KULTIVATOR AGUNG MAHA DEWA

KULTIVATOR AGUNG MAHA DEWA
PERTANDINGAN PUNCAK


__ADS_3

Pertandingan di arena 1 antara Kim Hong Dari Sekte Lonceng Emas yang menghadapi Hing Po dari Persekutuan Petarung Bebas sudah berjalan sampai 7 kali pertukaran teknik. Para penontonpun dapat dengan mudah memprediksi bahwa tidak sampai 30 teknik lagi, Hing Po akan dapat ditumbangkan. Hal itu terlihat sangat jelas, Kim Hong dengan santainya menghindari serangan serangan dari lawannya tanpa sekalipun membalas. Andai saja sejak dimulai, Kim Hong sudah mencecar Hing Po, maka dalam 15 teknik Hing Po dipastikan sudah kalah.


"Harimau Sakti, Cakar Pembelah Gunung" Hiyaaa...Hing Po sudah mulai kelihatan beringas karena berkali kali lawan selalu bisa menangkis dan menghindari lawannya. Sesungguhnya oa menyadari bahwa ia akan kalah kali ini, tetapi ia tidak mau mengalah mentah mentah harga dirinya justeru mendorongnya untuk bertarung sampai benar benar tumbang.


Kim Hong tetap seja menganggap sepi serangan lawan, meskipun tangan Hing Po menggunakan senjata berupa kaitan baja, tetapi dengan mudah Kim Hong menangkis serangan serangan tersebut.


Di arena 4 Bu Xiong dari Sekte Kelabang Ungu justru kelihatan sangat meremehkan Xian Li Jing dari kelompok Petarung Bebas. Melihat perlakuan lawan, Xian Li Jing melepaskan serangan tiada hentinya.


"Pedang Badai, Pusaran Badai Bergelombang". wuzzz wuzzz...kilat pedang yang terus menyambar tiada henti membuat Bu Xiong tersenyum sinis.


"Huhhhh dasar manusia tidak sadar kemampuan, teknik dengan kecepatan kura kura mau dipertontonkan, masih belum cukup membuatku menarik pedang. Sudahlah bersiaplah kamu untuk merangkak keluar arena" ejek Bu Xiong dengan gaya arogan.


"Tapak Kelabang Api" gumam Bu Xiong


Bummmmm.."Agghhhh..terlihat Xian Li Jing terbang sampai keluar arena untuk seterusnya langsung jatuh pingsa dan dengan sigap, pelaksana meminta Xian Li Jing segera digotong untuk diperiksa sekaligus diobati. Selanjutnya Pelaksana mengumumkan Bu Xiong sebagai pemenang.

__ADS_1


Setelah Bu Xiong dari Sekte Kelabang Ungu, menyusul pengumuman Nona Bing Hay Ling di arena 8 telah keluar sebagai pemenang. Beberapa menit kemudian Kim Hong dari Sekte Lonceng Emas. Disusul oleh Ham Gi dari Gunung Halimun,


Arena 2 dimenangkan oleh Jian Hun dari Sekte Pedang Iblis. Arena 5 Nona Ow Hoa Yin dari Klan Ow. Arena 3 dimenangkan Nam Pek dari Sekte Pengemis. Kemudian disusul oleh arena 9 Zuan Long dari Sekte Pedang Matahari, Arena 10 pemuda dengan Julukan Whu Shi San berhasil unggul tipis atas lawannya yang bersenjatakan roda terbang. Terakhir ditutup oleh kemenangan Sui Kang atas lawannya Suma Biow dari Kelompok Tabib Sakti.


Dengan berakhirnya pengumuman pemenang pada 10 arena tersebut, maka karena hari telah mulai gelap, akhirnya pertandingan perebutan 10 besar ditutup untuk dilanjutkan pada keesokan harinya. Sampai sejauh ini, keberadaan Zou Kim belum begitu menarik dan masuk dalam perhitungan 3 Klan Utama ataupun Sekte Besar yang lolos dalam sepuluh besar seperti Sekte Pedang Matahari, Lonceng Emas, Pedang Iblis, Kelabang Ungu dan Sekte Pengimis. Sebaliknya pusat pembicaraan mereka justeru kebanyakan mengamati pergerakan serta asal usul Ham Gi dari Gunung Halimun. Sebab, dua hari terakhir Ham Gi mampu menunjukan teknik teknik yang langka dan dapat dengan mudah menjatuhkan lawannya.


Disebuah Penginapan dengan merek Embun Purnama, tengah duduk melingkar 5 orang pria yang sedang menyantap hidangan disertai sedikit arak perayaan atas kemenangan saudara mereka. Kelima orang itu adalah Zou Kim sebagai Saudara Pertama, Kedua adalah Jiang Wan, Ketiga Bun Siow, diikuti Kwi San dan Huang Bian sebagai saudara ke 5.


"Saudara Pertama, pertarungan mu tadi benar benar sampai membuat telapak tangan ku berkeringat. Terlebih setelah melihat lawan mu berada pada tingkatan Galaxy awal" Jiang Wan berkata disela sela menyantap hidangan.


"hahahha..Mau masuk Juga kamu bakalan membuang nyawa saudara kelima" ejek Kwi San.


"Bgaimana rencana mu untuk besok saudara pertama?" tanya Jiang Wan.


"Besok bagaimana lagi, bukankah aku tetap harus bertarung," jawab Zou Kim.

__ADS_1


"Aku rasa sebaiknya saudara pertama cukup berada diperingkat kesepuluh saja, bagi ku itu prestasi yang membanggakan untuk kita, karena aku khawatir akan terjadi apa apa terhadap mu saudara ku" kata Jiang Wan.


"Aku justeru memiliki sebuah misi dalam pertandingan ini dan pada waktunya akan aku ceritakan kepada kalian. Saat ini, aku hanya mengharap kalian mendukung dan mempercayaiku. Aku berjanji akan berjuang dan tidak akan mengecewakan kalian." jawab Zou Kim dengan semangat. Selepas acara makan malam, Zou Kim berpamitan kepada saudara saudaranya, ia memilih untuk beristrhat guna mempersiapkan diri menghadapi pertarungan puncak keesokan harinya.


Hari pertarungan puncakpun tiba, Zou Kim, Jiang Wan dan ketiga saudaranya yang lain telah menempati barak khusus untuk mereka. Kemudian Pelaksana yang ditunjuk sebagai Ketua dalam hal ini adalah Ow Yang Biow terlihat berjalan keatas panggung utama yang telah dibuat sebelumnya.


"Yang Mulia Raja yang saya hormati dan seluruh hadirin, hari ini adalah hari penentuan yang tentu telah dinanti nantikan. Dalam pertandingan kali ini, aturan tetap seperti biasa dan yang akan bertanding sebanyak 5 pasang petarung.


"Bagi mereka yang gugur, akan dihitung lewat bakat dan kemampuannya, siapa yang memiliki bakat dan kemampuan terlemah akan menempati pringkat ke 10 dan seterusnya sampai ke enam. Sedangkan penentuan 5 besar akan ditentukan setelah 2 pasang petarung ada yang kalah, maka mereka langsung menepati posisi ke lima dan keempat. sedangkan yang menang, masing masing akan bertarung acak dengan 1 orang yang sebelumnya tidak mendapat giliran. Bagi siapa yang menang 2 kali maka dialah yang akan menempati posisi pertama, posisi kedua adalah mereka yang mengalami kekalahan 1 kali dan posisi ketiga adalah mereka yang mengalami kekalahan 2 kali." Ow Yang Bio mengakhiri keterangannya.


Pelaksana yang lain naik keatas arena dan memanggil 10 peserta tersisa untuk mengambil undian.


Berdasarkan hasil undian akhirnya tercatat dengan urutan Zuan Long nomor 1, Ow Hoa Yin, Nam Pek, Sui Kang, Whu Shi San,Jian Hun, Ham Gi, Bing Hay Ling, Bu Xiong dan Kim Hong.


...##########...

__ADS_1


__ADS_2