KULTIVATOR AGUNG MAHA DEWA

KULTIVATOR AGUNG MAHA DEWA
MEMBEBASKAN PENYUSUP


__ADS_3

Setelah membuka penutup wajah yang dikenakan dua orang tahanan yang berhasil diringkus Zou Lam dan lainnya. Selanjutnya Zou Ho maju dan melihat bahwa tahanannya telah ditotok oleh kemampuan khusus..Ia tidak ingin berspekulasi membukanya..karena bisa saja akan berakibat kematian.


" Sepertinya terpaksa harus meminta bantuan Ketua untuk membuka totokan pada kedua orang ini..!" Pinta Zou Ho.


" Ada apa kakak Ho, memangnya dengan kemampuan Kakak tidak bisa melakukannya..??


"Maafkan aku ketua..sepertinya ini adalah totokan istimewa yang tidak sembarang orang mampu membukanya..!!"


" Hanya Ketua yang telah mencapai tingkatan Dewa yang kemungkinan bisa melakukannya.!!"


" Zou Lam..siapa yang telah menotok orang ini..? Tanya Zou Kun seolah tidak mengetahuinya..


" Maaf Ketua..orang ini ditemukan kelompok Patroli dalam keadaan berdiri mematung tanpa suara dan yang satunya lagi juga demikian.!!" Jawab Zou Lam.


"Ohhhhh..baiklah kalau begitu aku akan mencoba membukanya..dan setelah itu kalian tanyakanlah identitas dan maksud kedatangan mereka ketempat ini.."!!!


Zou Kun mendekati kedua tahanan itu dan mulai mengurut bagian tengkuk sampai berakhir di dantiannya..ia menepuk pelan. Selanjutnya tawanan satunya juga diperlakukan dengan sama.


Setelah keduanya bebas, sekitar setengah pembakaran hio kemudian, mereka bersama mulai menggerakan badan dan bergerak. Baik Ko Yang maupun Ma Kuan bersama sama mulai mengangkat kepalanya dan menatap kearah Ketua Klan Zou dan menyampaikan terimakasih telah dibebaskan.


" Baiklah sekarang Ku harap kalian mau menerangkan sejujurnya siapa kalian dan apa maksud kedatangan kalian kemari.? Zou Li mengajukan pertanyaan.


" Maafkan atas kelancangan kami, Aku adalah Ma Kuan sedangkan dia adalah teman ku Ko Yang. Sesungguhnya kami adalah Kultivator bebas dari Benua Tengah".

__ADS_1


" Mendengar kekalahan Sekte Gunung Pedang, Kami berpikir untuk mencari keuntungan dengan mencoba mencari sumber daya yang ada disini..tetapi belum lagi kami bergerak, aku sudah dihentikan oleh seorang bertopeng..!!"


" Hahh..Pelindung Benua rupanya.." Gumam Zou Ho.


" Setelah mendengar keterangan kalian, maka tentu kalian tahu sendiri bahwa tindakan yang kalian ambil adalah sebuah kesalahan, oleh karena itu Kalian akan kami tahan sampai kalian menyadari kesalahan kalian" Tegur Zou Li dengan tegas.


" Lepaskan mereka Ayah, aku bisa melihat kebohongan dalam keterangan tadi, jika ayah memaksa, mereka akan memilih mati dari pada membuka rahasia mereka!!" Terdengar bisikan halus di Telinga Zou Kun.


Zou Kun akhirnya mengangguk.


" Saudara Li, aku rasa kita tidak usah sekeras itu, mengingat tidak ada kerugian yang telah mereka timbulkan serta menghindari munculnya permusuhan yang tidak berarti, maka sebaiknya kita bebaskan saja mereka" Tegas Zou Kun.


" Baiklah jika itu keputusan Ketua, Lepaskan mereka.!! Perintah Zou Li kepada Zou Lam dan lainnya.


Kedua tawanan tadi menjatuhkan diri dan menyatakan terimakasih kepada ketua Klan.


" Sudahlah..yang penting asal kalian ketahui..bahwa Klan kami mencapai kemampuan dengan usaha dan kerja keras tanpa bantuan sumber daya seperti yang kalian kira"


" Baik...kami akan mengingatnya ketua..!!" kemudian keduanya dibebaskan pagi itu juga dan mereka bergegas pergi tanpa halangan apapun dari Klan Zou.


Mereka terus bergerak tanpa bicara sepatah katapun dalam perjalanan seolah jika belum meninggalkan Klan Zou mereka akan didengarkan oleh orang lain. Pada akhirnya setelah mencapai jarak 10 lie dari Klan Zou.


" Hahahaha....keduanya tertawa puas".

__ADS_1


"'Ternyata Klan Zou begitu mudah kita kerjai..hahaha...aku pikir kita akan kehilangan nyawa setelah tertangkap oleh mereka" Ucap Ko Yang.


" Kamu benar saudara Yang..untung saja identitas kita tidak terbongkar..kalau saja sampai terbongkar mau kembalipun kita pasti mati..!! seru Ma Kuan.


"Hah....sudahlah.. yang penting kita selamat dan dapat memberikan laporan kepada Patriak..!!


"Tetapi, sampai saat ini aku begitu penasaran dengan orang yang membekuk kita, sebab jika ia memiliki kekuatan seperti yang ditunjukan malam itu,maka kemungkinan ia memiliki kemampuan sedikit dibawah pelindung Sekte. Kata Ko Yang.


" Itu bisa jadi, sebab kemampuan melumpuhkan hanya dengan batu kecil, itu hampir mustahil jika bukan mereka yang berada pada tingkat dewa yang dapat melakukannya..! tanggap Ma Kuan.


Kedua orang otu terus melakukan perjalanan sambil mengobrol.


Pada hari keempat, mereka menaiki sebuah kapal untuk kembali ke Benua mereka.


Tidak lama sebelum mereka memasuki kapal penumpang, seorang pemuda 17an tahun juga memasuki..kapal yang Ko Yang dan Ma Kuan tumpangi. Tidak ada suasana dan kejadian apapun diatas kapal yang mereka tumpangi, meskipun terkadang mereka berpapasan dengan pemuda tadi, namun mereka menganggap biasa biasa saja.


Perjalanan selama dilautan membutuhkan waktu sampai 6 hari barulah mereka mendarat dipelabuhan Benua Tengah. Kemudian Ko Yang Dan Ma Kuan kembali melanjutkan perjalanan mereka. Kali ini mereka memilih berkuda untuk menghemat waktu dan tenaga. Sayangnya mereka tidak pernah menyadari bahwa dalam jarak 2 li diatas mereka, sebuah bayangan selalu mengintai perjalanan mereka.


Kembali pada hari ke empat mereka melanjutkan perjalanan, sampai menjelang sore hari, mereka mulai mendaki sebuah gunung yang tidak begitu tinggi. Dari atas ketinggian Zou Kim melihat papan yang bertuliskan huruf cukup besar " SEKTE BINTANG DEWA"


Setelah memastikan kedua orang itu memasuki gerbang sekte, ia akhirnya memilih tempat duduk yang berjarak 2 Li dari Sekte Bintang Dewa. Ia sengaja mengambil jarak yang tidak terlalu jauh tetapi, dia tetap mematikan semua gerakan tubuhnya agar tidak diketahui oleh lawannya.


" Teknik Nafas Dewa Agung..Jalan Hening" Suara tarikan nafas seolah tidak ada sama sekali..jika ada yang menyaksikannya, maka mereka pasti akan menganggap Zou Kim adalah patung atau tubuh yang telah mati. Sebaliknya dengan teknik itu ia bisa mengedarkan persepsinya sampai jarak puluhan Li.

__ADS_1


Tak berapa lama ia mendengar kedua orang yang dibuntutinya memberikan laporan kepada pusat misi di Sekte tersebut. Setelah itu seseorang datang mempersilahkan mereka berdua menghadap kepada Patriak Sekte Bintang Dewa..


Didalam aula Sekte Bintang Dewa sudah duduk menanti belasan orang yang akan mendengarkan laporan Ma Kuan dan Ko Yang. Zou Kim melihat bahwa ketua Sekte Bintang Dewa duduk berdampingan dengar orang tua yang sudah sangat sepuh dengan rambut memutih seluruhnya.


__ADS_2