memusnahkan kalian" teriak Zou Kim.
Seorang peria berumur tujuh puluh tahun berjalan keluar dari aula dalam, ia memandang kepada dua perusuh yang datang ketempatnya. Melihat patriaknya telah muncul segenap murid yang mengepung Zou Kim berdua langsung bergerak. Zou Kim terlihat sangat marah melihat perbuatan orang Awan Kegelapan.
Ia melepas semua kekuatannya sehingga seluruh bangunan dalam radius dua li hancur berantakan, Lu Yung tercengang sekaligus geram melihat kekuatan lawannya, belum sempat ia melakukan perlawanan, tanpa ia ketahui ternyata lawannya telah ada diatas langit.
" Inti Api Dewa, Api Abadi Pemusnah," teriak Zou Kim, Bola Api hitam selebar lima puluh meter meluncur turun dengan deras kearah Lu Yung dan para tetua.
" Aktifkan perisai pelindung," teriak Lu Yung.
"Awan Hitam, Perisai Iblis' sembilan kekuatan para tetua bergabung dengan kekuatan Lu Yung membentuk sebuah rantai awan, tetapi semuanya tetap saja percuma.
"Cang Tua, menyingkir dari sana," teriak' Zou Kim. Cang Guang langsung melesat naik kesamping Zou Kim.
Bummmmmmmmmmmm, Ledakan dahsyat tidak ada yang mampu membendungnya. Api Hitam terus melahap habis pohon bebatuan dan apa yang dilaluinya. Sampai pada jarak 2 li tanah pegunungan yang sebelumnya adalah tempat kebanggaan Sekte Awan Kegelapan, kini telah menjadi kawah sedalam lima puluh meteran.
Sejak sore itu, sekte Awan Kegelapan, resmi terhapus dari Benua Barat.
...###########...
__ADS_1